
JAKARTA, koranindopos.com – Anggota Komisi VI DPR RI Intan Fauzi meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperbaiki tata niaga pangan di dalam negeri. Dengan begitu, kejadian harga pangan yang melambung tinggi pada hari ini tidak terjadi lagi di masa mendatang. Permasalahan seperti ini harus segera diselesaikan untuk kemaslahatan masyarakat.
“Kemendag harus hadir untuk memperbaiki tata niaga pangan, karena akar permasalahan di hulu ini harus diselesaikan, sehingga rakyat tidak terbebani dari tahun ke tahun,” tegas Intan seperti dikutip dari laman resmi DPR RI, Sabtu (12/3). Dia juga meminta Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perindustrian untuk memetakan kebutuhan pangan data nasional.
Setelah itu, lanjut Intan, selanjutnya baru menilik pasokan domestik yang tersedia untuk mengalokasikan impor bahan pangan yang dibutuhkan. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu kemudian meminta kolaborasi antara Bulog (Badan Urusan Logistik), Badan Pangan Nasional, dan BUMN holding pangan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan, sehingga distribusi dari principal hingga ke tingkat retail dapat terintegrasi dengan baik.
Intan juga menyoroti eksportir pangan yang ada di Indonesia. Dia berharap eksportir menaati aturan yang telah ditentukan. Menurut legislator dapil Jawa Barat VI itu, eksportir harus tetap bisa memenuhi pasokan pasar dalam negeri, namun jika tidak patuh, maka pemerintah harus berani melakukan tindakan tegas. “Jika tidak patuh kepada ketentuan regulasi, maka cabut izin usahanya. Sementara, regulasi impor perlu disiapkan dalam waktu dekat, karena memang kita masih ketergantungan kepada bahan pangan impor,” papar dia.(hai)









