Sabtu, 27 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Dampak Potensial Keputusan AS Keluar dari WHO: Menkes Budi Bicara soal Indonesia

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
22 Januari 2025
in uncategorized
A A
0
who
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Amerika Serikat (AS) telah lama menjadi penyumbang terbesar pendanaan untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dengan kontribusi sebesar 14,53 persen dari total dana WHO. Dana tersebut selama ini banyak digunakan untuk pengendalian penyakit, termasuk eradikasi polio dan penanganan wabah lainnya. Namun, keputusan kontroversial yang pernah diambil oleh Presiden AS Donald Trump untuk menarik diri dari WHO bisa berdampak signifikan, terutama pada penanganan wabah di negara-negara berkembang.

Dalam responnya terhadap kemungkinan keluarnya AS dari WHO, Menteri Kesehatan Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan berdampak besar bagi pendanaan Indonesia. “Nggak akan berdampak pada pendanaan Indonesia, tetapi pada WHO pasti berdampak. Kita juga nggak terlalu banyak dapat dari AS,” ujar Menkes Budi saat ditemui di Gedung Sujudi, Kementerian Kesehatan RI, Rabu (22/1/2025).

Meski demikian, menurut pakar global health security, Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia, Indonesia memang lebih banyak mendapatkan dana hibah dari negara lain, seperti China dan negara-negara Uni Eropa. Oleh karena itu, menurutnya, Indonesia tidak terlalu terpengaruh jika AS menarik diri dari WHO.

Namun, Dicky menambahkan, meskipun Indonesia tidak terlalu bergantung pada dana AS, negara tersebut bisa menghadapi kerugian besar jika memilih untuk mengisolasi diri. Mengacu pada pengalaman kasus COVID-19, AS tercatat sebagai salah satu negara dengan jumlah kasus dan kematian tertinggi akibat pandemi tersebut. Ini menunjukkan bahwa negara ini tetap membutuhkan bantuan dan koordinasi internasional, termasuk dalam distribusi vaksinasi dan deteksi penyakit, di mana peran WHO sangat penting.

Artikel Terkait

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

Selain itu, Dicky juga menyoroti masalah penyakit lain seperti TBC dan HIV, yang meskipun kasusnya lebih rendah di AS dibandingkan dengan negara berkembang, tetap berisiko berkembang menjadi masalah global. Resisten obat terhadap penyakit seperti TBC dan HIV, serta masalah resistensi antibiotik yang semakin meningkat, merupakan ancaman serius bagi kesehatan global. WHO, kata Dicky, memiliki peran vital dalam mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan (one health), untuk menangani ancaman-ancaman tersebut secara global.

Dengan mengingat bahwa mikroba yang resisten dapat menyebar antar negara melalui perjalanan internasional, Dicky menegaskan bahwa peran WHO dalam standar pengobatan dan penanganan penyakit global sangat krusial, baik bagi AS maupun negara lainnya, termasuk Indonesia.(dhil)

Topik: MenkesWHO

TerkaitBerita

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap
uncategorized

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan
uncategorized

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku
uncategorized

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

oleh Editor : Akula
22 Mei 2026
UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE
uncategorized

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Suarakan Bahaya Narkoba Lewat Rock, Adnan Ndy Rilis Single ‘Akhirku’ di Hari Anti-Narkotika Internasional

Suarakan Bahaya Narkoba Lewat Rock, Adnan Ndy Rilis Single ‘Akhirku’ di Hari Anti-Narkotika Internasional

27 Juni 2026
Asa Baru Difabel Brebes: Mandiri dan Tembus Dunia Kerja Lewat Vokasi Menjahit Sepatu

Asa Baru Difabel Brebes: Mandiri dan Tembus Dunia Kerja Lewat Vokasi Menjahit Sepatu

27 Juni 2026
Main Film CLBK, Sintya Marisca Terpikat Sifat ‘Bapak-Bapak’ Khiva Iskak Saat Bangun Chemistry

Main Film CLBK, Sintya Marisca Terpikat Sifat ‘Bapak-Bapak’ Khiva Iskak Saat Bangun Chemistry

27 Juni 2026
Manjakan Nasabah, Bank Jakarta Sabet Tiga Penghargaan Customer Experience Terbaik 2026

Manjakan Nasabah, Bank Jakarta Sabet Tiga Penghargaan Customer Experience Terbaik 2026

27 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3597 shares
    Share 1439 Tweet 899
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya