Koranindopos.com – Jakarta. Di tengah perkembangan teknologi kedokteran yang semakin pesat, RS EMC Alam Sutera (member of EMC Healthcare yang berada di bawah naungan EMTEK Group) membuat langkah besar. Pada Rabu (11/12/2024), RS EMC Alam Sutera mengumumkan peluncuran robotik mutakhir untuk operasi penggantian sendi lutut (total knee replacement).
Seperti diketahui bahwa lutut merupakan sendi terbesar di tubuh manusia memiliki peranan yang sangat penting untuk menopang hampir seluruh berat tubuh manusia dalam beraktivitas. Di dunia medis, teknologi robotik penggantian sendi lutut telah banyak digunakan dalam dunia kesehatan. Untuk itu, RS EMC Alam Sutera merasa kehadiran Robotic Surgical Assistant untuk total knee replacement guna meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Indonesia.
“Teknologi robotik yang kami hadirkan hari ini bukan hanya sebagai simbol kemajuan, tetapi juga solusi nyata untuk memberikan perawatan terbaik yang modern bagi para pasien kami. Langkah ini adalah bagian dari komitmen EMC Healthcare untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi terkini untuk memastikan bahwa pasien kami mendapatkan perawatan yang mutakhir dan berkualitas tinggi,” kata dr. Juniwati Gunawan, M.M. selaku Vice President Director of EMC Healthcare & Hospital Director of RS EMC Alam Sutera.

Bukan tanpa alasan, Robotic
Surgical Assistant untuk total knee replacement dapat memberi hasil tingkat akurasi yang tinggi hingga mencapai 99%. Selain itu, segi keamanan, durasi operasi yang lebih singkat, meminimalisir rasa sakit/nyeri, proses recovery pasca operasi yang lebih cepat, dan implan yang mampu bertahan lama membuat RS EMC Alam Sutera merasa teknologi tersebut harus segera disebarluaskan.
Tak ayal, kehadiran Robotic Surgical Assistant istant untuk total knee replacement disambut baik oleh para Dokter Spesialis Ortopedi di RS EMC Alam Sutera. Penggunaan teknologi robotik yang dikembangkan oleh Zimmer Biomet (USA) untuk penggantian lutut total maupun parsial ini dianggap sangat membantu dokter bedah ortopedi dalam membuat rencana prosedur menggunakan model 3D lutut pasien, sehingga menghasilkan tampilan yang lebih tepat dan pendekatan yang lebih personal.
“Robotik bukan berarti yang ngerjainnya robot, tapi itu membantu kita buat hasilnya lebih baik. Dengan robot ini, kita udah tau kira-kira nanti hasilnya seperti apa, stability-nya seperti apa. Alat ini membantu kita untuk mengetahui sebelum (operasi) dan sesudahnya, dan kita sudah mencoba dan hasilnya luar biasa, jadi kemungkinan keberhasilan sempurnanya jadi lebih tinggi,” ungkap dr. Albert Gandakusuma, Sp.OT, Spesialis Ortopedi & Traumatologi RS EMC Alam Sutera.
Dalam prakteknya, sistem robotik ini menggunakan informasi real-time untuk
membantu ahli bedah ortopedi dalam penempatan implan lutut secara akurat berdasarkan anatomi unik lutut pasien.
Maka dari itu, dr. Moch. Nagieb, Sp.OT(K), FICS, MARS, AIFO-K, FiSQUA, Spesialis Ortopedi & Traumatologi sekaligus Konsultan Lutut Panggul RS EMC Alam Sutera menambahkan jika kehadiran robotik ini akan membantu operasi yang lebih baik dan pemulihan yang lebih cepat, tanpa efek samping sedikitpun.
“Sudah kita trial, rata-rata pasca operasi tuh pasien merasa lebih cepet pulih dan besok atau hari kedua sudah minta pulang. Jadi efek sampingnya justru recovery lebih cepat, pendarahan lebih minimal, karena itu pasien lebih nyaman. Jadi lebih benefit yang didapatkan oleh pasien,” ujarnya.










