Kamis, 10 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Bamsoet Dorong Transformasi FKPPI Jadi Kekuatan Strategis Pembangunan Bangsa

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
22 Juli 2026
in Nasional
A A
0
Bamsoet Dorong Transformasi FKPPI Jadi Kekuatan Strategis Pembangunan Bangsa

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendorong FKPPI bertransformasi menjadi organisasi yang semakin strategis dalam mendukung pembangunan nasional serta memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global.

Hal tersebut disampaikan Bamsoet saat memimpin rapat persiapan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) FKPPI yang digelar secara daring di Jakarta, Senin (20/7/2026). Menurutnya, perubahan lanskap geopolitik dunia, percepatan transformasi digital, ancaman infiltrasi ideologi, hingga dinamika ekonomi global menuntut FKPPI untuk terus beradaptasi dan memperkuat perannya sebagai organisasi masyarakat sipil yang modern.

“FKPPI lahir dari sejarah panjang perjuangan bangsa. Karena itu, tugas FKPPI hari ini adalah memastikan semangat persatuan, disiplin, pengabdian, dan bela negara tetap hidup dalam setiap denyut pembangunan nasional. Indonesia membutuhkan organisasi yang mampu menjadi jembatan antara negara dan rakyat sekaligus menjaga agar semangat kebangsaan terus menyala di tengah berbagai tantangan zaman,” ujar Bamsoet.

Rapat tersebut dihadiri jajaran Pengurus Pusat FKPPI, antara lain Dewan Pakar I Dewa Putu Rai, Sekretaris Jenderal Anna R. Legawatie, Wakil Ketua Umum Dudhie Makmun Murod dan Didiet Haryadi, serta sejumlah pengurus lainnya seperti Hendri Dwiwantara, Norman Soni Sontani, Suryo Susilo, Ian Montratama, dan M. Shalahuddin.

Artikel Terkait

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

Bamsoet menilai FKPPI memiliki modal sosial yang besar karena didukung jaringan organisasi yang tersebar hingga tingkat desa serta memiliki hubungan historis yang kuat dengan TNI dan Polri.

Selain itu, kader-kader FKPPI juga telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, politik, dunia usaha, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan. Potensi tersebut dinilai harus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan nasional.

Menurutnya, FKPPI dapat mengambil peran dalam berbagai bidang strategis, seperti membangun karakter bangsa, memperkuat ketahanan wilayah, mengembangkan ekonomi lokal, mendukung program ketahanan pangan, meningkatkan literasi digital masyarakat, membantu mitigasi bencana, hingga melawan penyebaran hoaks dan paham yang berpotensi mengancam persatuan nasional.

“FKPPI harus menjadi laboratorium kepemimpinan nasional yang melahirkan kader berintegritas, berkarakter, menguasai teknologi, mampu membangun ekonomi rakyat, sekaligus menjadi perekat persatuan bangsa. Organisasi ini harus selalu hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Bamsoet menegaskan transformasi organisasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda apabila FKPPI ingin tetap relevan menghadapi perkembangan zaman.

Ia mendorong digitalisasi organisasi melalui pembangunan basis data anggota secara nasional berbasis teknologi, penguatan komunikasi publik, optimalisasi media sosial, sistem pendidikan kader yang lebih modern, serta tata kelola organisasi yang profesional dan transparan.

Menurutnya, generasi muda saat ini hidup dalam ekosistem digital sehingga nilai-nilai kebangsaan harus disampaikan melalui pendekatan yang lebih adaptif dan kreatif.

“Era digital menuntut FKPPI mampu memimpin opini publik yang sehat, membangun literasi digital, melawan hoaks, memperkuat semangat bela negara, dan mengoptimalkan teknologi sebagai instrumen memperkuat persatuan bangsa. Penguasaan ruang digital merupakan bagian penting dari pertahanan nasional masa depan,” jelasnya.

Selain penguatan organisasi, Bamsoet juga menilai peningkatan kapasitas ekonomi kader menjadi aspek penting dalam menjaga kemandirian FKPPI.

Ia menyebut Indonesia saat ini tengah memasuki fase transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, pengembangan energi baru terbarukan, ekonomi berbasis pengetahuan, serta peningkatan inovasi nasional. Karena itu, kader FKPPI di seluruh daerah didorong untuk menjadi pelaku pembangunan yang mampu menggerakkan potensi ekonomi lokal.

Menurutnya, kader FKPPI perlu aktif memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendukung ketahanan pangan, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Langkah tersebut diyakini tidak hanya meningkatkan kontribusi organisasi terhadap pembangunan nasional, tetapi juga memperkuat kesejahteraan para anggotanya.

Menutup arahannya, Bamsoet menegaskan bahwa FKPPI harus terus melahirkan kader-kader yang memiliki integritas, profesionalisme, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Ia berharap organisasi tersebut mampu menjadi kekuatan moral, intelektual, dan sosial yang terus menjaga persatuan Indonesia sekaligus berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“FKPPI harus hadir sebagai organisasi yang melahirkan kader bangsa, kader organisasi, sekaligus kader bela negara yang memiliki integritas, profesionalisme, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman. Dengan demikian FKPPI mampu menjadi kekuatan moral, kekuatan intelektual, dan kekuatan sosial yang terus menjaga persatuan Indonesia,” pungkas Bamsoet.(Dhil)

Topik: bamsoetfkppi

TerkaitBerita

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas
Nasional

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

oleh Editor : Akula
9 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana
Nasional

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas
Nasional

Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas

oleh Editor : Affandy
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

YUK, TULIS OPINI DI INDOPOS

7 September 2026
Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

9 September 2026
BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

9 September 2026
BARANG BUKTI: Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang memperlihatkan barang bukti milik Mohd Saufi, pilot Malaysia Airlines beberapa waktu lalu. (Foto: VOI)

NCID Malaysia Tangkap Pilot Yang Terlibat Sindikat Narkoba Internasional

10 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    851 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4459 shares
    Share 1784 Tweet 1115
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya