Koranindopos.com, Jakarta – Band rock asal Amerika Serikat, Avenged Sevenfold, dipastikan kembali menyambangi Indonesia pada 2026. Kepastian ini menandai kembalinya grup yang digawangi M. Shadows bersama rekan-rekannya setelah sebelumnya tampil di Jakarta pada 2024.
Konser tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026 di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kapasitas besar serta fasilitas yang dinilai mampu mendukung kebutuhan pertunjukan musik berskala internasional.
Promotor Ravel Entertainment menyebut keputusan menghadirkan konser tunggal ini tidak lepas dari besarnya basis penggemar di Indonesia. Menurut CEO Ravel Entertainment, Ravel Junardy, Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah penggemar Avenged Sevenfold yang signifikan.
“Fanbase-nya nomor satu di Indonesia. Itu alasan paling besar mereka mau balik lagi ke sini,” ujar Ravel Junardy saat ditemui di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, awalnya sempat ada rencana memasukkan Avenged Sevenfold dalam festival musik Hammersonic. Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah mempertimbangkan skala popularitas band yang dinilai lebih sesuai untuk konser tunggal di stadion.
“Awalnya pengennya ke Hammersonic, tapi kami melihat mereka sudah layak untuk tampil dalam konser tunggal di stadion,” katanya.
Selain itu, pihak promotor menegaskan bahwa konser ini akan dikemas dengan standar produksi yang lebih tinggi dibandingkan penampilan sebelumnya. Pengembangan tata panggung, visual, hingga kualitas audio menjadi fokus untuk memberikan pengalaman menonton yang maksimal.
Ravel juga menilai Jakarta International Stadium memiliki potensi menjadi salah satu lokasi konser unggulan di kawasan Asia. “Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dan bisa menjadi pengalaman baru bagi penggemar,” ujarnya.

Kembalinya Avenged Sevenfold ke Jakarta juga disebut sebagai bentuk kedekatan band dengan penggemar di Indonesia. Pihak manajemen band, kata Ravel, menunjukkan antusiasme tinggi untuk kembali tampil di hadapan penonton Tanah Air.
“Mereka kangen dengan fans di Indonesia dan sangat antusias untuk tampil lagi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Indonesia menjadi salah satu negara pertama di Asia yang diumumkan dalam rangkaian tur mereka. Hal ini menunjukkan bahwa pasar musik Indonesia masih menjadi prioritas dalam agenda tur internasional band tersebut.
Menurut Ravel, hubungan antara Avenged Sevenfold dan penggemar di Indonesia sudah terjalin cukup lama. Respons penonton yang dinilai selalu meriah menjadi salah satu alasan utama band tersebut kembali memasukkan Jakarta dalam jadwal tur mereka.
Dengan rencana konser ini, promotor berharap kehadiran Avenged Sevenfold dapat kembali menghidupkan gairah konser musik internasional di Indonesia. Selain itu, acara ini juga diharapkan memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu destinasi penting dalam peta tur musisi dunia. (BRG/Hend)










