Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Uya Kuya Kritik Dokter yang Jadi Pemasar Produk Kesehatan, Soroti Peran IDI dalam Etika Profesi

Editor : Akula oleh Editor : Akula
7 Maret 2025
in Kesehatan
A A
0
Uya Kuya Kritik Dokter yang Jadi Pemasar Produk Kesehatan, Soroti Peran IDI dalam Etika Profesi
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta.  Fenomena dokter yang semakin sering mempromosikan produk kesehatan di media sosial mendapat sorotan dari Anggota Komisi IX DPR RI, Uya Kuya. Ia menilai bahwa peran dokter seharusnya berfokus pada pelayanan kesehatan, bukan menjadi pemasar obat atau produk medis tertentu.

Dalam pernyataannya, Uya juga menyoroti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang dinilai perlu lebih tegas dalam menjaga etika profesi tenaga medis.

Melalui unggahan di akun Instagram @fraksipan_dprri dan @king_uyakuya, Uya menyampaikan kritiknya terkait pengawasan IDI terhadap dokter yang ikut memasarkan produk kesehatan.

IMG 20250307 132932 - Uya Kuya Kritik Dokter yang Jadi Pemasar Produk Kesehatan, Soroti Peran IDI dalam Etika Profesi

Artikel Terkait

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya

“Kalau IDI ingin jadi mitra strategis pemerintah, harus menjalankan tugasnya dengan baik. Saya sering mendapat aduan pasien yang merasa jadi korban malpraktik, tapi tidak ada tindakan dari IDI,” ujar Uya Kuya.

Tren dokter yang merangkap sebagai influencer memang semakin marak, terutama dengan berkembangnya platform digital. Beberapa dokter menggunakan popularitasnya untuk mempromosikan obat, suplemen, hingga perawatan medis tertentu. Hal ini menimbulkan perdebatan, karena dikhawatirkan terjadi konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas dokter dalam memberikan rekomendasi kepada pasien.

IDI sendiri telah menegaskan bahwa dokter tidak boleh mempromosikan produk kesehatan dengan cara yang dapat menyesatkan atau bertentangan dengan kode etik kedokteran. Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI, Djoko Widyarto, juga menegaskan bahwa dokter yang melanggar aturan tersebut bisa dikenai sanksi.

Namun, masih muncul pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan IDI terhadap praktik ini. Kritik terhadap lemahnya tindakan IDI dalam menangani dugaan pelanggaran kode etik semakin banyak disuarakan, termasuk oleh Uya Kuya. Ia berharap IDI lebih transparan dan tegas dalam menjalankan fungsinya agar profesi dokter tetap terjaga dari kepentingan komersial yang bisa merugikan pasien.

Di tengah kondisi ini, masyarakat juga diimbau untuk lebih kritis dalam menyaring informasi terkait kesehatan, terutama yang disampaikan oleh tenaga medis di media sosial. Edukasi kesehatan yang benar dan berlandaskan etika profesi harus tetap menjadi prioritas utama dalam dunia medis.

 

Topik: IDIUya kuya

TerkaitBerita

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang
Kesehatan

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

oleh Editor : Doe
9 Oktober 2026
Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya
Kesehatan

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya
Kesehatan

Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya

oleh Editor : Affandy
7 Oktober 2026
Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya
Kesehatan

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

oleh Editor : Akula
6 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

PEMAIN PRODUTIF: Raphinha memeluk Lamine Yamal usai mencetak gol ke gawang Sevilla pada Minggu (20/9/2026). (Foto: (c) AP Photo/Jose Breton)

Raphinha Menepi Sejenak Dari Penggawa El Blaugrana

10 Oktober 2026
LPDB Koperasi Perkuat Aspek Hukum, Jaga Akuntabilitas Dana Bergulir

LPDB Koperasi Perkuat Aspek Hukum, Jaga Akuntabilitas Dana Bergulir

9 Oktober 2026
Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

9 Oktober 2026
Jembatani Programmer Muda dan UMKM, Kemenekraf Luncurkan CHAT

Jembatani Programmer Muda dan UMKM, Kemenekraf Luncurkan CHAT

9 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4950 shares
    Share 1980 Tweet 1238
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya