Kamis, 22 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Polda Metro Jaya Akui Kemacetan Jakarta Semakin Parah, Bentuk Tim Pemecah Macet

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
10 Februari 2025
in Megapolitan
A A
0
jakarta
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kemacetan di wilayah Jakarta Raya semakin parah dan semrawut. Menyikapi kondisi ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengakui bahwa permasalahan lalu lintas di ibu kota membutuhkan perhatian serius. Untuk mengatasi hal tersebut, ia telah membentuk tim khusus yang disebut “Tim Pemecah Macet”.

“Kemarin, minggu yang lalu sudah saya perintahkan untuk membuat tim pemecah kemacetan,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/2/2025).

Menurut Irjen Karyoto, kemacetan di Jakarta tidak hanya terjadi pada hari kerja (weekday) tetapi juga semakin parah pada akhir pekan (weekend). Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti meningkatnya jumlah kendaraan di jalan, proyek infrastruktur yang masih berlangsung, serta mobilitas masyarakat yang tinggi.

Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah strategis untuk mengurai kemacetan. Tim yang dibentuk akan bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan pihak kepolisian lalu lintas.

Artikel Terkait

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR

Beberapa langkah yang dipertimbangkan dalam strategi ini meliputi:

  1. Optimalisasi Rekayasa Lalu Lintas – Menyesuaikan pola lalu lintas dengan kondisi jalan terkini agar arus kendaraan lebih lancar.
  2. Peningkatan Pengawasan dan Penindakan – Mengawasi dan menindak pelanggaran lalu lintas yang berkontribusi terhadap kemacetan, seperti parkir liar dan pelanggaran rambu lalu lintas.
  3. Penggunaan Teknologi dalam Pengaturan Lalu Lintas – Memanfaatkan CCTV dan sistem pemantauan lalu lintas berbasis digital untuk mengidentifikasi titik-titik rawan macet secara real-time.
  4. Penyediaan Ruang Jalan Alternatif – Menganalisis dan membuka jalur alternatif untuk mengurangi beban lalu lintas di titik-titik kritis.

Kemacetan di Jakarta bukanlah masalah baru. Seiring dengan perkembangan kota, jumlah kendaraan yang terus meningkat dan pola pergerakan masyarakat yang dinamis membuat kondisi lalu lintas semakin menantang. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk kesadaran pengguna jalan dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Dengan adanya Tim Pemecah Macet yang dibentuk oleh Kapolda Metro Jaya, diharapkan dapat terjadi perubahan yang signifikan dalam mengatasi kemacetan yang semakin parah di ibu kota. Langkah ini menjadi salah satu upaya konkret dalam mencari solusi jangka panjang untuk permasalahan lalu lintas di Jakarta.

(Artikel ini disusun berdasarkan laporan terbaru dari Polda Metro Jaya dan berbagai sumber terpercaya).(dhil)

Topik: JAKARTAPolda Metro Jaya

TerkaitBerita

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
Megapolitan

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi
Megapolitan

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR
Megapolitan

Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 19–21 Oktober 2026: Kabupaten Bogor Status Waspada
Megapolitan

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 19–21 Oktober 2026: Kabupaten Bogor Status Waspada

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

PERLUAS PASAR: KPJ Penang Specialist Hospital, Malaysia, memperkuat layanan kesehatan unggulan di bidang jantung dan ortopedi bagi pasien Indonesia. (Foto Ilustrasi: Dok./medifly.ai)

KPJ Penang Specialist Hospital Unggulkan Layanan Jantung dan Ortopedi

22 Oktober 2026
Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

21 Oktober 2026
Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

21 Oktober 2026
Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026

Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026

21 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1080 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5011 shares
    Share 2004 Tweet 1253
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • 18 Kepala Daerah Terjaring OTT pada 2025–2026, Integritas Pejabat Jadi Sorotan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 19–21 Oktober 2026: Kabupaten Bogor Status Waspada

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya