Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Awal Puasa 2025 Berpotensi Beda, Ini Penjelasan dari Peneliti BRIN

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
25 Februari 2025
in Nasional
A A
0
hilal
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Penentuan awal Ramadan 2025 berpotensi berbeda antara beberapa organisasi Islam di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menjelaskan faktor utama perbedaan ini berkaitan dengan metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Menurut peneliti BRIN, perbedaan awal puasa disebabkan oleh metode rukyatul hilal (pengamatan bulan) dan hisab (perhitungan astronomi) yang digunakan oleh berbagai organisasi Islam di Indonesia. Metode rukyat mengharuskan hilal dapat terlihat secara kasat mata, sementara metode hisab menggunakan perhitungan astronomis yang memastikan posisi bulan sudah memenuhi kriteria tertentu.

  1. Ketinggian Hilal
    • Berdasarkan perhitungan astronomi, ketinggian hilal di beberapa wilayah Indonesia pada saat maghrib di tanggal yang diperkirakan sebagai akhir Syaban masih berada di batas minimal visibilitas. Ini berarti ada kemungkinan hilal tidak terlihat di beberapa lokasi.
  2. Kriteria Penetapan Hilal
    • Organisasi seperti Muhammadiyah biasanya menggunakan metode hisab yang lebih memastikan bahwa bulan baru telah memasuki kriteria wujudul hilal. Jika hilal sudah berada di atas ufuk, maka keesokan harinya dianggap sebagai awal Ramadan.
    • Sementara Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah melalui Kementerian Agama mengacu pada metode rukyat. Jika hilal tidak terlihat, maka bulan Syaban akan digenapkan menjadi 30 hari.
  3. Perbedaan Referensi Global
    • Beberapa negara dan organisasi Islam internasional juga memiliki metode sendiri dalam menentukan awal bulan hijriah, yang kadang berbeda dengan metode yang digunakan di Indonesia. Ini bisa menyebabkan perbedaan dalam awal Ramadan antara Indonesia dan negara lain.

Jika terjadi perbedaan dalam penetapan awal Ramadan, umat Islam di Indonesia akan menghadapi situasi yang serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana ada sebagian yang berpuasa lebih awal dibandingkan lainnya. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap menghormati perbedaan dan menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan 2025. Keputusan resmi akan diumumkan setelah sidang tersebut berlangsung, yang akan mempertimbangkan hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pengamatan di Indonesia.

Artikel Terkait

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

Dengan adanya potensi perbedaan ini, masyarakat diharapkan tetap mengikuti keputusan organisasi keagamaannya masing-masing dan menjaga persatuan dalam menjalankan ibadah puasa.(dhil)

Topik: BRINPuasa

TerkaitBerita

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas
Nasional

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

oleh Editor : Akula
9 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana
Nasional

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas
Nasional

Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas

oleh Editor : Affandy
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

YUK, TULIS OPINI DI INDOPOS

7 September 2026
Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

9 September 2026
BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

9 September 2026
Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4457 shares
    Share 1783 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    849 shares
    Share 340 Tweet 212
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya