Minggu, 5 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Pupuk Indonesia Tembus Daftar 500 Perusahaan Terbaik ASEAN Versi Fortune

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
23 Juni 2024
in Bisnis
A A
0
Pupuk Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Capaian kinerja positif PT Pupuk Indonesia (Persero) tahun anggaran 2023 berhasil menjadikan BUMN yang bergerak di industri pupuk dan petrokimia ini masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2024. Daftar ini dirilis oleh perusahaan media global multi-platform terpercaya, Fortune, yang memberikan peringkat berdasarkan nilai pendapatan perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara (ASEAN). Dimana pada tahun 2023, Pupuk Indonesia berhasil mencetak pendapatan sebesar Rp79,2 triliun dan masuk sebagai peringkat 71 dalam daftar tersebut.

Prestasi ini tentu tidak lepas dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan mandat sebagai penopang ketahanan pangan nasional. Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan, “Alhamdulillah, tahun ini Pupuk Indonesia masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500.

Hal ini tentu karena hasil dari kerja keras seluruh insan Pupuk Indonesia Grup. Kami selalu berupaya memanfaatkan setiap momentum pertumbuhan dan tantangan menjadi peluang untuk mengokohkan posisi kami sebagai pilar utama dalam membangun kemandirian pertanian berkelanjutan.

Kami berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi yang telah kami bangun, menghadapi setiap tantangan dengan semangat untuk terus tumbuh dan berkembang. Ke depannya, kami akan terus menggenjot produksi agar dapat tetap mendukung ketahanan pangan nasional dan merespon pasar global.”

Artikel Terkait

Pegadaian dan Universitas Andalas Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami

70 Tahun Berkarya, Danamon Hadirkan Inovasi dan Apresiasi bagi Masyarakat

Pertamina Patra Niaga Mulai Salurkan Biodiesel B50, Tahap Awal Distribusi Capai 37,92 Juta Liter

Masuk dalam peringkat 500 besar perusahaan ASEAN menunjukkan kapasitas Pupuk Indonesia sebagai industri strategis di tingkat regional dan global. Karena pemeringkatan ini mencakup perusahaan dari tujuh negara di ASEAN: Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Kamboja. Indonesia mendominasi dengan 110 perusahaan.

Thailand mengikuti dengan 107 perusahaan. Malaysia, dengan 89 perusahaan dalam daftar, mengungguli Singapura yang memiliki 84 perusahaan. Vietnam memiliki 70 perusahaan dalam daftar ini, Filipina dengan 38 perusahaan, dan Kamboja dengan dua perusahaan.

Selain karena kinerja seluruh insan Pupuk Indonesia, Rahmad juga menegaskan kolaborasi dan dukungan dari pemerintah juga menjadi salah satu faktor penting dalam kemajuan perusahaan.

“Menjadi salah satu BUMN yang memasuki peringkat top 500 di ASEAN tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Capaian kinerja positif Pupuk Indonesia tentunya tidak lepas dari dukungan pemerintah, terutama Menteri BUMN selama 5 tahun terakhir.”

Tahun lalu, Pupuk Indonesia berhasil menunjukkan kesinambungan kinerja positif dan ketangguhan perusahaan dalam memenuhi permintaan pasar dan penugasan Pemerintah. Dari sisi operasional, Pupuk Indonesia telah merealisasikan produksi sebesar 18,84 juta ton (audited), dengan komposisi pupuk 11,65 ton dan non-pupuk 7,12 juta ton. Selain itu, realisasi penjualan (audited) sebesar 11,71 juta ton, dengan pupuk sebesar 10,38 juta ton dan non-pupuk sebesar 1,33 juta ton.

Berbagai inovasi dan aksi korporasi juga telah dijalankan oleh Pupuk Indonesia. Melalui peresmian pabrik pupuk NPK Pupuk Iskandar Muda (PIM) dengan kapasitas produksi sebesar 500 ribu ton per tahun, groundbreaking proyek Pupuk Sriwidjaja (Pusri) 3B untuk meremajakan pabrik pupuk lama dengan teknologi terkini dengan tujuan meningkatkan efisiensi produksi, serta pembangunan Kawasan Industri Pupuk di Fakfak dengan kapasitas produksi pupuk Urea sebesar 1,15 juta ton, Pupuk Indonesia menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas produksi pupuk di seluruh Indonesia.

Pengembangan tersebut sejalan dengan potensi dimana ASEAN saat ini merupakan kawasan yang dinamis dan berkembang pesat, dengan perekonomian utama yang tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan Eropa atau Amerika Serikat. Pertumbuhan ini sebagian besar disebabkan oleh semakin meningkatnya peran ASEAN dalam ekonomi global, terutama karena banyak perusahaan multinasional yang memindahkan lebih banyak rantai pasokan mereka ke negara-negara ASEAN.

Di tingkat regional ASEAN, Pupuk Indonesia juga secara aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Brunei Fertilizer Industries Sdn Bhd (BFI), BUMN dari negara jiran, Brunei Darussalam untuk pengembangan urea dan amonia. Rahmad mengungkapkan bahwa Pupuk Indonesia menguasai empat persen produksi amonia global dan merupakan pemain utama amonia di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Saat ini Pupuk Indonesia juga tengah mengembangkan blue ammonia dan green ammonia sebagai upaya dalam mendukung target pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission di 2060.

“Sebagai BUMN yang mengemban mandat untuk menjadi penopang utama ketahanan pangan nasional, fokus kami adalah untuk memenuhi kebutuhan pupuk dan membantu petani nasional dalam menjalani musim tanam sepanjang tahun, terlebih setelah alokasi pupuk subsidi ditambah menjadi 9,55 juta ton tahun ini. Penghargaan Southeast Asia 500 ini menjadi motivasi bagi kami, seluruh insan Pupuk Indonesia untuk dapat melayani petani dengan lebih baik lagi di masa yang akan datang,” jelas Rahmad. (ris)

Topik: Pupuk Indonesia

TerkaitBerita

Pegadaian dan Universitas Andalas Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami
Bisnis

Pegadaian dan Universitas Andalas Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami

oleh Editor : Anggoro
3 Juli 2026
70 Tahun Berkarya, Danamon Hadirkan Inovasi dan Apresiasi bagi Masyarakat
Bisnis

70 Tahun Berkarya, Danamon Hadirkan Inovasi dan Apresiasi bagi Masyarakat

oleh Editor : Affandy
2 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Mulai Salurkan Biodiesel B50, Tahap Awal Distribusi Capai 37,92 Juta Liter
Bisnis

Pertamina Patra Niaga Mulai Salurkan Biodiesel B50, Tahap Awal Distribusi Capai 37,92 Juta Liter

oleh Editor : Affandy
2 Juli 2026
BANK JAKARTA
Bisnis

Bank Jakarta: Fundamental Perbankan Nasional Masih Kuat, Transformasi Jadi Kunci Hadapi Perubahan

oleh Editor : Hairul
1 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Menaker Perkuat Kolaborasi dengan Industri KEK Mandalika melalui MagangHub dan Pelatihan Vokasi

Menaker Perkuat Kolaborasi dengan Industri KEK Mandalika melalui MagangHub dan Pelatihan Vokasi

4 Juli 2026
Bamsoet MPR RI

Bamsoet: KUHP Baru Perkuat Akuntabilitas Korporasi dan Persempit Ruang Kejahatan Ekonomi

4 Juli 2026
BULOG Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

BULOG Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

4 Juli 2026
KP2MI

Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, FGD Soroti Ancaman Online Scammers

4 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3705 shares
    Share 1482 Tweet 926
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    483 shares
    Share 193 Tweet 121
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Belum Dibuka, BKN Minta Calon Peserta Tunggu Pengumuman Resmi

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya