Selasa, 16 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home tidak kategori

Anak Buah Zulhas Kritik Megawati soal Sumbar

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
14 Januari 2022
in tidak kategori, Nasional
A A
0
Anak Buah Zulhas Kritik Megawati soal Sumbar
Share on FacebookShare on Twitter

P 20200504 6294 - Anak Buah Zulhas Kritik Megawati soal Sumbar
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus

JAKARTA, koranindopos.com – Legislator asal Sumatera Barat (Sumbar) Guspardi Gaus angkat bicara terkait pernyataan kontroversial Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Megawati sebelumnya menyebut saat ini sudah tidak ada lagi tokoh nasional yang populer dari Sumbar. Berbeda dengan era sebelum dan pasca kemerdekaan banyak tokoh hebat dan populer berasal dari ranah minang. Selain itu, dia juga mempertanyakan hilangnya tradisi bermusyawarah di kalangan masyarakat Sumbar.

Guspardi Gaus menilai pernyataan yang disampaikan Megawati soal Sumbar merupakan bentuk kepedulian beliau sebagai putri daerah. Namun, pernyataan soal telah hilangnya tradisi musyawarah (kelembagaan) ninik mamak sangat tidak benar. Meskipun tidak bisa dinafikan telah terjadi perubahan di Sumbar seiring perkembangan zaman. “Itu bagian dari keniscayaan. Kendati begitu, peranan ninik mamak masih memegang peran sentral dalam sejumlah bidang kehidupan. Begitupun filosofi adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah tetap lekat dalam kehidupan masyarakat,” ujar Guspardi, Jumat (14/1). 

Menurut anggota Komisi II DPR RI itu, dalam beberapa kesempatan, Mega dan PDIP memang kerap menyinggung Sumbar. Yang terkini disampaikan saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-49. Sejumlah pihak menilai jika hal itu tak lepas dari PDIP yang tak pernah menang dalam setiap ajang pemilu di Sumbar. Guspardi menyarankan agar Megawati dan anak buahnya di PDIP mempelajari psikologi orang Minang secara utuh. “Silakan Ketum (PDIP) atau jajaran pengurus untuk melakukan otokritik, kajian, kenapa orang Minang itu kurang dekat, kurang menyalurkan aspirasi politiknya ke PDIP,” ungkap kader partai yang dipimpin Zulkifli Hasan (Zulhas) itu. 

Artikel Terkait

Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global

Indonesia-Jerman Sepakat Tingkatkan Investasi dan Kemitraan Strategis

Kurangi Ketergantungan Impor LPG, DPR Dorong Percepatan Transisi Kompor Gas Ke Listrik

Guspardi menegaskan, pada hakikatnya masyarakat Minang sangat terbuka. Jika Megawati memahami kultur budaya Minang dan pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat tepat, maka dia yakin PDIP bisa menjadi partai besar bahkan tidak mustahil jadi pemenang di Sumbar. Selain itu, menang atau tidaknya satu parpol di daerah tergantung tokoh parpol itu sendiri di daerah. “Sebab, parpol harus menempatkan kader yang bisa memahami kondisi sosiologis masyarakat setempat,” jelas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Guspardi menjelaskan, sejarah mencatat di Sumbar silih berganti sejumlah partai yang berhasil menguasai suara di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Yakni, PAN, PKS, Demokrat, dan Gerindra. “Orang Minang tidak fanatik kepada satu partai. Mana yang betul-betul menyalurkan aspirasi politiknya untuk kepentingan bangsa dan negara, kemakmuran, dan penegakan hukum, itu yang dipilih. Orang minang suka yang semacam itu,” pungkas anggota Baleg DPR RI tersebut.(hai)

Topik: Megawati SoekarnoputriPDI Perjuangan

TerkaitBerita

Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global
Nasional

Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global

oleh Editor : Affandy
16 Juni 2026
Investasi Jerman
Nasional

Indonesia-Jerman Sepakat Tingkatkan Investasi dan Kemitraan Strategis

oleh Editor : Hairul
16 Juni 2026
Kompor Listrik
Nasional

Kurangi Ketergantungan Impor LPG, DPR Dorong Percepatan Transisi Kompor Gas Ke Listrik

oleh Editor : Hairul
16 Juni 2026
Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan
Nasional

Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global

Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global

16 Juni 2026
Investasi Jerman

Indonesia-Jerman Sepakat Tingkatkan Investasi dan Kemitraan Strategis

16 Juni 2026
Kompor Listrik

Kurangi Ketergantungan Impor LPG, DPR Dorong Percepatan Transisi Kompor Gas Ke Listrik

16 Juni 2026
INVESTASI EMAS: Keping logam mulia (LM) Antam 5 gram diperlihatkan oleh model. (FOTO: DOK/KORANINDPOS.COM)

Harga LM Antam Stagnan Pada Perdagangan 16 Juni 2026

16 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    419 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya