koranindopos.com – Jakarta. Babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia berlangsung sengit dan penuh tekanan. Seiring kompetisi yang semakin mendekati tahap akhir, lima pelatih telah kehilangan posisinya akibat hasil yang tidak sesuai harapan.
Saat ini, babak ketiga telah memasuki tahap krusial dengan delapan matchday yang sudah digelar. Hanya tersisa dua laga terakhir pada Juni mendatang, yang akan menentukan tim-tim mana yang langsung lolos ke Piala Dunia 2026 atau harus melewati babak keempat kualifikasi.
Dengan persaingan ketat dan tekanan tinggi, banyak federasi sepakbola di Asia yang tidak segan mengambil keputusan tegas terhadap pelatih yang dianggap gagal membawa tim meraih hasil maksimal. Hingga saat ini, tercatat lima pelatih telah diberhentikan sepanjang fase ini berlangsung.
Pemecatan pelatih di tengah kompetisi bukanlah hal baru dalam dunia sepak bola, terutama dalam turnamen besar seperti kualifikasi Piala Dunia. Tekanan untuk membawa tim ke pentas dunia membuat federasi tidak ragu untuk mengganti pelatih demi hasil yang lebih baik.
Tim-tim yang masih berjuang di babak ketiga ini akan terus berusaha meraih hasil terbaik dalam dua laga terakhir mereka. Keputusan federasi untuk mengganti pelatih di tengah jalan pun menjadi bagian dari strategi guna meningkatkan peluang lolos ke turnamen terbesar di dunia tersebut.
Dengan dua pertandingan tersisa, babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dipastikan akan semakin panas, baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan dengan berbagai dinamika yang terus berkembang.(dhil)










