Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Bertemu Grand Mufti Uzbekistan, Ketua MPR Ahmad Muzani Perkuat Persahabatan dan Kerja Sama Wisata Religi

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
1 Juli 2026
in Nasional
A A
0
Bertemu Grand Mufti Uzbekistan, Ketua MPR Ahmad Muzani Perkuat Persahabatan dan Kerja Sama Wisata Religi

Foto: dok mpr ri

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama delegasi MPR RI dan sejumlah ulama Indonesia melakukan pertemuan dengan Grand Mufti Uzbekistan, Syekh Nuriddin Khaliqnazarov, di Kompleks Museum Islamic Center Uzbekistan, Tashkent, Selasa (30/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan persahabatan kedua negara yang telah terjalin sejak berabad-abad silam, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang keagamaan dan wisata religi.

Dalam kesempatan itu, Muzani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Uzbekistan, Parlemen Uzbekistan, MPR Uzbekistan, serta Grand Mufti Nuriddin atas sambutan hangat yang diberikan kepada delegasi Indonesia.

Menurutnya, hubungan Indonesia dan Uzbekistan bukan sekadar hubungan diplomatik, melainkan memiliki ikatan sejarah dan spiritual yang telah terjalin sejak abad ke-15.

Muzani menjelaskan, kedekatan kedua bangsa berawal dari perjalanan dakwah Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik yang berasal dari Samarkand, Uzbekistan. Tokoh tersebut dikenal sebagai salah satu penyebar agama Islam pertama di Pulau Jawa dan menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia.

Artikel Terkait

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng

BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani

Usulkan Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi, Luhut Soroti Standar UNCAC dan Risiko Bisnis

“Pada abad ke-15 datang ke Indonesia seorang ulama terkemuka, Syekh Maulana Malik Ibrahim dari Samarkand, Uzbekistan untuk menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa. Jadi hubungan hati ke hati kita itu sudah terpaut sejak abad ke-15. Itu sebabnya Indonesia dan Uzbekistan terasa begitu dekat di hati, meski jauh di mata, kita seperti bersaudara,” ujar Muzani.

Ia menilai, sejarah tersebut menjadi fondasi kuat yang terus mempererat hubungan masyarakat kedua negara hingga saat ini.

Selain hubungan yang terjalin melalui penyebaran Islam, Muzani juga mengingatkan kembali peran Presiden pertama RI, Soekarno, dalam memperkuat persahabatan Indonesia dan Uzbekistan.

Menurutnya, kunjungan Bung Karno ke makam Imam Bukhari menjadi salah satu peristiwa bersejarah yang masih dikenang oleh masyarakat Uzbekistan.

“Persahabatan Indonesia-Uzbekistan dirajut kembali oleh Presiden Soekarno ketika berziarah ke makam Imam Bukhari. Momentum sejarah ini telah dicatat dan selalu diingat di hati oleh masyarakat Uzbekistan dan ini juga menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Karena kunjungan ziarah Bung Karno, makam Imam Bukhari dibuka kembali untuk para peziarah dunia,” katanya.

Di hadapan Grand Mufti Uzbekistan, Muzani menjelaskan bahwa delegasi Indonesia yang hadir terdiri atas para pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam serta pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah.

Ia menuturkan, Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia memiliki keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya yang sangat tinggi. Namun, seluruh perbedaan tersebut dapat dipersatukan melalui nilai-nilai Pancasila.

“Yang menyatukan kita adalah Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara yang juga menjadi pemersatu dari banyaknya perbedaan agama, suku, bahasa, dan etnis. Selain itu, kami di Indonesia juga diajarkan tentang agama Islam rahmatan lil alamin yang mengajarkan kita pentingnya beragama dengan menghormati perbedaan agama yang sangat beragam di Indonesia,” jelasnya.

Menurut Muzani, nilai-nilai Islam yang mengedepankan kasih sayang, toleransi, dan perdamaian telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang hidup berdampingan dalam keberagaman.

Dalam pertemuan tersebut, Muzani juga menyambut positif tawaran kerja sama dari Pemerintah Uzbekistan untuk mengembangkan paket perjalanan umrah plus melalui negara tersebut.

Ia menilai Uzbekistan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata religi karena menyimpan banyak situs bersejarah Islam yang berkaitan dengan para ulama besar dunia.

Meski demikian, Muzani menilai pengembangan program tersebut masih menghadapi kendala utama berupa belum tersedianya penerbangan langsung antara Jakarta dan Tashkent.

“Tawaran umrah plus Uzbekistan adalah tawaran bisnis wisata religi yang menarik buat kami. Tapi masalahnya tidak ada penerbangan dari Tashkent ke Jakarta dan sebaliknya. Kami telah bicara dengan para pejabat dan pebisnis travel di Indonesia agar rute penerbangan ini bisa dihidupkan kembali,” tutupnya.

Melalui pertemuan tersebut, Indonesia dan Uzbekistan diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan bilateral, tidak hanya dalam bidang keagamaan dan kebudayaan, tetapi juga melalui pengembangan kerja sama ekonomi, pariwisata, serta pertukaran masyarakat yang didukung oleh konektivitas penerbangan yang lebih baik.(dhil)

Topik: ahmad muzanigrand muftiuzbekistan

TerkaitBerita

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng
Peristiwa

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani
Nasional

BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
Usulkan Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi, Luhut Soroti Standar UNCAC dan Risiko Bisnis
Nasional

Usulkan Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi, Luhut Soroti Standar UNCAC dan Risiko Bisnis

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan
Nasional

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

TAMBAH PASUKAN: Hotspot karhutla Kalsel terus naik. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

24 Oktober 2026
KOLABORASI AKTIF: Country Director usmile Indonesia dan Malaysia Michelle secara simbolis meresmikan kolaborasi dengan Raditya Dika sebagai brand ambassador saat press conference di Jakarta pada Jumat (23/10/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Usmile Indonesia Gandeng Raditya Dika Jadi Brand Ambassador

24 Oktober 2026
Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

23 Oktober 2026
WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5044 shares
    Share 2018 Tweet 1261
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya