Senin, 10 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Alokasikan Dana Rp 5 M Untuk Tebus Ijazah Pelajar Swasta Nunggak Bayar

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
20 Desember 2022
in Megapolitan
A A
0
Tebus Ijazah Pelajar

BELAJAR MENGAJAR: Pelajar mengikuti kegiatan belajar di kelas.

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – JAKARTA. Tunggakan biaya pendidikan sejumlah pelajar di sekolah swasta mengakibatkan banyak ijazah tertahan. Persoalan tertahannya ijazah tersebut banyak ditemukan di sekolah-sekolah swasta yang ada di Jakarta. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi E DPRD DKI Johnny Simanjuntak saat Penjabat (Pj) Gubernur melakukan kunjungan ke fraksi-fraksi di DPRD DKI. ”Problem ijazah banyak sekali di sekolah swasta. Ijazah itu tertahan karena ada tunggakan uang sekolah, apalagi sesudah akibat dari Covid-19,” katanya.

Johnny berharap, Pemprov DKI bisa membantu anak-anak yang ijazahnya tertahan tersebut. Dengan begitu, ke depannya, ijazah itu bisa dimanfaatkan oleh anak-anak tersebut. ”Nah kalau pak gubernur bisa melakukan crash program, seluruh ijazah yang tertahan di sekolah swasta itu kita ambil alih, saya pikir luar biasa. Jadi,  tidak lagi berdasarkan per tahun ini sekian yang ditebus,” ujarnya.

Menurut Johnny, perlunya Pemprov DKI terlibat untuk tebus ijazah itu agar anak-anak tidak merasakan dampak yang bukan karena kesalahan mereka. ”Kesalahan orang tua jangan disalahkan ke anak-anak. Mungkin mereka korban orang tua yang memiliki masalah ekonomi, atau belum skala prioritas rumah per rumah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD DKI Iman Satria menuturkan, untuk tahun ini, melalui Baznas sudah dialokasikan Rp 5 miliar untuk tebus ijazah. ”Nggak bisa kami bilang itu untuk berapa lembar ijazah. Kan ada yang tertahan karena SPP, karena ini itu. Tapi, bagi siapa yang ijazahnya tertahan, bisa daftar ke Komisi E. Nanti akan kami bantuin,” terangnya.

Artikel Terkait

PT NSHE dan Upaya Merawat Harmoni Lingkungan di Tengah Pembangunan PLTA Batangtoru

Sedimen Lumpur Tutup 90 Persen Saluran di Pesanggrahan Jaksel, 500 Personel Dikerahkan

Temuan 111 Cartridge Etomidate di Penjaringan Ungkap Sabu Eceran, Dijual Mulai Rp100 Ribu

Meski siap membantu, Iman menyebutkan tidak semua ijazah bisa mereka bantu tebus. Terutama, peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). ”Yang pernah terima KJP gak boleh. Kan gak boleh double bantuan. Lalu, kalau ijazah   lebih dari lima tahun juga kami tidak bisa bantu. Yang baru-barulah yang bisa kami bantu. Mungkin 2 – 3 tahun, kami lagi coba mempolakan,” jelasnya.

Iman tidak menampik, biaya untuk tebus ijazah di Jakarta cukup besar. Kisarannya, yakni Rp 4 – 5 juta. Namun demikian, dia berharap, bagi anak yang sudah bekerja, diharapkan bisa menebus ijazahnya sendiri. ”Rata-rata yang belum tebus ijazah itu SMA dan SMP. Total angka yang belum tebus ijazah saya lupa. Tapi, kalau sudah kerja, ya tebus sendiri dong ijazahnya. Kan sudah kerja, bisa dicicil, jangan manja minta ke Pemda dong,” imbuhnya.

Iman juga menyampaikan bahwa menebus ijazah dengan harus membayar suatu keanehan. Namun, kondisi itu disebutkannya sudah terjadi sejak lama. ”Iya aneh sih harus bayar. Tapi ini problematika dari dulu, sejak 12 tahun lalu saat saya masuk dewan. Mungkin, kalau sekolah negeri mungkin Pemprov bisa atur. Tapi kalau swasta susah karena dana operasionalnya bukan dari pemerintah,” terangnya. (wyu/mmr)

Topik: DkiKJPPendidikanSekolah

TerkaitBerita

PT NSHE dan Upaya Merawat Harmoni Lingkungan di Tengah Pembangunan PLTA Batangtoru
Megapolitan

PT NSHE dan Upaya Merawat Harmoni Lingkungan di Tengah Pembangunan PLTA Batangtoru

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
Sedimen Lumpur Tutup 90 Persen Saluran di Pesanggrahan Jaksel, 500 Personel Dikerahkan
Megapolitan

Sedimen Lumpur Tutup 90 Persen Saluran di Pesanggrahan Jaksel, 500 Personel Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
Temuan 111 Cartridge Etomidate di Penjaringan Ungkap Sabu Eceran, Dijual Mulai Rp100 Ribu
Megapolitan

Temuan 111 Cartridge Etomidate di Penjaringan Ungkap Sabu Eceran, Dijual Mulai Rp100 Ribu

oleh Editor : Affandy
9 Agustus 2026
Berawal dari Pemecatan Ketua Yayasan, Penemuan 995 Airsoft Gun hingga Bunker Narkoba di Sekolah Jaksel Terungkap
Megapolitan

Berawal dari Pemecatan Ketua Yayasan, Penemuan 995 Airsoft Gun hingga Bunker Narkoba di Sekolah Jaksel Terungkap

oleh Editor : Affandy
8 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

10 Agustus 2026
Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

10 Agustus 2026
Peneliti IPB Prediksi Fenomena Kuantum Baru, Geometri Celah Ganda Bisa Kendalikan Ketidakpastian

Peneliti IPB Prediksi Fenomena Kuantum Baru, Geometri Celah Ganda Bisa Kendalikan Ketidakpastian

10 Agustus 2026
Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan

Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan

10 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4280 shares
    Share 1712 Tweet 1070
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    677 shares
    Share 271 Tweet 169
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya