
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Mohammad Ali Rhamdani, pimpin apel pagi minggu keempat Januari 2022 di Halaman Kantor Kementerian Agama Lapangan B
JAKARTA, koranindopos.com – Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) M. Ali Ramdhani mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) untuk menjaga integritas dan profesionalitas mereka. Dua hal tersebut sangat penting diimplementasikan dalam kehidupan kerja karena bagian dari lima budaya kerja Kemenag. Selain itu, tiga budaya kerja lainnya adalah inovasi, tanggungjawab, dan keteladanan. Lima hal penting tersebut jangan sampai diabaikan agar mencatat prestasi membanggakan.
Pejabat yang akrab disapa Dhani itu mengingatkan bahwa terdapat fondasi hati yang sangat elementer dalam bekerja di Kemenag. Yakni, bekerja bersama. Sama-sama melayani umat yang kemudian dielaborasi dan dikukuhkan menjadi budaya kerja di kementerian yang dipimpin Gus Yaqut itu. Nah, dalam melayani umat, Kemenag mempunyai nilai budaya kerja yang terdiri dari integritas, profesionalitas, inovasi, tanggungjawab dan keteladanan. “Dan ini agar dicamkan sebagai bagian dari pola kerja kita bersama,” tegas Dhani di Jakarta, Senin (24/1).
Dhani menjabarkan lima budaya kerja yang harus diimplementasikan para ASN tersebut. Yaitu, integritas diwujudkan salah satunya bahwa ASN di Kementerian Agama adalah mereka yang disiplin dan mencintai waktu, menghormati setiap aturan. “Saya berbahagia pagi ini bisa melaksanakan apel sebagai bagian dari disiplin kita,” tutur Dhani. Budaya kerja kedua adalah profesional. Profesionalisme mensyaratkan agar ASN Kemenag melaksanakan tugasnya secara proporsional dan berbasis keilmuan-keilmuan yang baik.
“Bahwa kita perlu bekerja dalam suatu bingkai yang sifatnya akseleratif yang kemudian disebut dalam budaya kerja adalah inovasi,” imbuh Dhani menyampaikan budaya kerja ketiga. Inovasi bertujuan untuk menemukan cara-cara baru untuk memuaskan para pengguna layanan Kemenag. Selanjutnya yang tak kalah penting adalah model tanggung jawab yang dipahami tidak hanya tanggung jawab dunia tapi juga tanggung jawab akhirat. “Dan yang terakhir dari nilai budaya kerja kita adalah keteladanan, di mana apa yang kita sampaikan sesungguhnya terekspresikan di tindakan-tindakan nyata,” tutur Dhani.(hai)










