Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
16 Juni 2026
in Nasional
A A
0
Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global

Foto: dok kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Kesepakatan damai yang dicapai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) dinilai berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian dunia. Selain meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, perjanjian tersebut diyakini dapat menekan harga minyak global, menjaga kelancaran distribusi energi, serta mengurangi risiko inflasi yang selama ini membebani banyak negara.

Guru Besar Ilmu Sejarah dan Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Sudarnoto Abdul Hakim, mengatakan bahwa perdamaian antara kedua negara akan menjadi kabar baik bagi pasar energi internasional.

“Kesepakatan ini dapat mencegah lonjakan harga minyak dan energi dunia yang selama ini menjadi salah satu dampak utama dari meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk,” ujar Sudarnoto, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, selama konflik dan ketegangan berlangsung, pasar global selalu dibayangi kekhawatiran terganggunya pasokan energi dari Timur Tengah. Akibatnya, harga minyak cenderung mengalami kenaikan yang kemudian berdampak pada berbagai sektor ekonomi.

Artikel Terkait

Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Pemerintah Pantau Pergerakan Harga Minyak Dunia

Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, Empat Korban Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

Salah satu dampak paling penting dari kesepakatan damai tersebut adalah terbukanya kembali jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz secara normal.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia. Sebagian besar ekspor minyak dari kawasan Teluk melewati jalur ini sebelum dikirim ke berbagai negara di Asia, Eropa, maupun Amerika.

Dengan membaiknya hubungan Iran dan AS, keamanan pelayaran di kawasan tersebut diperkirakan meningkat sehingga distribusi energi dapat berjalan lebih lancar tanpa ancaman gangguan militer atau blokade.

“Kesepakatan ini juga akan menjamin keamanan dan kelancaran pelayaran internasional, khususnya distribusi energi melalui Selat Hormuz,” kata Sudarnoto.

Sudarnoto menilai stabilitas pasokan energi akan memberikan efek berantai terhadap perekonomian global. Ketika harga minyak terkendali, biaya transportasi dan produksi dapat ditekan sehingga berpotensi membantu mengendalikan inflasi.

Menurutnya, dampak positif tersebut tidak hanya dirasakan negara-negara maju, tetapi juga negara berkembang yang sangat bergantung pada stabilitas harga energi dan perdagangan internasional.

“Pada akhirnya akan berdampak langsung terhadap inflasi, harga kebutuhan pokok, serta kesejahteraan masyarakat di berbagai negara, termasuk negara-negara berkembang,” ujarnya.

Harga minyak yang lebih stabil juga dapat membantu pemerintah di berbagai negara mengurangi tekanan fiskal akibat subsidi energi serta menjaga daya beli masyarakat.

Selain manfaat ekonomi, kesepakatan damai Iran-AS dinilai mampu mengurangi ancaman konflik berskala besar di kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu wilayah paling sensitif secara geopolitik.

Sudarnoto menjelaskan bahwa berakhirnya ketegangan dapat mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa serta menghindarkan kawasan dari krisis kemanusiaan yang lebih luas.

Perdamaian juga membuka peluang lebih besar bagi negara-negara di kawasan untuk fokus pada pembangunan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan kerja sama regional dibandingkan mengalokasikan anggaran besar untuk kebutuhan militer.

“Perdamaian memberikan ruang yang lebih besar bagi pembangunan, kerja sama ekonomi, dan kemajuan peradaban dibandingkan dengan pengeluaran besar untuk konflik dan perlombaan persenjataan,” jelasnya.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran dilaporkan telah menyepakati penghentian permanen operasi militer di berbagai front konflik, termasuk yang berkaitan dengan situasi di Lebanon.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang berperan sebagai fasilitator dalam proses dialog kedua negara.

Menurut Sharif, dokumen resmi perjanjian damai akan ditandatangani di Swiss pada Jumat (19/6/2026). Kesepakatan tersebut sekaligus membuka jalan bagi normalisasi berbagai aktivitas ekonomi dan perdagangan yang sebelumnya terdampak oleh konflik.

Dalam pernyataannya, Sharif juga mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran internasional tanpa hambatan.

Kabar tersebut langsung mendapat respons positif dari pasar global. Harga minyak dunia tercatat mengalami penurunan setelah muncul optimisme bahwa pasokan energi internasional akan kembali stabil.

Jika implementasi kesepakatan berjalan sesuai rencana, para pengamat menilai perdamaian Iran-AS dapat menjadi salah satu perkembangan geopolitik paling penting tahun ini, dengan dampak yang tidak hanya dirasakan di Timur Tengah, tetapi juga terhadap stabilitas ekonomi dunia secara keseluruhan.(dhil)

Topik: Harga MinyakIran

TerkaitBerita

Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Pemerintah Pantau Pergerakan Harga Minyak Dunia
Nasional

Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Pemerintah Pantau Pergerakan Harga Minyak Dunia

oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, Empat Korban Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan
Peristiwa

Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, Empat Korban Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan

oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan
Nasional

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara
Nasional

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

21 Juli 2026
Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

21 Juli 2026
IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

21 Juli 2026
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3973 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    568 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya