Rabu, 10 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

BPS Catat Inflasi Terendah Sepanjang Sejarah, Namun Daya Beli Masyarakat Lesu

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
3 Januari 2025
in Bisnis
A A
0
bps
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka inflasi tahun kalender (year to date/YTD) Desember 2024 sebesar 1,57%, yang menjadi rekor terendah sejak perhitungan inflasi dilakukan. Angka ini bahkan lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada tahun 2020 yang mencapai 1,68% saat pandemi COVID-19. Catatan inflasi yang sangat rendah ini menarik perhatian banyak pihak, terutama terkait dengan dampaknya terhadap daya beli masyarakat.

Menurut BPS, faktor utama yang menyebabkan rendahnya inflasi ini adalah menurunnya harga pangan pokok. Setelah mengalami lonjakan yang signifikan pada tahun 2022 dan 2023, harga pangan pokok seperti beras, minyak goreng, dan bahan makanan lainnya menunjukkan penurunan yang cukup besar pada 2024. Penurunan harga ini membantu menahan tekanan inflasi dan memberikan kontribusi positif bagi stabilitas harga barang dan jasa di pasar.

Namun, meskipun inflasi terjaga pada level yang rendah, banyak pihak yang memandang bahwa situasi ini tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi yang sehat, mengingat daya beli masyarakat yang masih lesu.

Peneliti Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS), Tira Mutiara, berpendapat bahwa rendahnya inflasi pada 2024 dipengaruhi oleh menurunnya daya beli masyarakat. Menurut Tira, turunnya daya beli ini disebabkan oleh fenomena penurunan kelas menengah yang semakin banyak mengalami kesulitan ekonomi. Banyak keluarga yang sebelumnya berada di kelas menengah kini terpaksa turun kasta, yang menunjukkan adanya ketidakstabilan dalam kondisi ekonomi masyarakat.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Turun Rp20.000 per Gram, Buyback Anjlok Rp40.000

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

Rupiah Terus Melemah, Pengusaha Mal Menjerit

Selain itu, ketidakpastian terkait kebijakan pemerintah juga dinilai memperburuk situasi ini. Tira menyebutkan bahwa rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% yang sempat menjadi wacana juga menambah kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama terkait dengan beban hidup yang semakin berat.

Tira juga menambahkan bahwa selain faktor daya beli, ketidakpastian ekonomi yang disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang dinilai kurang jelas arahannya juga berperan dalam menciptakan kondisi ekonomi yang kurang kondusif. Kebijakan fiskal yang tidak konsisten dan adanya potensi kenaikan pajak dinilai semakin memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap stabilitas ekonomi jangka panjang.

Meskipun inflasi terjaga pada angka yang rendah, BPS dan banyak ekonom sepakat bahwa rendahnya inflasi bukan berarti ekonomi sedang dalam kondisi baik. Penurunan inflasi yang terjadi di tengah lesunya daya beli masyarakat menunjukkan adanya ketidakseimbangan dalam siklus ekonomi. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk memperhatikan dinamika yang ada dan mengambil langkah-langkah yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat, terutama bagi kalangan menengah yang rentan mengalami penurunan ekonomi.(dhil)

Topik: BPSInflasi

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp20.000 per Gram, Buyback Anjlok Rp40.000

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

oleh Editor : Affandy
9 Juni 2026
PUSAT PERBELANJAAN: Suasana pusat perbelanjaan tampak sepi pengunjung. (Foto Ilustrasi: ©Shutterstock.com/Rostislav Glinsky)
Bisnis

Rupiah Terus Melemah, Pengusaha Mal Menjerit

oleh Editor : Memoarto
9 Juni 2026
Saham-Saham Big Bank Kompak Melemah, IHSG Dibuka di Zona Merah
Bisnis

Saham-Saham Big Bank Kompak Melemah, IHSG Dibuka di Zona Merah

oleh Editor : Affandy
8 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

5 HP Xiaomi Terbaik 2026, Dari Flagship Premium hingga Pilihan Paling Worth It

5 HP Xiaomi Terbaik 2026, Dari Flagship Premium hingga Pilihan Paling Worth It

10 Juni 2026
Denza B8 2026 Siap Tantang Land Cruiser 300, SUV PHEV Premium dengan Jarak Tempuh hingga 905 Km

Denza B8 2026 Siap Tantang Land Cruiser 300, SUV PHEV Premium dengan Jarak Tempuh hingga 905 Km

10 Juni 2026
POCO F8 Ultra Kembali Dijual, Usung Performa Tinggi untuk Gaming dan Produktivitas

POCO F8 Ultra Kembali Dijual, Usung Performa Tinggi untuk Gaming dan Produktivitas

10 Juni 2026
SPMB SMA Banten 2026 Resmi Dimulai, Jalur Domisili Lingkungan Sekolah Dibuka Lebih Dulu

SPMB SMA Banten 2026 Resmi Dimulai, Jalur Domisili Lingkungan Sekolah Dibuka Lebih Dulu

10 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3473 shares
    Share 1389 Tweet 868
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Toyota Innova Crysta: MPV Premium Bermesin Tangguh dengan Kabin Luas dan Nyaman

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya