Selasa, 11 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Awal Puasa 2025 Berpotensi Beda, Ini Penjelasan dari Peneliti BRIN

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
25 Februari 2025
in Nasional
A A
0
hilal
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Penentuan awal Ramadan 2025 berpotensi berbeda antara beberapa organisasi Islam di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menjelaskan faktor utama perbedaan ini berkaitan dengan metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Menurut peneliti BRIN, perbedaan awal puasa disebabkan oleh metode rukyatul hilal (pengamatan bulan) dan hisab (perhitungan astronomi) yang digunakan oleh berbagai organisasi Islam di Indonesia. Metode rukyat mengharuskan hilal dapat terlihat secara kasat mata, sementara metode hisab menggunakan perhitungan astronomis yang memastikan posisi bulan sudah memenuhi kriteria tertentu.

  1. Ketinggian Hilal
    • Berdasarkan perhitungan astronomi, ketinggian hilal di beberapa wilayah Indonesia pada saat maghrib di tanggal yang diperkirakan sebagai akhir Syaban masih berada di batas minimal visibilitas. Ini berarti ada kemungkinan hilal tidak terlihat di beberapa lokasi.
  2. Kriteria Penetapan Hilal
    • Organisasi seperti Muhammadiyah biasanya menggunakan metode hisab yang lebih memastikan bahwa bulan baru telah memasuki kriteria wujudul hilal. Jika hilal sudah berada di atas ufuk, maka keesokan harinya dianggap sebagai awal Ramadan.
    • Sementara Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah melalui Kementerian Agama mengacu pada metode rukyat. Jika hilal tidak terlihat, maka bulan Syaban akan digenapkan menjadi 30 hari.
  3. Perbedaan Referensi Global
    • Beberapa negara dan organisasi Islam internasional juga memiliki metode sendiri dalam menentukan awal bulan hijriah, yang kadang berbeda dengan metode yang digunakan di Indonesia. Ini bisa menyebabkan perbedaan dalam awal Ramadan antara Indonesia dan negara lain.

Jika terjadi perbedaan dalam penetapan awal Ramadan, umat Islam di Indonesia akan menghadapi situasi yang serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana ada sebagian yang berpuasa lebih awal dibandingkan lainnya. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap menghormati perbedaan dan menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan 2025. Keputusan resmi akan diumumkan setelah sidang tersebut berlangsung, yang akan mempertimbangkan hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pengamatan di Indonesia.

Artikel Terkait

Gudang Sekolah di Penjaringan Jakut Terbakar, 14 Armada Damkar Dikerahkan

KPK Sita Dokumen Proyek PUPR hingga Rekaman CCTV Hotel dalam Kasus Bupati Pemalang

Stafsus Mensos Sebut Prabowo Habis-Habisan Untuk Sekolah Rakyat

Dengan adanya potensi perbedaan ini, masyarakat diharapkan tetap mengikuti keputusan organisasi keagamaannya masing-masing dan menjaga persatuan dalam menjalankan ibadah puasa.(dhil)

Topik: BRINPuasa

TerkaitBerita

Gudang Sekolah di Penjaringan Jakut Terbakar, 14 Armada Damkar Dikerahkan
Peristiwa

Gudang Sekolah di Penjaringan Jakut Terbakar, 14 Armada Damkar Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
KPK Sita Dokumen Proyek PUPR hingga Rekaman CCTV Hotel dalam Kasus Bupati Pemalang
Nasional

KPK Sita Dokumen Proyek PUPR hingga Rekaman CCTV Hotel dalam Kasus Bupati Pemalang

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
LAHAN PEMDA: Rombongan Staf Khusus Menteri Sosial dan jajaran Pemkab Sumenep meninjau lahan yang akan digunakan untuk Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumenep pada Sabtu (8/8/2026). (Foto: Dok./Kemensos)
Nasional

Stafsus Mensos Sebut Prabowo Habis-Habisan Untuk Sekolah Rakyat

oleh Editor : Memoarto
10 Agustus 2026
BARANG BUKTI: Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: Detik.com/Istimewa)
Pendidikan

Ketua Yayasan SIHI Buka Suara Soal Tudingan Ekstrakurikuler Menembak Dibuktikan

oleh Editor : Memoarto
9 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

HASIL MENGECEWAKAN: Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez. (Foto: (c) Ducati Corse)

Hasil MotoGP Inggris Menjadi Pukulan Berat Bagi Marc Marquez

11 Agustus 2026
LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

10 Agustus 2026
JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

10 Agustus 2026
Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

10 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4286 shares
    Share 1714 Tweet 1072
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya