koranindopos.com – Jakarta Pertandingan antara Barcelona dan Red Star Belgrade dalam lanjutan Liga Champions yang berlangsung di Stadion Rajko Mitic, Beograd, Kamis (7/11) dini hari WIB, tidak hanya menyajikan permainan sengit, tetapi juga momen heroik dari salah satu pemain Barcelona, Raphinha. Barcelona berhasil meraih kemenangan dengan skor 5-2, namun laga ini juga diwarnai insiden menarik yang melibatkan pemain muda Barcelona, Lamine Yamal.
Di babak pertama, saat skor masih imbang 1-1, suasana sempat memanas ketika Barcelona tetap memainkan bola meskipun ada isyarat dari tim Red Star bahwa salah satu pemain mereka mengalami cedera. Aksi tersebut tidak diterima oleh para pemain Red Star yang merasa Barcelona seharusnya menghentikan permainan.
Situasi semakin memanas ketika pemain-pemain Red Star mulai mengelilingi Lamine Yamal, pemain muda berbakat Barcelona, untuk menunjukkan ketidakpuasan mereka. Ketika terlihat Yamal ‘dikeroyok’ pemain Red Star, Raphinha datang dengan sigap untuk melindungi rekannya dari tekanan para pemain lawan. Aksi heroik Raphinha ini berhasil mencegah keributan yang lebih besar, serta menunjukkan solidaritas dan dukungan terhadap rekan setimnya di tengah situasi yang penuh ketegangan.
Di luar insiden tersebut, Barcelona tampil dominan dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-2 atas Red Star Belgrade. Hasil ini semakin mengukuhkan posisi Barcelona di grup Liga Champions, sekaligus memperlihatkan kekompakan tim yang semakin kuat di bawah arahan Xavi Hernandez.
Aksi Raphinha ini menjadi bukti karakter dan solidaritas di antara para pemain Barcelona. Tidak hanya mampu bermain gemilang, tim ini juga menunjukkan bahwa mereka saling mendukung dalam situasi yang menantang di lapangan. Sikap cepat tanggap Raphinha untuk melindungi Yamal membuktikan bahwa kedewasaan dan persatuan tim Barcelona turut berperan dalam kesuksesan mereka di kompetisi Eropa musim ini.(dhil)










