Rabu, 17 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Menuju Nol Luka Dekubitus Lansia dengan Lifree Excretion Care

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
29 Mei 2023
in Kesehatan
A A
0
PT Uni-Charm Indonesia Tbk,
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Bertepatan dengan anniversary yang ke-15 tahun, brand popok dewasa PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Lifree menggelar konferensi pers bersama Clinical Research Supporting Unit – Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (CRSU-FKUI) serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Konferensi Pers tersebut digelar untuk mengumumkan hasil riset yang telah dilakukan bersama (CRSU-FKUI), dimana produk popok dewasa Lifree terbukti dapat membantu memperbaiki kondisi kulit agar terhindar dari risiko luka dekubitus pada lansia. Sebagai brand No.1 yang menjadi market leader dalam kategori popok dewasa di Indonesia, Lifree bertekad terus berkontribusi untuk menekan nol kasus luka dekubitus melalui produk yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Melihat dari latar belakang tersebut, kurangnya excretion care yang tepat untuk orang tua adalah salah satu penyebab tingginya angka luka dekubitus. Menurut hasil riset kementerian Kesehatan, Ibu Ismiyati, S.Si, Apt., M.Si sebagai Ketua Tim Kerja Sertifikasi dan Pengawasan Sarana Produksi dari Kementerian Kesehatan menyatakan, “Jumlah kejadian luka dekubitus di Indonesia cukup tinggi yaitu sekitar 33 persen *1 , sehingga perlu dilakukan penanganan dengan excretion care yang sesuai agar tidak semakin memburuk.

Dari rasio tersebut, 40% diantaranya dinyatakan bahwa kasus terkena luka dekubitus terjadi saat berada di rumah” ungkapnya. Ns. Harwina Widya Astuti, M.Kep. selaku perwakilan PPNI DKI Jakarta mengatakan, “Lansia yang terkena dekubitus memerlukan perawatan yang khusus dibanding dengan lansia yang tidak memiliki masalah kulit, misalnya membersihkan area kulit yang terkena dekubitus dengan air hangat, memberikan minyak salep secara rutin, menggunakan bantal agar area kulit yang terkena dekubitus tidak menerima tekanan, merubah posisi tubuh lansia secara rutin dan lain sebagainya” jelas Harwina.

Artikel Terkait

Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek

Enam Minuman yang Dapat Membantu Program Diet dan Menurunkan Berat Badan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

Di samping itu, edukasi perawatan terhadap lansia yang terkena luka dekubitus sangat penting untuk edukasi lanjut tidak hanya kepada para perawat di fasilitas kesehatan, tetapi juga kepada keluarga yang hidup dan tinggal bersama dengan lansia. Melihat kasus tersebut, Lifree bekerjasama dengan CRSU-FKUI melakukan riset untuk menuju nol kejadian luka dekubitus.

Dari hasil riset tersebut diketahui bahwa rata-rata skor ruam iritasi kulit mengalami perbaikan setelah penggunaan 15 hari, untuk pengguna popok tipe perekat berkurang 24%, dan pengguna 2 Pieces Care berkurang 42%. “Kami juga telah memastikan tentang manfaat yang dirasakan terhadap kulit kepada 2 orang pengguna popok tipe perekat, dan 6 orang pengguna 2 Pieces Care.

Oleh karena itu, kami juga berkesimpulan bahwa 2 Pieces Care yang memiliki dampak lebih besar terhadap perbaikan kondisi kulit, merupakan salah satu metode yang efektif untuk mencegah risiko terjadinya luka dekubitus”, ungkap Prof. dr. Kusmarinah Bramono, SpKK(K), PhD selaku perwakilan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (CRSU-FKUI).

Metode 2 Pieces Care merupakan metode excretion care yang menggabungkan penggunaan popok dewasa (tipe perekat maupun tipe celana) dengan pad penyerap. Metode ini mulai diterapkan oleh Lifree di Indonesia pada tahun 2021. Titiek Puspa sebagai Brand Ambassador dari Lifree mengatakan, “Sejak menggunakan 2 Pieces Care, saya tidak lagi khawatir bocor dan terkena masalah kulit, sehingga bisa beraktivitas dengan nyaman” ungkapnya.

Mengurangi kemungkinan kebocoran, metode ini dinilai lebih ekonomis, dengan tipe celana produk Lifree juga telah berkolaborasi dengan PPNI dalam penetrasi 2 Pieces Care untuk mengurangi jumlah penggantian popok yang dapat mendukung orang tua hidup mandiri, sekaligus mengurangi jumlah sampah di Indonesia.

Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Yuji Ishii, turut berterima kasih kepada para konsumen yang selalu menggunakan produk Lifree “Berkat dukungan para konsumen, Lifree berhasil menyambut anniversary yang ke-15 tahun, dan mempertahankan market share No.1 di Indonesia.

Lifree akan terus berkontribusi menuju nol resiko luka dekubitus, dan mendukung orang tua untuk hidup sehat dan bahagia” ungkap nya. Dari 17 target SDGs (Sustainable Development Goals) yang dicanangkan, melalui kegiatan ini Uni-Charm berupaya untuk berkontribusi pada target No.3 “Memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua untuk semua usia”.

Dan juga dengan salah satu elemen slogan perusahaan Ethical Living for SDGs yaitu “Aktivitas perusahaan yang dikembalikan pada masyarakat” dan “Hubungan antar manusia”, untuk kedepannya pun kami akan terus berusaha untuk memecahkan masalah konservasi lingkungan dan sosial, serta berkontribusi pada perwujudan SDGs.” (ris)

Topik: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes)Lifree Excretion CarePersatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).PT Uni-Charm Indonesia Tbk

TerkaitBerita

Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek
Kesehatan

Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek

oleh Editor : Akula
16 Juni 2026
Program Diet
Kesehatan

Enam Minuman yang Dapat Membantu Program Diet dan Menurunkan Berat Badan

oleh Editor : Hana
16 Juni 2026
Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan
Kesehatan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
Global Fatty Liver Day 2026 Dorong Deteksi Dini untuk Menjaga Kesehatan Hati
Kesehatan

Global Fatty Liver Day 2026 Dorong Deteksi Dini untuk Menjaga Kesehatan Hati

oleh Editor : Affandy
12 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

AKSI DRAMATIS: Kiper Qatar, Mahmoud Abunada, melakukan penyelamatan dalam pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 melawan Swiss pada Minggu (14/6/2026). (Foto: (c) AP Photo/Eugene Hoshiko)

Kanada dan Qatar Sama-Sama Jaga Asa Lolos Babak 32 Besar

17 Juni 2026
NEGARA SEKUTU: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam satu momentum di Gedung Putih. (Foto Ilustrasi: Dok./ whitehouse.gov)

Presiden Trump: Tanpa Saya Tidak Akan Ada Israel

17 Juni 2026
KETERANGAN PERS: Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama (dua dari kiri) memberikan penjelasan kepada awak media di Gedung Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS), BMKG di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (16/6/2026). (Foto: BMKG.go.id)

Gempa Susulan Terbesar di Palu Tercatat M5,2

17 Juni 2026
Dampak dan Upaya Mengatasi Praktik Ijon yang Merugikan Petani

Dampak dan Upaya Mengatasi Praktik Ijon yang Merugikan Petani

16 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya