
JAKARTA, koranindopos.com – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI merespons meningkatnya varian Omicron di tanah air. Pemerintah diminta mempersiapkan segala sesuatu dalam rangka menghadapi varian baru Covid 19 tersebut, karena jumlah korban yang terpapar mencapai 152 orang. Diperkirakan terjadi peningkatan dalam beberapa waktu ke depan jika kondisi saat ini tidak ditangani dengan maksimal.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Menurutnya, varian Omicron sangat agresif dan cepat menyebar. Terlebih di saat masyarakat banyak yang baru selesai liburan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) seperti saat ini. “Karena itu sangat perlu dilakukan antisipasi dan ditingkatkan kewaspadaan,” tegas Saleh, Selasa (4/1).
Anggota Komisi IX DPR RI itu membandingkan penyebaran Covid 19 tahun lalu sebelum ada varian Omicron. Menurutnya, penyebaran Covid 19 tahun lalu sangat menyita perhatian dan menghabiskan energi semua pihak. Berbagai langkah yang dilakukan pemerintah seakan tak mampu membendung laju penyebaran virus, sehingga mengakibatkan banyak korban jiwa. “Tahun ini kemungkinan penyebaran Covid 19 akan tetap ada,” tutur Saleh.
Meski begitu, Saleh tetap optimistis penyebaran varian Omicron akan terkendala jika ditangani secara serius oleh semua pihak. Khususnya pemerintah. Apalagi tingkat vaksinasi di tanah air lebih baik tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. “Sekarang (tahun ini) warga kita sudah banyak yang divaksin. Tahun lalu belum. Semoga mampu meningkatkan imunitas untuk melawan varian baru ini,” harap Saleh.
Saleh meminta pemerintah belajar pada negara lain tentang cara penanganan varian Omicron. Termasuk cara menangani pasien yang terkonfirmasi positif virus tersebut. Jangan sampai asal-asalan yang dikhawatirkan berdampak pada membeludaknya jumlah pasien positif. “Varian ini baru. Semua juga lagi belajar. Tidak ada salahnya melihat apa yang dilakukan negara lain untuk menanganinya. Tentu kita harus mencari formulasi khusus,” tandas Saleh.(hai)









