
JAKARTA, koranindopos.com – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sangat tinggi. Bahkan mengalahkan kepercayaan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebuah lembaga yang dalam beberapa tahun terakhir memiliki tempat spesial di hati publik. Berdasarkan catatan Timur Barat Research Center (TBRC), Polri mendapat angka 86,2 persen di atas KPK yang hanya 60,2 persen. Sementara TNI mendapat 88,7 persen beda tipis dengan Polri.
“Sementara tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden sebesar 92,7 persen,” ujar Direktur Eksekutive TBRC, Yohanes Romeo kepada wartawan, Sabtu (15/1). Survei turut juga merekam bahwa kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan sebanyak 88,2 persen responden merasa sangat puas dengan kinerja pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin. Hanya sebanyak 9,3 persen tidak puas atau kecewa, dan sebanyak 2,5 persen tidak memberikan penilaian.
Selain itu, lanjut Yohanes, tingkat kepuasan publik terhadap program strategis pemerintah di saat pandemi Covid-19 selama dua tahun didapati bahwa masyarakat puas dengan pemulihan ekonomi nasional sebanyak 87,8 persen. Kemudian puas dengan penanganan dan pencegahan Covid-19 sebanyak 67,8 persen, serta puas pemberian bansos sebesar 76,8 persen. Survei tersebut dilakukan pada 24 Desember 2021 hingga 8 Januari 2022 dengan jumlah responden 1.820 orang. Teknik penetapan sampel dilakukan dengan cara multistage random sampling. Adapun margin of error dalam survei ini sebesar 2,3 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Dari berbagai item yang disurvei tersebut, survei perbandingan tingkat kepercayaan publik terhadap KPK dan Polri jelas mendapat perhatian paling serius. Sebab, dalam satu dekade terakhir KPK selalu unggul dalam tingkat kepercayaan publik dari pada Polri. Keberhasilan lembaga Korps Bhayangkara tersebut menyalip KPK jelas sebuah capaian yang harus diapresiasi. Reformasi di tubuh Polri harus lebih ditingkatkan lagi agar kepecayaan publik lebih tinggi lagi.(hai)









