Kamis, 23 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Bamsoet Dorong Transformasi FKPPI Jadi Kekuatan Strategis Pembangunan Bangsa

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
22 Juli 2026
in Nasional
A A
0
Bamsoet Dorong Transformasi FKPPI Jadi Kekuatan Strategis Pembangunan Bangsa

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendorong FKPPI bertransformasi menjadi organisasi yang semakin strategis dalam mendukung pembangunan nasional serta memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global.

Hal tersebut disampaikan Bamsoet saat memimpin rapat persiapan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) FKPPI yang digelar secara daring di Jakarta, Senin (20/7/2026). Menurutnya, perubahan lanskap geopolitik dunia, percepatan transformasi digital, ancaman infiltrasi ideologi, hingga dinamika ekonomi global menuntut FKPPI untuk terus beradaptasi dan memperkuat perannya sebagai organisasi masyarakat sipil yang modern.

“FKPPI lahir dari sejarah panjang perjuangan bangsa. Karena itu, tugas FKPPI hari ini adalah memastikan semangat persatuan, disiplin, pengabdian, dan bela negara tetap hidup dalam setiap denyut pembangunan nasional. Indonesia membutuhkan organisasi yang mampu menjadi jembatan antara negara dan rakyat sekaligus menjaga agar semangat kebangsaan terus menyala di tengah berbagai tantangan zaman,” ujar Bamsoet.

Rapat tersebut dihadiri jajaran Pengurus Pusat FKPPI, antara lain Dewan Pakar I Dewa Putu Rai, Sekretaris Jenderal Anna R. Legawatie, Wakil Ketua Umum Dudhie Makmun Murod dan Didiet Haryadi, serta sejumlah pengurus lainnya seperti Hendri Dwiwantara, Norman Soni Sontani, Suryo Susilo, Ian Montratama, dan M. Shalahuddin.

Artikel Terkait

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

Perbaikan SPMB Berbasis Data untuk Atasi Fenomena SD Negeri Sepi Peminat

HNW Dorong Zakat Jadi Tax Credit dalam Revisi UU Zakat, Dinilai Wujud Keadilan bagi Wajib Zakat

Bamsoet menilai FKPPI memiliki modal sosial yang besar karena didukung jaringan organisasi yang tersebar hingga tingkat desa serta memiliki hubungan historis yang kuat dengan TNI dan Polri.

Selain itu, kader-kader FKPPI juga telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, politik, dunia usaha, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan. Potensi tersebut dinilai harus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan nasional.

Menurutnya, FKPPI dapat mengambil peran dalam berbagai bidang strategis, seperti membangun karakter bangsa, memperkuat ketahanan wilayah, mengembangkan ekonomi lokal, mendukung program ketahanan pangan, meningkatkan literasi digital masyarakat, membantu mitigasi bencana, hingga melawan penyebaran hoaks dan paham yang berpotensi mengancam persatuan nasional.

“FKPPI harus menjadi laboratorium kepemimpinan nasional yang melahirkan kader berintegritas, berkarakter, menguasai teknologi, mampu membangun ekonomi rakyat, sekaligus menjadi perekat persatuan bangsa. Organisasi ini harus selalu hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Bamsoet menegaskan transformasi organisasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda apabila FKPPI ingin tetap relevan menghadapi perkembangan zaman.

Ia mendorong digitalisasi organisasi melalui pembangunan basis data anggota secara nasional berbasis teknologi, penguatan komunikasi publik, optimalisasi media sosial, sistem pendidikan kader yang lebih modern, serta tata kelola organisasi yang profesional dan transparan.

Menurutnya, generasi muda saat ini hidup dalam ekosistem digital sehingga nilai-nilai kebangsaan harus disampaikan melalui pendekatan yang lebih adaptif dan kreatif.

“Era digital menuntut FKPPI mampu memimpin opini publik yang sehat, membangun literasi digital, melawan hoaks, memperkuat semangat bela negara, dan mengoptimalkan teknologi sebagai instrumen memperkuat persatuan bangsa. Penguasaan ruang digital merupakan bagian penting dari pertahanan nasional masa depan,” jelasnya.

Selain penguatan organisasi, Bamsoet juga menilai peningkatan kapasitas ekonomi kader menjadi aspek penting dalam menjaga kemandirian FKPPI.

Ia menyebut Indonesia saat ini tengah memasuki fase transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, pengembangan energi baru terbarukan, ekonomi berbasis pengetahuan, serta peningkatan inovasi nasional. Karena itu, kader FKPPI di seluruh daerah didorong untuk menjadi pelaku pembangunan yang mampu menggerakkan potensi ekonomi lokal.

Menurutnya, kader FKPPI perlu aktif memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendukung ketahanan pangan, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Langkah tersebut diyakini tidak hanya meningkatkan kontribusi organisasi terhadap pembangunan nasional, tetapi juga memperkuat kesejahteraan para anggotanya.

Menutup arahannya, Bamsoet menegaskan bahwa FKPPI harus terus melahirkan kader-kader yang memiliki integritas, profesionalisme, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Ia berharap organisasi tersebut mampu menjadi kekuatan moral, intelektual, dan sosial yang terus menjaga persatuan Indonesia sekaligus berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“FKPPI harus hadir sebagai organisasi yang melahirkan kader bangsa, kader organisasi, sekaligus kader bela negara yang memiliki integritas, profesionalisme, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman. Dengan demikian FKPPI mampu menjadi kekuatan moral, kekuatan intelektual, dan kekuatan sosial yang terus menjaga persatuan Indonesia,” pungkas Bamsoet.(Dhil)

Topik: bamsoetfkppi

TerkaitBerita

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las
Peristiwa

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026
SPMB
Nasional

Perbaikan SPMB Berbasis Data untuk Atasi Fenomena SD Negeri Sepi Peminat

oleh Editor : Hairul
22 Juli 2026
HNW Dorong Zakat Jadi Tax Credit dalam Revisi UU Zakat, Dinilai Wujud Keadilan bagi Wajib Zakat
Nasional

HNW Dorong Zakat Jadi Tax Credit dalam Revisi UU Zakat, Dinilai Wujud Keadilan bagi Wajib Zakat

oleh Editor : Affandy
22 Juli 2026
Plt Sesjen MPR RI Tekankan Kesederhanaan dan Kejujuran sebagai Kunci Pencegahan Korupsi
Nasional

Plt Sesjen MPR RI Tekankan Kesederhanaan dan Kejujuran sebagai Kunci Pencegahan Korupsi

oleh Editor : Affandy
22 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

23 Juli 2026
Rusdi Kirana

Rusdi Kirana: Ekonomi Konstitusi Harus Jadi Komitmen Nyata, Bukan Sekadar Slogan Politik

21 Juli 2026
Perpustakaan Nasional

Kolaborasi Multi-Pihak untuk Literasi Harus Diwujudkan Atasi Keterbatasan Anggaran

21 Juli 2026
Bamsoet

Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum

22 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3999 shares
    Share 1600 Tweet 1000
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    577 shares
    Share 231 Tweet 144
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya