Koranindopos.com – JAKARTA – Pasukan Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) menangkap Zakarias Fatem yang disebut sebagai Wakil Panglima Komando Daerah Pertahanan (Kodap) IV Sorong Raya Organisasi Papua Merdeka (OPM). Penangkapan berlangsung di rumahnya di wilayah Papua Barat Daya pada Rabu (14/10/2026) pukul 00.45 WIT.
Penangkapan tersebut dilakukan oleh prajurit Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir melalui operasi penyergapan. Zakarias Fatem ditangkap dalam keadaan hidup dan kemudian dibawa oleh prajurit untuk menjalani proses lebih lanjut.
Berdasarkan rekaman video yang diterima Kompas.com, sejumlah prajurit Marinir terlihat memasuki rumah dengan membawa senjata dan mengenakan rompi, helm, serta pakaian loreng hijau.
Saat memasuki rumah, para prajurit bertemu dengan seorang perempuan yang dipanggil Mama. Ketika prajurit hendak memasuki sebuah kamar, perempuan tersebut mengingatkan mereka bahwa kamar itu merupakan ruangannya.
“Ah itu kamar kami,” ujar Mama kepada prajurit TNI sambil tertawa kecil.
Tidak lama kemudian, seorang pria mengenakan kaus oranye dan celana pendek selutut keluar dari sebuah ruangan dengan dirangkul oleh prajurit Marinir. Pria tersebut diketahui merupakan Zakarias Fatem.
“Kami serahkan Bapak. Iya, korlap,” ucap Mama dalam rekaman video tersebut.
Setelah itu, Zakarias Fatem dibawa keluar rumah dan dimasukkan ke dalam mobil. Dalam rekaman yang beredar, tidak terlihat adanya perlawanan saat proses penangkapan berlangsung. Zakarias mengikuti arahan prajurit yang membawanya.
Selama perjalanan keluar rumah, sejumlah prajurit Marinir terlihat berbicara dengan Zakarias. Namun, percakapan mereka tidak terdengar dengan jelas dalam rekaman video.
Dalam rekaman video lainnya, Zakarias Fatem terlihat duduk bersama prajurit Marinir setelah ditangkap. Ia kemudian menyampaikan pernyataan yang ditujukan kepada anggota kelompoknya yang masih berada di hutan.
“Saya Zakarias Fatem, Wakil Panglima Kodap IV Sorong Raya karena ditangkap Marinir. Terima kasih, saya dikasih hidup, dikasih makan,” kata Zakarias.
Ia kemudian mengimbau anggota kelompoknya untuk menyerah dan mengajak mereka mendukung perdamaian di Papua.
“Kalian anak di hutan menyerah sudah. Papua damai,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Zakarias setelah dirinya diamankan oleh prajurit Marinir. Dalam video itu, ia tampak duduk bersama personel TNI saat menyampaikan pesan tersebut.
Penangkapan Zakarias Fatem dipimpin oleh Letkol Marinir Laili Nugroho. Dinas Penerangan Korps Marinir menyampaikan bahwa operasi penyergapan tersebut berhasil mengamankan Zakarias dalam keadaan hidup.
“Melalui operasi penyergapan, prajurit Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir menangkap Zakarias Fatem yang disebut sebagai Wakil Panglima Kodap IV Soraya OPM dalam keadaan hidup,” demikian keterangan Dinas Penerangan Korps Marinir.
Penangkapan ini menjadi bagian dari operasi aparat TNI di wilayah Papua Barat Daya. Setelah diamankan, Zakarias dibawa oleh prajurit Marinir untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai proses pemeriksaan terhadap Zakarias Fatem maupun langkah lanjutan yang akan dilakukan aparat setelah penangkapan tersebut.(dhil/kmps)
Instant win games deliver a result immediately with no spinning reels or dealt cards. Scratch cards, crash games and quick draw titles all share that structure, appealing to players who want short sessions rather than extended play at a single game.
Games That Resolve Immediately
Return percentages on instant titles often sit below those of mainstream slots, though the format makes stakes and outcomes unusually transparent. Players comparing what is available across operators can Slotlair casino and review return figures by category. Crash games in particular reward a predetermined exit point, since the decision to cash out belongs entirely to the player.
| Game Type | Session Length |
|---|---|
| Scratch card | Seconds |
| Crash | Under a minute |
| Quick draw | 1 to 2 minutes |
- Check published return percentages before playing
- Decide a cash out point in advance on crash titles
Because each round takes seconds, the number of rounds in a session climbs faster than most players notice. Counting rounds is therefore more useful than watching a balance. Keep the session short, which is what the format is actually designed for.










