Koranindopos.com, Jakarta – Mahardhika Jodie atau MJ memulai kariernya di industri musik dengan membawa cerita tentang proses mengenali diri sendiri. Lewat single debut berjudul Be My Self, penyanyi pendatang baru ini menuangkan pengalaman dan keresahan yang kerap dialami anak muda saat menentukan pilihan hidup.
Lagu bergenre pop/R&B dengan nuansa musik era 1990-an itu berangkat dari kebiasaan MJ menuliskan pikiran dan perasaannya di aplikasi Notes. Catatan yang awalnya menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati kemudian berkembang menjadi bahan penulisan lagu.
MJ mengaku, sebagian besar lirik Be My Self berasal dari pengalaman pribadinya sebagai bagian dari generasi Z. Dia mengangkat berbagai hal yang pernah dipendamnya, termasuk kebingungan dalam memahami keinginan diri sendiri dan menentukan arah hidup tanpa terus bergantung pada pandangan orang lain.
“Lagu ini menceritakan bagaimana seseorang merasa kebingungan tentang bagaimana menjalani hidup tanpa orang lain, sampai akhirnya menemukan jalannya sendiri untuk bisa berdiri mandiri,” katanya dalam konferensi pers di Kafe Dewa19 Java Rock, Kemang, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Meski berangkat dari pengalaman pribadi, MJ berharap ceritanya bisa terhubung dengan pendengar yang menghadapi persoalan serupa. Menurutnya, proses mengenali diri sendiri membutuhkan waktu, termasuk keberanian untuk memahami apa yang benar-benar diinginkan tanpa harus mengikuti ekspektasi orang lain.
Dalam pengerjaannya, MJ sempat merencanakan Be My Self menggunakan bahasa Inggris secara penuh. Namun, setelah berdiskusi dengan produser, dia memutuskan memadukan bahasa Inggris dan Indonesia agar pesan lagunya lebih mudah diterima pendengar di Tanah Air.
“Akhirnya, aku berdiskusi dengan tim dan memutuskan untuk mencampurkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Bahasa Inggris tetap digunakan agar terasa lebih kekinian dan dekat dengan generasi sekarang,” imbuhnya.
Proses penulisan lagu tersebut memakan waktu sekitar tiga hingga empat bulan. MJ membutuhkan waktu untuk menyusun lirik yang sesuai dengan pengalaman yang ingin disampaikan. Sementara itu, proses produksinya berlangsung sekitar sembilan hari.
Bagi MJ, ketelitian dalam menulis lirik menjadi bagian penting agar cerita yang dibawakan tidak kehilangan makna. Dia ingin pendengar bisa menemukan keterkaitan antara isi lagu dan pengalaman mereka sendiri.
Setelah memperkenalkan Be My Self, MJ berencana merilis tiga hingga empat single sebelum melanjutkan ke album. Rencana tersebut menjadi bagian dari upayanya memperkenalkan karakter musik sekaligus memperluas jangkauan pendengar.
“Rencananya mungkin tiga sampai empat single terlebih dahulu, setelah itu baru album,” ungkapnya.
Melalui karya-karya berikutnya, MJ berharap dapat terus membagikan cerita yang dekat dengan kehidupan anak muda. Dia ingin musiknya menjadi ruang untuk menyampaikan pengalaman pribadi yang juga mungkin dirasakan oleh banyak orang. (BRG/Kul)










