koranindopos.com – Jakarta, Samsung dikabarkan tengah menyiapkan versi ponsel lipat flagship yang lebih terjangkau dari lini Galaxy Z Flip. Namun menariknya, perusahaan asal Korea Selatan itu kemungkinan besar tidak akan menggunakan nama “Fan Edition” (FE) seperti biasanya, melainkan memilih penamaan baru: Galaxy Z Flip Xe.
Informasi ini dilaporkan oleh Gizmochina pada Jumat lalu. Meski belum dikonfirmasi secara resmi oleh Samsung, spekulasi ini menguat setelah perangkat misterius dengan nomor model SM-F7610 muncul di basis data sertifikasi 3C asal Tiongkok. Sertifikasi tersebut menjadi indikasi kuat bahwa peluncuran ponsel ini semakin dekat, kemungkinan besar pada Juli 2025 bersamaan dengan Galaxy Z Flip7 dan Z Fold7.
Samsung memang telah lama menggunakan label FE untuk varian flagship terjangkau, seperti Galaxy S21 FE dan Galaxy S23 FE. Namun, dalam kasus Z Flip, perusahaan tampaknya ingin menjaga kesan premium dan eksklusif dari jajaran ponsel lipatnya. Penamaan baru “Xe” pun dianggap sebagai langkah strategis, yang bisa mencerminkan makna eksperimental atau eksklusif.
Dari sisi spesifikasi, bocoran menyebut bahwa Galaxy Z Flip Xe (atau FE, jika nama tersebut tetap dipakai) akan menggunakan chipset Exynos 2400e atau kemungkinan Exynos 2500—prosesor buatan Samsung sendiri. Ponsel ini diprediksi akan dibekali kamera utama 12MP, kamera ultrawide 12MP, dan kamera depan 10MP, mirip dengan Galaxy Z Flip5 namun dengan pembaruan di sektor dapur pacu.
Layar utama AMOLED berukuran 6,7 inci dan layar penutup 3,4 inci yang digunakan pada Flip6 kemungkinan akan tetap dipertahankan demi efisiensi biaya produksi. Selain itu, kecepatan pengisian daya disebut mencapai 25W dan perangkat sudah mendukung konektivitas 5G. Sayangnya, seperti tren saat ini, Samsung kemungkinan tidak akan menyertakan adaptor pengisian daya dalam kemasan penjualan.
Diperkirakan Galaxy Z Flip versi terjangkau ini akan dibanderol mulai dari 700 dolar AS (sekitar Rp11,5 jutaan), menjadikannya salah satu opsi paling ekonomis bagi konsumen yang ingin mencoba teknologi ponsel lipat.
Walau spesifikasinya tidak setinggi seri flagship utama, kehadiran perangkat ini merupakan langkah signifikan Samsung dalam memperluas adopsi ponsel lipat di pasar global. (ana)










