Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Tugas Pertama Heru Bereskan Banjir Jakarta

Editor : Hana oleh Editor : Hana
18 Oktober 2022
in Megapolitan
A A
0
Banjir Jakarta

WAHYU TRIONO/KORANINDOPOS.COM TERABAS BANJIR: Seorang pedagang membawa barang yang akan dia jajakan melewati banjir di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Share on FacebookShare on Twitter

Artikel Terkait

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

Koranindipos.com, JAKARTA-Masalah penanganan banjir di Jakarta menjadi salah satu tugas Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono dari Presiden Joko Widodo. Oleh karena itu, hari pertama memimpin Jakarta, Heru langsung menemui Kementerian PUPR pada Senin (17/10/2020).

Terkait pertemuan tersebut, Heru menyebutkan,  hari sebelumnya,  Sekda DKI Marullah Matali dengan para asistennya sudah berkomunikasi dengannya. ’’Harus sesegera mungkin menghadap pak menteri (Menteri PUPR Basuki Hadimuljono) untuk beberapa poin. Pertama, sinergi. Kedua, apa yang harus dilakukan pemerintah daerah. Tentunya, bekerja sama dengan pemerintah pusat secepatnya dalam penanggulangan banjir. Kira-kira seperti itu,’’ terang Heru di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat.

Untuk lebih rinci, Heru juga menjelaskan hal-hal yang membuat banjir di Jakarta. Pertama, banjir rob karena permukaan tanah di Jakarta berada di bawah permukaan air laut. ’’Terkait rob, kita harus antisipasi. Yang pertama adalah dengan membangun waduk di sekitar Jakarta Barat dan Jakarta Utara,’’ ujarnya.

Selain itu, hal yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi banjir rob yakni dengan Program National  Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau pembangunan tanggul raksasa di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. ’’Dan mungkin, beberapa lokasi tertentu seperti Jakarta Utara, Cilincing, Sebagian Jakarta Barat itu harus disambung tanggulnya,’’ imbuhnya.

Sementara untuk penyebab kedua banjir di Jakarta yakni curah hujan lokal yang cukup tinggi. Untuk mengatasi banjir akibat curah hujan tinggi tersebut, dia menyebutkan akan merevitalisasi saluran dan melakukan pengerukan. ’’Ini dalam waktu dekat dilakukan . Terus  penguatan-penguatan di rumah pompa, menaruh rumah pompa di tempat strategis, ’’ katanya.

Lalu, untuk penyebab banjir ketiga, yakni air kiriman dari daerah lain, dia menyebutkan itulah yang perlu disinergikan dengan Menteri PUPR. ”Ada beberapa yang akan dibahas, mulai dari  Pembangunan Waduk Ciawi, Sukamahi, sudetan, dan seterusnya. Ya (normalisasi) juga, kita lihat ya,’’ ujarnya.

Terkait Program Sumur Resapan yang menjadi salah satu program andalan Mantan Gubernur DKI Anies Baswedan mengatasi banjir, dia menyebutkan akan dievaluasi. Menurutnya, sumur resapan itu bisa dimanfaatkan untuk daerah-daerah yang cekung. ’’Untuk Sumur Resapan, itu kita lihat dulu. Kan pembahasannya juga nanti dengan DPRD,’’ katanya.

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi yang ada di sebelah Heru menyebutkan, sebetulnya program sumur resapan itu baik. ’’Cuman salah penempatannya. Kalau di jalan, sumur resapan di aspal, airnya gak meresap, kan gak ada gunanya. Tapi kalau di area yang memang tanahnya masih bisa diserap, itu monggo. Tapi permasalahannya, Jakarta itu kan janji semua, cagub itu kan hulu hilir dibereskan, pertanyaannya apakah itu masih banjir? saya jawab iya masih banjir, nah yang kecil-kecil  itu dibereskan,’’ katanya. (wyu/mmr)

Topik: aniesBanjirDkiheruJAKARTA

TerkaitBerita

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama
Megapolitan

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
Megapolitan

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi
Megapolitan

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR
Megapolitan

Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

22 Oktober 2026
Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

22 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

22 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5025 shares
    Share 2010 Tweet 1256
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya