Kamis, 25 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Malaysia Protes RI karena Kabut Asap Karhutla, DPR Tanggapi Ini

Editor : Hana oleh Editor : Hana
10 Oktober 2023
in Nasional
A A
0
kabut asap

Penampakan kabut asap di Malaysia akibat kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan pada 2019 lalu. (Mohd RASFAN / AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Isu karhutla (kebakaran hutan dan lahan) kembali menjadi sorotan di Indonesia setelah Pemerintah Malaysia menyampaikan protes terkait dampak kabut asap yang disebabkan oleh karhutla di Indonesia. Pemerintah Indonesia mendapat tekanan dari negara tetangga terkait permasalahan lingkungan ini, yang harus segera ditangani dengan serius.

Protes yang disampaikan oleh Pemerintah Malaysia terhadap Indonesia terkait kabut asap akibat karhutla adalah sebuah isyarat keras bahwa permasalahan ini telah mencapai titik kritis. Dalam protesnya, Pemerintah Malaysia mengecam pencemaran udara yang diakibatkan oleh kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Ini adalah fenomena yang menjadi perhatian setiap tahun, terutama selama musim kemarau.

Dalam mengomentari protes Malaysia ini, Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyatakan bahwa protes dari negara tetangga seperti Malaysia adalah “teguran keras yang cukup memalukan.” Ia menyoroti fakta bahwa ini bukanlah kali pertama negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura menghadapi masalah pencemaran udara akibat kabut asap dari Indonesia. Isu kabut asap ini telah menjadi agenda tahunan yang meresahkan berbagai pihak.

Menurut Daniel Johan, protes dari negara tetangga menciderai harga diri bangsa Indonesia. Ini seperti menyiratkan bahwa Indonesia tidak mampu menangani masalah yang terjadi di wilayahnya sendiri. Hal ini mengindikasikan bahwa negara harus berusaha lebih keras untuk mengatasi karhutla dan mencegah citra Indonesia tercoreng karena masalah lingkungan ini.

Artikel Terkait

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

Dalam konteks penanganan karhutla, Daniel Johan menyerukan perlunya tindakan yang konkret dan efektif dari Pemerintah Indonesia. Salah satu aspek yang ditekankannya adalah alokasi anggaran.

Menurut Daniel Johan, anggaran untuk penanganan karhutla harus segera dialokasikan dan mendapatkan perhatian serius dari berbagai kementerian dan lembaga terkait. Ia menegaskan bahwa ini adalah permasalahan bersama dan bukan hanya tanggung jawab Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Tuntutan Daniel Johan terkait dengan anggaran ini sejalan dengan urgensi penanganan karhutla. Kebakaran hutan dan lahan telah menjadi ancaman konstan bagi Indonesia, terutama selama musim kemarau. Selain merugikan lingkungan, karhutla juga berdampak serius pada kesehatan manusia dan perekonomian. (dni)

Topik: Kabut AsabKARHUTLA

TerkaitBerita

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen
Peristiwa

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

oleh Editor : Akula
24 Juni 2026
Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan
Nasional

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

oleh Editor : Anggoro
24 Juni 2026
Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan
Nasional

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

oleh Editor : Anggoro
24 Juni 2026
Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM
Nasional

Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM

oleh Editor : Doe
24 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

24 Juni 2026
Sentuhan Magis Bebi Romeo dan Kisah Penyintas Kanker di Balik Mini Album “Suara Hati” Duo Antonia

Sentuhan Magis Bebi Romeo dan Kisah Penyintas Kanker di Balik Mini Album “Suara Hati” Duo Antonia

24 Juni 2026
RAKSASA TEKNOLOGI: Dua raksasa teknologi AS, Cadence dan Intel Foundry berkolaborasi. (Foto Ilustrasi: Dok./Cadence)

Dua Raksasa Teknologi AS Kolaborasi Tingkatkan Performa Intel 14A

24 Juni 2026
Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

24 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3558 shares
    Share 1423 Tweet 890
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    442 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya