Koranindopos.com, Jakarta – Setelah bertahun-tahun tidak banyak membahas masa lalunya, Ahmad Dhani akhirnya membuka kembali cerita di balik perceraiannya dengan Maia Estianty. Ia mengaku, keputusan untuk berbicara saat ini bukan tanpa alasan.
Dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Dhani menjelaskan bahwa selama ini ia sengaja menyimpan rapat cerita tersebut. Fokus utamanya saat itu adalah menjaga anak-anak mereka agar tidak terdampak.
Ia mengatakan, kondisi sekarang sudah berbeda. Ketiga anaknya, Al, El, dan Dul, dinilai sudah cukup dewasa untuk memahami situasi yang pernah terjadi di keluarganya.
“Kenapa ini baru diungkap setelah 20 tahun? Karena waktu itu saya enggak mau Al El Dul kecil di sekolahnya diketahui bahwa bundanya dicerai gara-gara selingkuh. Bukti selingkuhnya itu apa? Ya ini tadi, ada tanda tangannya semua. Ini adalah bukti A B C,” kata Dhani.
Dhani juga menegaskan kembali bahwa perceraian pada 2006 lalu terjadi atas keputusannya. Ia menyebut telah menjatuhkan talak secara agama pada saat itu.
“Secara agama, saya itu yang menceraikan Maia. Bulan Desember tahun 2006. Karena Maia selingkuh, saya ceraikan dia,” ujarnya.
Ia menambahkan, keputusannya untuk berbicara sekarang juga dipicu oleh munculnya kembali pembahasan masa lalu dalam sebuah acara keluarga yang ditayangkan di televisi. Hal itu membuatnya merasa perlu memberikan versinya sendiri.
“Kenapa waktu sungkemannya El ada speech yang mengungkit-ungkit masa lalu? Saya sudah wanti-wanti, jangan mengungkit-ungkit masa lalu lagi. Karena kalau mengungkit, saya akan bongkar semuanya,” katanya.
Selain soal perceraian, Dhani turut menyinggung proses hukum terkait hak asuh anak yang sempat berjalan hingga tingkat Peninjauan Kembali. Ia menyebut, pada akhirnya anak-anak diberi kebebasan untuk menentukan pilihan saat sudah dewasa.
“The whole story, ya, Maia kalah soal hak asuh anak. Karena apa? Karena keputusan terakhirnya diputuskan 6 tahun setelah file gugatan,” ucapnya. (BRG/Kul)










