Kamis, 14 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Film dan Musik

Gara-Gara Liriknya, Rina Nose Mau Jadi Vokalis Band Methosa

Editor : Akula oleh Editor : Akula
9 Maret 2024
in Film dan Musik
A A
0
Gara-Gara Liriknya, Rina Nose Mau Jadi Vokalis Band Methosa
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Rina Nose, yang dikenal sebagai seorang komedian, kini merambah dunia musik dengan menjadi vokalis utama dari grup band Methosa sejak tahun 2023. Grup tersebut baru saja meluncurkan album perdana mereka yang berjudul ‘Kausa Nusantara’.

Dalam konferensi pers di M Bloc, Blok M, Jakarta Selatan, Methosa bercerita tentang awal terbentuknya grup ini. Mansen Munthe, salah satu anggota, menjelaskan bahwa Methosa awalnya adalah proyek musik rap underground di Medan pada tahun 2020.

Seiring waktu, mereka memutuskan untuk mengubah konsepnya menjadi sebuah band ketika Rina Nose bergabung pada tahun 2023 setelah pertemuan mereka melalui dua kuis di dua stasiun TV berbeda.

IMG 20240309 WA0025 - Gara-Gara Liriknya, Rina Nose Mau Jadi Vokalis Band Methosa

“(Methosa) Ini project saya sewaktu saya di Medan, itu project rap underground dan bahas isu-isu sosial. Saya hijrah ke Jakarta, ketemu kelana dan punya referensi yang sama, musik rap tapi lebih baik dibuat band. Kita ajak yang lain, baru pas 2023 Rina join sebagai member,” ungkap Mansen Munthe di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2023).

Artikel Terkait

Bocoran Behind the Scene Gudang Merica: Benidictus Digantung Tengah Malam Tanpa Ada di Skrip

Imam Darto Bicara Soal Cerita Persahabatan di Film “Gudang Merica”

Review Film Children of Heaven : Cara Keluarga Kecil Menjaga Martabat Mereka

“Kita dipertemukan oleh kuis. Ada dua kuis di dua TV berbeda. Dari situ kita terbangun obrolan-obrolan ini,” timpal Rina Nose.

Methosa bukan sekadar band yang mencari popularitas; mereka memilih untuk menjadi suara bagi isu-isu sosial yang menggelisahkan di Indonesia. Album ‘Kausa Nusantara’ terdiri dari 11 lagu yang hampir semuanya mencerminkan kegelisahan mereka terhadap kondisi negara.

Mansen Munthe menjelaskan makna di balik judul album, ‘Kausa Nusantara’, sebagai sebab-sebab dan perintilan-perintilan yang dipolitisasi di Indonesia. Rina Nose juga memberikan pandangan tentang bergabung dengan Methosa, menyatakan bahwa lirik-lirik kritis lagu-lagu tersebut mencerminkan nilai-nilai yang selama ini ia cari, dan inilah alasan kuatnya untuk bergabung.

“Pas awal kenal kan lirik-lirik lagunya saya suka, karena selama ini saya ada di panggung yang istilahnya liriknya gitu-gitu aja, jiwanya pengennya lagu yang nggak gitu, nah lagu-lagu Methosa ini tuh kayaknya, ‘ini lagu yang gua cari’, ada nilai-nilai yang gua ambil, kayak jiwa teater gua jaman dulu bangkit lagi dan akhirnya mutusin buat gabung karena dari dulu jiwanya di situ dan ketemu orang-orang yang sefrekuensi,” ungkap Rina Nose.

Dengan dukungan dari label musik Pro M, Methosa bertekad untuk jujur dan konsisten dalam menyuarakan isu-isu sosial melalui jalur musik. Rina Nose menegaskan kenyamanannya sebagai anggota Methosa, menyatakan bahwa keputusannya untuk bergabung adalah pilihan yang ia buat dengan sepenuh hati.

“Kan saya yang milih gabung,” ucap Rina Nose tegas.

Grup ini ingin membuktikan bahwa musik dapat menjadi medium yang kuat untuk menyampaikan pesan dan menyuarakan perubahan dalam masyarakat.

Topik: Rina noose

TerkaitBerita

Bocoran Behind the Scene Gudang Merica: Benidictus Digantung Tengah Malam Tanpa Ada di Skrip
Film dan Musik

Bocoran Behind the Scene Gudang Merica: Benidictus Digantung Tengah Malam Tanpa Ada di Skrip

oleh Editor : Akula
13 Mei 2026
Imam Darto Bicara Soal Cerita Persahabatan di Film “Gudang Merica”
Film dan Musik

Imam Darto Bicara Soal Cerita Persahabatan di Film “Gudang Merica”

oleh Editor : Akula
13 Mei 2026
Review Film Children of Heaven : Cara Keluarga Kecil Menjaga Martabat Mereka
Film dan Musik

Review Film Children of Heaven : Cara Keluarga Kecil Menjaga Martabat Mereka

oleh Editor : Akula
13 Mei 2026
Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026
Film dan Musik

Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

oleh Editor : Akula
11 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SALURKAN HOBI: Para pengurus Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) melakukan konvoi mengendarai Vespa dalam tur bertajuk Vespa BSNPG Tour of Java. (Foto: Dok./BSNPG)

Jaga Kekompakan Kader lewat Tur Vespa di Pulau Jawa

13 Mei 2026
Era AI dan Media Sosial Picu Tren Swadiagnostik di Kalangan Anak Muda Urban

Era AI dan Media Sosial Picu Tren Swadiagnostik di Kalangan Anak Muda Urban

13 Mei 2026
Navigasi KBLI 2025, Strategi PPMTI Jamin Keberlangsungan Izin Usaha Multimoda di Era Digital

Navigasi KBLI 2025, Strategi PPMTI Jamin Keberlangsungan Izin Usaha Multimoda di Era Digital

13 Mei 2026
Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT

Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT

13 Mei 2026

Terpopuler

  • EMISI METANA: Sejumlah alat berat beroperasi di tumpukan sampah yang menggunung di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. (Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN)

    Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    340 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3040 shares
    Share 1216 Tweet 760
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • APHPI Desak Polda Metro Jaya Segera Tindak Lanjut Kasus Faisal Amsco

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya