
AWAN PANAS: Penduduk berlarian menyelamatkan diri dengan latar belakang aktivitas abu vulkanik yang membumbung tinggi sesaat setelah Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Sabtu sore (4/12).
LUMAJANG, koranindopos.com–Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Sabtu sore (4/12), pukul 15.00. Menurut keterangan tertulis Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, terjadi peningkatan aktivitas Semeru.
Peningkatan aktivitas Semeru tersebut disertai guguran awan panas. Daerah terdampak langsung insiden tersebut adalah masyarakat yang bermukim di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.
Sebagaimana diketahui, sejak Jumat (3/12), melalui akun Twitter resmi @PVMBG_, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), mengunggah status Gunung Semeru pada level 2 atau waspada dalam laporan harian mereka.
Selain Gunung Semeru, ada sejumlah gunung lain yang dilaporkan berstatus level 2 pada Jumat. Antara lain, Gunung Anak Krakatau, Gunung Bromo, Gunung Gamalama, Gunung Rinjani, Gunung Marapi dan Gunung Soputan.
Dilansir dari kompas.com, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan, perkembangan kondisi erupsi Gunung Semeru tanda-tandanya telah tampak sejak Sabtu dini hari (4/12).
Menurut Thoriq, sejak pukul 00.00 dan pukul 01.00 lava pijar telah dilaporkan terjadi di Gunung Semeru. ”Kalau berkenaan dengan lava pijar mulai sejak semalam 24.00 (00.00 red), jam 01.00 sudah mulai intensitasnya sering ya,” ujar Thoriq.
Kepala PVMBG Kasbani kepada kompas.com menyebutkan, saat ini total ada 21 gunung berapi di Indonesia yang berstatus di atas normal. “Saat ini ada 21 gunung di atas normal,” kata Kasbani pada Sabtu (23/1).
Berikut ini daftar gunung berapi di Indonesia yang statusnya di atas normal:
Siaga (Level III)
Gunung Provinsi
1. Gunung Sinabung Sumatera Utara
2. Gunung Merapi DIY dan Jawa Tengah
3. Gunung Ili Lewotolok – NTT
4. Gunung Karangetang Sulawesi Utara
Waspada (Level II)
Gunung Provinsi
1. Gunung Semeru Jawa Timur
2. Gunung Raung Jawa Timur
3. Gunung Anak Krakatau Lampung
4. Gunung Dukono Maluku Utara
5. Gunung Agung Bali
6. Gunung Banda Api Maluku
7. Gunung Bromo Jawa Timur
8. Gunung Gamalama Maluku Utara
9. Gunung Gamkonara Maluku Utara
10. Gunung Ibu Maluku Utara
11. Gunung Kerinci Jambi dan Sumatera Barat
12. Gunung Lokon Sulawesi Utara
13. Gunung Marapi Sumatera Barat
14. Gunung Rinjani NTB
15. Gunung Rokatenda NTT
16. Gunung Sangeangapi NTB
17. Gunung Soputan Sulawesi Utara
Meskipun sejumlah gunung mengalami peningkatan aktivitas, Kasbani menjelaskan, mengenai jumlah gunung berapi yang statusnya di atas normal tidak berbeda jauh dengan beberapa tahun sebelumnya. ”Pada umumnya dalam satu tahun rata-rata sekitar 20 gunung di atas normal, jadi sudah biasa segitu,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat tidak panik dan selalu mengikuti informasi juga arahan yang diberikan lihak terkait agar risiko bencana, terutama yang berkaitan dengan jatuhnya korban jiwa, bisa diminimalisir. (kc/fri.brg)









