
JAKARTA, koranindopos.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tidak ingin target yang telah dicanangkan menjadi terganggu akibat kembali merebaknya Covid-19. Kementerian tersebut terus berupaya untuk fokus dalam mencapai target dan kinerja yang telah ditetapkan. Dalam upaya mencapai target yang telah ditetapkan, kebijakan strategis, transformatif, dan informatif yang sudah ditetapkan Menteri Ketenagakerjaan dalam mengatasi masalah dan tantangan pembangunan ketenagakerjaan yang tertuang dalam 9 Lompatan Besar Kemnaker harus dijadikan acuan dalam setiap kegiatan.
“Kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya tetap dapat dilaksanakan meskipun dengan perubahan dan penyesuaian metode pelaksanaan pekerjaan,” jelas Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Bambang Satrio Lelono di Jakarta, Senin (7/2). Dia mengatakan, kegiatan yang telah dirumuskan dalam masing-masing lompatan, juga harus dikawal dan dipastikan pencapaiannya melalui strategi dan akurasi antar unit kerja di Kemnaker. Sebab, 9 Lompatan Besar Kemnaker tersebut memiliki keterkaitan yang erat antara 1 lompatan dan lompatan yang lainnya.
Dengan begitu, lanjut Satrio, sinergi dan kolaborasi yang baik, implementasi 9 Lompatan Besar Kemnaker dapat berjalan dengan optimal, dan Kemnaker dapat berperan lebih besar dalam pencapaian pembangunan nasional. Meski demikian, demi keberlangsungan pelaksanaan tugas dan fungsi Kemnaker dalam penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pelayanan publik, ia meminta seluruh pegawai di lingkungan Kemnaker agar tetap memperhatikan kesehatan dan disiplin menjaga protokol kesehatan, baik di rumah, di lokasi kerja, maupun di lingkungan umum. “Saya juga meminta agar pegawai di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan agar menaati peraturan waktu kerja yang telah ditetapkan oleh pimpinan di unit kerja masing-masing,” tegas dia.
Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusi sebelumnya menyatakan imbas dari pandemi Covid-19 mengharuskan penerapan transformasi digital dilakukan secepat mungkin dalam berbagai aspek kehidupan. Termasuk dalam proses bekerja, berorganisasi, dan mencari akses ilmu pengetahuan. Apalagi tantangan kerja ke depan akan semakin berat, sehingga siapa pun harus senantiasa meningkatkan pengetahuan serta kompetensi di bidang masing-masing. “Kreativitas dan inovasi harus terus ditingkatkan dalam menjawab tantangan zaman,” tandas Anwar.(hai)










