Koranindopos.com – JAKARTA – Masyarakat yang berencana beraktivitas atau melintas di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Rabu (1/7/2026), diimbau untuk mencari jalur alternatif. Imbauan tersebut disampaikan kepolisian menyusul rencana aksi unjuk rasa mahasiswa yang akan digelar di kawasan Silang Selatan Monas.
Aksi demonstrasi dijadwalkan diikuti oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) bersama sejumlah elemen masyarakat lainnya.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan masyarakat sebaiknya menghindari kawasan Monas dan sekitarnya selama aksi berlangsung guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung untuk menghindari potensi kepadatan arus lalu lintas,” ujar Erlyn dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026).
Menurut Erlyn, aksi demonstrasi dijadwalkan mulai sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum massa berkumpul, aparat kepolisian akan menggelar apel pengamanan pada pukul 08.00 WIB di Pos Polisi Merdeka Barat sebagai bagian dari persiapan pengamanan.
“Apel pengamanan hari ini aksi unjuk rasa dari BEM UHAMKA dan beberapa elemen lain di wilayah Gambir, apel digelar di Pos Polisi Merdeka Barat,” katanya.
Untuk memastikan aksi berjalan aman dan tertib, sebanyak 850 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek di wilayah Jakarta Pusat.
Kehadiran ratusan personel itu bertujuan menjaga keamanan, mengatur arus lalu lintas, serta mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu ketertiban umum selama aksi berlangsung.
Selain menyiagakan personel, kepolisian juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Monas, terutama di wilayah Gambir dan jalan-jalan utama yang berpotensi terdampak konsentrasi massa.
Namun, Erlyn menegaskan bahwa penerapan pengalihan arus akan dilakukan secara situasional. Keputusan tersebut akan mempertimbangkan jumlah peserta aksi serta kondisi lalu lintas di lapangan.
Karena itu, masyarakat yang hendak melintasi kawasan Gambir diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti arahan petugas apabila sewaktu-waktu dilakukan penutupan atau pengalihan arus kendaraan.
Dengan adanya aksi unjuk rasa yang dipusatkan di kawasan Silang Selatan Monas, kepolisian memperkirakan kepadatan kendaraan berpotensi terjadi di sejumlah ruas jalan sekitar Medan Merdeka, Gambir, dan kawasan pusat pemerintahan.
Pengendara disarankan berangkat lebih awal, memanfaatkan jalur alternatif, serta memantau informasi lalu lintas terkini agar perjalanan tetap lancar.
Kepolisian juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan mematuhi aturan yang berlaku sehingga kegiatan dapat berlangsung aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara berlebihan.(dhil.kmps)










