koranindopos.com – Jakarta. Polisi mengungkapkan sejumlah fakta baru terkait kasus pembunuhan yang menimpa R (19), seorang wanita yang diduga terlibat dalam praktik open BO (online booking) di kamar indekosnya di Gunungputri, Kabupaten Bogor. Korban dibunuh pada Senin, 2 Desember 2024, dini hari oleh seorang pria berinisial AP (20), yang merupakan teman kencannya.
Kompol Aulia Robby, Kapolsek Gunungputri, menjelaskan bahwa pada saat korban dibunuh, pacar korban ternyata berada di kamar belakang. Saat itu, korban tengah melayani seorang pria yang datang untuk melakukan hubungan seksual dengan korban. Di tengah peristiwa tersebut, AP tiba-tiba melakukan aksi pembunuhan.
“Pada saat korban hendak melakukan pelayanannya, pelaku dan korban masuk ke kamar. Namun, pacar korban berada di kamar belakang dan tidak mengetahui kejadian yang sedang berlangsung,” ujar Aulia dalam konferensi pers pada Rabu, 4 Desember 2024.
Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi saat korban tengah melakukan aktivitasnya sebagai pekerja seks komersial (PSK) dengan membuka layanan open BO. Setelah kedatangan pelaku, yang merupakan salah satu pria yang memesan layanan korban, situasi berujung tragis. Pelaku, yang belum diketahui motif pastinya, kemudian menghabisi nyawa korban.
Meskipun pacar korban berada di kamar yang berbeda, ia tidak menyadari peristiwa tersebut karena jarak yang memisahkan mereka. Polisi kini masih terus menyelidiki lebih dalam mengenai latar belakang dan motivasi pelaku, serta apakah ada keterlibatan pihak lain dalam kejadian ini.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap AP, yang kini menjadi tersangka utama dalam kasus pembunuhan ini. Kepolisian juga sedang mendalami apakah ada unsur kekerasan sebelumnya antara korban dan pelaku, serta apakah kasus ini terkait dengan tindak pidana lain.
Polisi menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat kepolisian yang bekerja untuk mengungkap fakta-fakta lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi sorotan publik, mengingat korban yang masih muda, serta metode yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan pembunuhan di tempat yang terbilang privat. Polisi berharap dapat segera mengungkap seluruh fakta yang ada untuk membawa keadilan bagi korban dan keluarganya.(dhil)











