Kamis, 22 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Teknologi

Teknologi AI Widya Robotics Tingkatkan Efektivitas Industri & Efisiensi Biaya Produksi

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
12 November 2022
in Teknologi
A A
0
AI Widya Robotics
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Perkembangan industri era 4.0 bergerak dengan sangat cepat dengan hadirnya teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. AI merupakan teknologi yang memiliki kemampuan otak manusia yang diprogramkan pada komputer untuk mengoptimalkan setiap aktivitas di berbagai aspek kehidupan. Teknik kerja AI adalah dengan mengumpulkan data sebanyak-banyak nya yang kemudian diolah untuk menyimpulkan suatu hasil tertentu.

Salah satu teknologi AI yang umum digunakan adalah Computer Vision atau kecerdasan buatan yang dapat berfungsi seperti mata manusia. Sistem kerjanya adalah dengan memanfaatkan data gambar atau video yang dikumpulkan untuk diproses oleh komputer. Kemudian, komputer akan dilatih dengan ribuan gambar yang telah diidentifikasi sebelumnya, hingga akhirnya komputer dapat mengetahui gambar tersebut dalam berbagai arah dan jumlah yang tidak terbatas.

Di Indonesia, kecerdasan buatan ini sudah dikembangkan oleh perusahaan Widya Robotics rintisan anak bangsa yang berada di Yogyakarta sejak tahun 2018. Perusahaan ini fokus pada penciptaan teknologi Artificial Intelligence, Automation, & Robotics. Salah satu produk unggulan yang diciptakan oleh perusahaan ini adalah Vision Intelligence (VI).

Teknologi VI ini juga memiliki keakuratan yang tinggi dari banyaknya data yang telah dikumpulkan sehingga dapat mengenali objek dengan jumlah yang banyak dan cepat. Dapat digunakan 24 jam non stop tanpa lelah sehingga mengurangi terjadinya human error. Sehingga beban kerja manusia menjadi lebih ringan dengan kecanggihan komputasi yang dapat bekerja seperti otak manusia.

Artikel Terkait

Fenomena Lonjakan Permintaan iPhone Duo Mengubah Peta Gaya Hidup Digital Modern

Huawei Resmi Luncurkan HUAWEI WATCH GT 7 Series di Indonesia: Bawa Advanced Health Intelligence dan Baterai Tahan Hingga 21 Hari

Casio Baby-G BGA-20K Hadir dengan Desain Ekspresif, Bisa Jadi Jam Tangan dan Aksesori Tas

“Teknologi kecerdasan buatan yang diproduksi memiliki kemampuan untuk mendeteksi data visual yang dikumpulkan oleh kamera di smartphone ataupun CCTV untuk mendukung kuantitas dan kualitas dalam proses kegiatan industri yang dibutuhkan oleh perusahaan”ungkap Ruby Abdullah, Head of AI Division Widya Robotic.

Ruby menjelaskan bahwa teknologi VI yang dihasilkan oleh Widya Robotics diantaranya kemampuan untuk accounting menghitung jumlah kendaraan mobil di tempat parkir sehingga dapat mengetahui berapa jumlah tempat parkir yang masih tersedia. Kemudian dapat mendeteksi jumlah orang dalam suatu area atau ruangan, agar mengetahui kapasitas yang masih tersedia, terutama ketika diberlakukannya jaga jarak pada saat covid-19.

Selain itu, untuk mengurangi penyebaran virus covid-19 Widya Robotics juga mengembangkan teknologi presensi menggunakan VI dengan data wajah ketika melakukan checkin dan checkout, data tersebut disimpan secara otomatis dan realtime.

Pada bidang pertanian VI digunakan untuk mendeteksi hama atau penyakit yang terdapat pada tumbuhan untuk meminimalisir terjadinya penyebaran yang lebih luas dan merugikan hasil panen. Serta pada industri kelapa, teknologi kecerdasan mata buatan ini juga digunakan untuk menghitung jumlah kelapa yang melewati conveyor.

Vision Intelligence yang diterapkan memiliki kemampuan object detection, tracking, and counting dengan mendeteksi objek kelapa kemudian dilacak dan dihitung secara otomatis. Jumlah kelapa langsung ditampilkan melalui dashboard secara periodik dan grafik history jumlah kelapa setiap harinya, serta kamera yang dapat memonitoring kelapa secara real time.

Widya Robotics juga mengembangkan Vision Intelligence pada bidang konstruksi dalam mendeteksi kelengkapan APD yang digunakan oleh para pekerja di lokasi proyek untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja. Teknologi ini menggunakan VI dengan data dari CCTV yang diawasi secara real time melalui dashboard. Jika terdeteksi ada pekerja yang tidak memakai APD yang lengkap, maka sistem akan mendeteksinya dan mengirim sinyal pada operator.

Berbagai fungsi lain yang dimiliki teknologi Vision Intelligence atau kecerdasan mata butan ini dalam pendataan dan pengawasan berbagai objek seperti tumbuhan, hewan, manusia, kendaraan, dan objek apapun yang ingin dideteksi sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu Widya Robotics juga menyediakan layanan customized hardware, software, & AI Training untuk mengembangkan berbagai teknologi VI diberbagai bisnis.

“Widya Robotics hadir memberikan solusi kecerdasan buatan bagi bermacam sektor industri baik dalam maupun luar negeri untuk mendukung kualitas dan kuantitas bagi aktivitas produksi dan manufaktur serta kebutuhan lainnya, dengan ini diharapkan dapat mempercepat kinerja dan kemajuan industri terutama di Indonesia” ujar Reza Sutrisno selaku Marketing Lead di Widya Robotics.

Reza menambahkan bahwa masih banyak industri di Indonesia yang belum mengetahui dan menggunakan teknologi Vision Intelligence, padahal teknologi ini sangat menguntungkan dalam proses bisnis. Menggunakan VI perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam mengelola aktivitas produksi dengan meminimalkan biaya operasional bisnis yang digunakan. Tidak menutup kemungkinan, VI milik Widya Robotics bisa digunakan di segala sektor kehidupan. (ris)

Topik: AI Widya RoboticsTeknologi

TerkaitBerita

Fenomena Lonjakan Permintaan iPhone Duo Mengubah Peta Gaya Hidup Digital Modern
Teknologi

Fenomena Lonjakan Permintaan iPhone Duo Mengubah Peta Gaya Hidup Digital Modern

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Huawei Resmi Luncurkan HUAWEI WATCH GT 7 Series di Indonesia: Bawa Advanced Health Intelligence dan Baterai Tahan Hingga 21 Hari
Teknologi

Huawei Resmi Luncurkan HUAWEI WATCH GT 7 Series di Indonesia: Bawa Advanced Health Intelligence dan Baterai Tahan Hingga 21 Hari

oleh Editor : Affandy
18 Oktober 2026
Casio Baby-G BGA-20K Hadir dengan Desain Ekspresif, Bisa Jadi Jam Tangan dan Aksesori Tas
Teknologi

Casio Baby-G BGA-20K Hadir dengan Desain Ekspresif, Bisa Jadi Jam Tangan dan Aksesori Tas

oleh Editor : Affandy
12 Oktober 2026
AQUA
Teknologi

AQUA Color 7 Hadir, Mesin Cuci AI 12 Kg dengan Fitur Pintar

oleh Editor : Hana
12 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

22 Oktober 2026
Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

22 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

22 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5023 shares
    Share 2009 Tweet 1256
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya