Minggu, 11 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Alokasikan Dana Rp 5 M Untuk Tebus Ijazah Pelajar Swasta Nunggak Bayar

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
20 Desember 2022
in Megapolitan
A A
0
Tebus Ijazah Pelajar

BELAJAR MENGAJAR: Pelajar mengikuti kegiatan belajar di kelas.

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – JAKARTA. Tunggakan biaya pendidikan sejumlah pelajar di sekolah swasta mengakibatkan banyak ijazah tertahan. Persoalan tertahannya ijazah tersebut banyak ditemukan di sekolah-sekolah swasta yang ada di Jakarta. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi E DPRD DKI Johnny Simanjuntak saat Penjabat (Pj) Gubernur melakukan kunjungan ke fraksi-fraksi di DPRD DKI. ”Problem ijazah banyak sekali di sekolah swasta. Ijazah itu tertahan karena ada tunggakan uang sekolah, apalagi sesudah akibat dari Covid-19,” katanya.

Johnny berharap, Pemprov DKI bisa membantu anak-anak yang ijazahnya tertahan tersebut. Dengan begitu, ke depannya, ijazah itu bisa dimanfaatkan oleh anak-anak tersebut. ”Nah kalau pak gubernur bisa melakukan crash program, seluruh ijazah yang tertahan di sekolah swasta itu kita ambil alih, saya pikir luar biasa. Jadi,  tidak lagi berdasarkan per tahun ini sekian yang ditebus,” ujarnya.

Menurut Johnny, perlunya Pemprov DKI terlibat untuk tebus ijazah itu agar anak-anak tidak merasakan dampak yang bukan karena kesalahan mereka. ”Kesalahan orang tua jangan disalahkan ke anak-anak. Mungkin mereka korban orang tua yang memiliki masalah ekonomi, atau belum skala prioritas rumah per rumah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD DKI Iman Satria menuturkan, untuk tahun ini, melalui Baznas sudah dialokasikan Rp 5 miliar untuk tebus ijazah. ”Nggak bisa kami bilang itu untuk berapa lembar ijazah. Kan ada yang tertahan karena SPP, karena ini itu. Tapi, bagi siapa yang ijazahnya tertahan, bisa daftar ke Komisi E. Nanti akan kami bantuin,” terangnya.

Artikel Terkait

BKPSDM Tangsel Selidiki 5-10 Pegawai yang Terindikasi Terlibat Judi Online

Aksi Heroik Perempuan Berhasil Selamatkan Bocah 4 Tahun Dalam Kebakaran di Jaktim

Diperiksa 8 Jam soal Dugaan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dicecar 55 Pertanyaan

Meski siap membantu, Iman menyebutkan tidak semua ijazah bisa mereka bantu tebus. Terutama, peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). ”Yang pernah terima KJP gak boleh. Kan gak boleh double bantuan. Lalu, kalau ijazah   lebih dari lima tahun juga kami tidak bisa bantu. Yang baru-barulah yang bisa kami bantu. Mungkin 2 – 3 tahun, kami lagi coba mempolakan,” jelasnya.

Iman tidak menampik, biaya untuk tebus ijazah di Jakarta cukup besar. Kisarannya, yakni Rp 4 – 5 juta. Namun demikian, dia berharap, bagi anak yang sudah bekerja, diharapkan bisa menebus ijazahnya sendiri. ”Rata-rata yang belum tebus ijazah itu SMA dan SMP. Total angka yang belum tebus ijazah saya lupa. Tapi, kalau sudah kerja, ya tebus sendiri dong ijazahnya. Kan sudah kerja, bisa dicicil, jangan manja minta ke Pemda dong,” imbuhnya.

Iman juga menyampaikan bahwa menebus ijazah dengan harus membayar suatu keanehan. Namun, kondisi itu disebutkannya sudah terjadi sejak lama. ”Iya aneh sih harus bayar. Tapi ini problematika dari dulu, sejak 12 tahun lalu saat saya masuk dewan. Mungkin, kalau sekolah negeri mungkin Pemprov bisa atur. Tapi kalau swasta susah karena dana operasionalnya bukan dari pemerintah,” terangnya. (wyu/mmr)

Topik: DkiKJPPendidikanSekolah

TerkaitBerita

BKPSDM Tangsel Selidiki 5-10 Pegawai yang Terindikasi Terlibat Judi Online
Megapolitan

BKPSDM Tangsel Selidiki 5-10 Pegawai yang Terindikasi Terlibat Judi Online

oleh Editor : Affandy
10 Oktober 2026
LEDAKAN GAS: Kebakaran melanda sebuah rumah makan (RM) Padang di Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim) pada Jumat (9/10/2026). (Foto: Dok./Sudin Gulkarmat Jaktim)
Megapolitan

Aksi Heroik Perempuan Berhasil Selamatkan Bocah 4 Tahun Dalam Kebakaran di Jaktim

oleh Editor : Memoarto
10 Oktober 2026
Diperiksa 8 Jam soal Dugaan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dicecar 55 Pertanyaan
Megapolitan

Diperiksa 8 Jam soal Dugaan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dicecar 55 Pertanyaan

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
PSEL Bantargebang Ditargetkan Mulai Dibangun Sebelum Akhir 2026
Megapolitan

PSEL Bantargebang Ditargetkan Mulai Dibangun Sebelum Akhir 2026

oleh Editor : Affandy
8 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

JADI WALI KOTA: Hitler Mussolini Simeon Flores meraih 229 dari 663 suara dalam pemilihan wali kota Queropalca, Peru, dan akan menjabat mulai 1 Januari. (Foto: AFP/ERNESTO BENAVIDES)

Pria Bernama Hitler Menang Pemilihan Wali Kota di Peru

11 Oktober 2026
PELUAG KECIL: Reaksi Vinicius Junior dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 pada Kamis (16/4/2026). (Foto: (c) AP Photo/Matthias Schrader)

Real Madrid Menang Tipis, Vinicius Junior Diganjar Kartu Merah

11 Oktober 2026
Kemenekraf Genjot Bisnis Fesyen Lokal, Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

Kemenekraf Genjot Bisnis Fesyen Lokal, Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

10 Oktober 2026
Bank Jakarta Bidik Ekspansi Global, Modal Dasar Diusulkan Naik Jadi Rp26 Triliun

Bank Jakarta Bidik Ekspansi Global, Modal Dasar Diusulkan Naik Jadi Rp26 Triliun

10 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4968 shares
    Share 1987 Tweet 1242
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jorge Jesus Enggan Menambah Besar Polemik Dengan Cristiano Ronaldo

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya