Koranindopos.com, Yogyakarta – Berbagai aktifitas menarik disuguhkan saat Epson Media Gathering di Yogyakarta, salah satunya melakukan kunjungan ke destinasi cagar budaya Yogyakarta yaitu Hotel Royal Ambarukmo, hotel ini merupakan hotel bersejarah dan sebagai hotel mewah berstandar Internasional pertama di Indonesia.
Peserta gathering sesaat setelah tiba di hotel Royal Ambarukmo langsung mengganti pakaiannya dengan pakaian adat Yogyakarta. Peserta wanita mengenakan kebaya dengan berbalut bawahan kain motif batik dan bergaya ala Yogyakarta, tampak anggun dan mempesona. Tak kalah dengan kaum wanita, peserta pria juga mengenakan pakaian adat Yogyakarta, baju dengan motif batik dengan bawahan berbalut kain batik dan tak lupa dihiasi blangkon jawa di kepala, tampak gagah dan berwibawa.

Peserta gathering Epson berkumpul di Pendopo Agung yang merupakan bangunan semi outdoor tanpa dinding. Peserta disuguhkan ritual tarian yang biasa dilakukan dalam menyambut tamu kraton dan disediakan makanan ringan yang tentunya makanan enak untuk disantap.
Baca juga : Epson Media Gathering Perkuat Sinergi Jalin Silaturahmi
Dikutip dari laman resmi Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Pendopo Agung dibangun sejak tahun 1857 oleh Sultan Hamengkubowono VI dan sampai saat ini belum mengalami perubahan yang berarti. Bentuk dasarnya adalah ‘Joglo Sinom’ dengan ukuran 32×32.4 meter mengarah ke selatan. Atapnya ditopang oleh 36 tiang dari 3 jenis terdiri dari 4 saka guru (pilar utama), 12 Saka Penanggap (pilar pembantu) dan 20 Saka Penitih (pilar luar dan pendukung)
Semua pilar dihiasi dengan ukiran seperti ‘Wajikan’, ‘Saton’, ‘Tlacapan’, ‘Mirong’ dan ‘Praba’, masing-masing diletakan diatas ‘umpak'(dasar batu) yang diukir dengan kaligrafi arab.
Menurut tour guide yang ditemui Koranindopos.com, Selain Pendopo Agung ada juga bangunan kecil yang terletak dibagian utara kawasan Kraton Kedhaton Ambarukmo yaitu ‘Bale Kambang’, bangunan kokoh dengan atap berbentuk kerucut segi delapan yang berdiri ditengah kolam, lantai 2 nya diperuntukan kepentingan mediasi raja dan kolam yang mengelilinginya tempat bersantai istri-istri raja dan anak-anaknya juga kerabat lainnya.
Menurut Nolly Dhanurendra, Head of Brand & Communication PT Epson Indonesia, kunjungan ke salah satu cagar budaya yang ada di Yogyakarta ini untuk mengenal Budaya Indonesia, “Kunjungan kita ke destinasi bersejarah ini dimaksudkan untuk mengenal dan mengenang budaya agar kita bangga dengan karya besar Raja-raja Jawa” ujar Nolly.
Setelah puas berkeliling dikawasan Cagar Budaya tersebut, peserta Gathering Epson kembali ke hotel tempat menginap untuk beristirahat dan mempersiapkan diri menikmati suguhan acara selanjutnya. (doe)










