Kamis, 11 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Bersama Lawan Kanker Hati Lewat Cancer Talk: Edukasi Publik tentang Deteksi Dini dan Terapi Inovatif

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
24 Oktober 2025
in Kesehatan
A A
0
Bersama Lawan Kanker Hati Lewat Cancer Talk: Edukasi Publik tentang Deteksi Dini dan Terapi Inovatif

Ki-ka: Dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD-KHOM, Spesialis Penyakit Dalam Sub Spesialis Hematologi Onkologi Medik, Dr. Feddy – Medical Director, AstraZeneca Indonesia, Inge Samadi-Executive Director Siloam Hospitals Kebon Jeruk, pada acara Edukasi Media bertajuk: ”Kenali dan Pahami: Kanker Hati Tipe Hepatocellular Carcinoma (HCC) di Jakarta, Kamis (23/10/2025) (SHANTY.A)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Bulan Kesadaran Kanker Hati yang jatuh setiap bulan Oktober, AstraZeneca Indonesia bekerja sama dengan Siloam Hospitals Kebon Jeruk menyelenggarakan acara edukatif bertajuk “Cancer Talk: Understanding Hepatocellular Carcinoma” di Jakarta pada Kamis (23/10/2025). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan inovasi dalam pengobatan kanker hati, khususnya Hepatocellular Carcinoma (HCC).

Tantangan Kanker Hati di Indonesia

Di Indonesia, tantangan utama dalam penanganan kanker hati terletak pada rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan pencegahan, serta tingginya angka infeksi Hepatitis B dan C yang belum terdiagnosis. Akibatnya, banyak pasien baru mengetahui kondisi mereka saat penyakit telah mencapai tahap lanjut, karena gejala awal yang tidak khas atau samar. Inisiatif ini menjadi bukti komitmen bersama untuk meningkatkan literasi kesehatan publik mengenai kanker hati, khususnya HCC, serta mendukung perjalanan pasien melalui akses perawatan terpadu yang fokus pada peningkatan kualitas hidup.

dr. Feddy, Medical Director AstraZeneca Indonesia, menyampaikan, “Sebagai perusahaan biofarmasi global yang berbasis pada sains, AstraZeneca terus berkomitmen untuk memperluas akses terhadap terapi inovatif dan mendukung transformasi sistem kesehatan yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan berfokus pada pasien. Dengan semangat ‘What Science Can Do’, kami terus menghadirkan edukasi publik serta inovasi ilmiah yang memberikan harapan baru bagi pasien kanker hati di Indonesia, terutama mereka yang sebelumnya memiliki pilihan pengobatan terbatas.”

Artikel Terkait

Minuman Manis dan Bersoda Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker Hati, Ini Temuan Penelitian

BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Klaim pada 2027, Defisit Capai Rp2 Triliun per Bulan

BPOM Luncurkan Portal AI untuk Konsultasi Regulasi 24 Jam

Inge Samadi, Executive Director Siloam Hospitals Kebon Jeruk, juga mengungkapkan, “Siloam terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyakit kritis. Dengan deteksi dini, teknologi, dan kolaborasi lintas disiplin, kami ingin mendampingi masyarakat menuju kesembuhan yang lebih cepat dan lebih baik. Banyak pasien datang dalam kondisi sudah lanjut karena gejala awal yang tidak disadari. Melalui Cancer Talk ini, kami berharap bisa memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kanker hati, siapa saja yang berisiko, serta gejala-gejala yang perlu diwaspadai.”

Kanker Hati: Masih Menjadi Tantangan Serius di Indonesia

Kanker hati, terutama HCC, merupakan salah satu kanker yang paling mematikan di dunia. Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, kanker hati menempati peringkat keenam sebagai jenis kanker paling umum, serta penyebab kematian akibat kanker ketiga tertinggi secara global, dengan sekitar 866.136 kasus baru dan 758.725 kematian setiap tahunnya. Di Indonesia, kanker hati menduduki peringkat keenam dengan lebih dari 23.800 kasus baru dan lebih dari 23.000 kematian setiap tahunnya, menjadikannya penyebab kematian akibat kanker tertinggi kedua setelah kanker paru-paru.

Tingkat kelangsungan hidup pasien kanker hati di Indonesia juga masih rendah, dengan hanya sekitar 1,7% pasien yang dapat bertahan hidup lima tahun setelah diagnosis. Hal ini menegaskan betapa pentingnya deteksi dini, vaksinasi Hepatitis B, dan pemeriksaan fungsi hati secara rutin untuk menekan beban penyakit di masyarakat.

kanker hati
Dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD-KHOM, Spesialis Penyakit Dalam Sub Spesialis Hematologi Onkologi Medik

Dr. dr. Jeffry Beta Tenggara, SpPD-KHOM, menjelaskan, “Hati adalah organ vital yang berperan dalam metabolisme, detoksifikasi, dan penyimpanan energi tubuh. Ketika fungsi hati terganggu akibat kanker, dampaknya bisa sangat luas—mulai dari penurunan daya tahan tubuh hingga gangguan sistem metabolik yang mengancam nyawa.” Ia juga menekankan bahwa deteksi dini kanker hati sangatlah penting, mengingat gejalanya sering kali tidak terasa pada tahap awal. Pemilihan terapi yang tepat, sesuai dengan kondisi pasien dan adanya komorbiditas, juga menjadi faktor krusial dalam pengobatan kanker hati.

Tahapan Kanker Hati dan Terapi yang Tersedia

Kanker hati terbagi menjadi dua tipe utama: kanker hati primer dan kanker hati sekunder. Jenis yang paling sering ditemukan adalah Hepatocellular Carcinoma (HCC), yang mencakup sekitar 85-90% dari seluruh kanker hati primer. Pada stadium awal, HCC sangat sulit dideteksi karena gejala yang hampir tidak ada, meskipun tingkat kelangsungan hidup lima tahun dapat mencapai lebih dari 93% jika terdeteksi lebih awal. Terapi utama untuk stadium ini melibatkan operasi dan transplantasi hati.

Pada stadium menengah, meskipun kanker sudah menyebar, namun masih dapat dikendalikan dengan terapi seperti embolisasi, ablasi, dan radioterapi. Sedangkan untuk stadium yang tidak dapat dioperasi, terapi sistemik menjadi pilihan utama, di mana imunoterapi kombinasi kini menjadi standar pengobatan untuk pasien dengan stadium lanjut yang tidak dapat dioperasi.

AstraZeneca Indonesia
Dr. Feddy – Medical Director, AstraZeneca Indonesia

Sekitar 20-30% pasien HCC memenuhi syarat untuk tindakan operasi, sementara sisanya harus menjalani terapi sistemik. Pendekatan imunoterapi kini menawarkan harapan baru bagi pasien dengan unresctable HCC (kanker hati yang tidak dapat dioperasi). Dr. Jeffry Beta Tenggara menjelaskan, “Imunoterapi dapat memberikan harapan baru bagi pasien yang sebelumnya tidak memiliki banyak pilihan pengobatan.”

Kemajuan Terapi Inovatif untuk Kanker Hati

Kemajuan dalam bidang imunoterapi telah membuka jalan bagi pengobatan yang lebih efektif untuk pasien kanker hati stadium lanjut. Studi global menunjukkan bahwa kombinasi imunoterapi dapat meningkatkan angka kelangsungan hidup pasien secara signifikan. Salah satu studi menunjukkan bahwa satu dari lima pasien yang menerima kombinasi dua jenis imunoterapi bertahan hidup hingga lima tahun setelah pengobatan, menjadikannya terobosan besar dalam pengobatan kanker hati.

Panduan klinis internasional, seperti dari NCCN, EASL, dan PAN-ESMO, kini merekomendasikan pendekatan multidisipliner dan penggunaan kombinasi imunoterapi sebagai terapi lini pertama untuk pasien dengan HCC stadium lanjut. Ini merupakan pencapaian penting yang berkat sinergi antara fasilitas layanan kesehatan dan industri biofarmasi seperti AstraZeneca, yang terus menghadirkan solusi berbasis sains untuk memperluas akses terhadap terapi yang efektif dan berfokus pada pasien.

Terapi Modern di Siloam Hospitals

Terapi inovatif untuk kanker hati kini telah tersedia di beberapa rumah sakit dalam jaringan Siloam Hospitals Group, termasuk Siloam Hospitals Kebon Jeruk. Melalui Siloam Oncology Center, pasien dapat mengakses berbagai terapi modern, seperti imunoterapi berbasis checkpoint inhibitor, targeted therapy generasi terbaru, radioembolization, serta prosedur ablasi dan embolisasi minimal invasif. Semua layanan ini didukung oleh tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter onkologi medik, bedah digestif, radiologi intervensi, dan hepatologi, serta fasilitas diagnostik canggih seperti PET-CT Scan, MRI multiphasic, dan laboratorium biomarker molekuler. Pendekatan ini memastikan pasien menerima perawatan yang terintegrasi, presisi, dan berbasis bukti ilmiah terbaru.

Pencegahan Kanker Hati: Langkah Nyata Menuju Kesehatan yang Lebih Baik

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, penerapan gaya hidup sehat, pola makan seimbang, menjaga berat badan ideal, serta vaksinasi Hepatitis B menjadi langkah-langkah penting untuk mencegah risiko kanker hati di masa depan. Siloam Hospitals Kebon Jeruk terus mengedepankan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui berbagai program, termasuk Cancer Talk, yang merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan literasi medis dan mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka kematian akibat kanker di Indonesia.

Kerja sama antara AstraZeneca Indonesia dan Siloam Hospitals Kebon Jeruk dalam forum seperti Cancer Talk mencerminkan komitmen bersama untuk menjembatani masyarakat dengan para ahli medis, sehingga informasi yang tepat dan ilmiah dapat disampaikan dengan cara yang mudah dipahami. Kedua institusi ini percaya bahwa edukasi kesehatan yang berkesinambungan adalah langkah awal menuju masyarakat yang lebih sehat dan lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan rutin serta deteksi dini kanker hati.

Melalui sinergi ini, diharapkan masyarakat dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kanker hati dan pentingnya pencegahan serta pengobatan dini untuk mengurangi beban penyakit ini di Indonesia. (sh)

Topik: AstraZeneca IndonesiaKanker HatiSiloam Hospitals Kebon Jeruk

TerkaitBerita

Minuman Manis dan Bersoda Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker Hati, Ini Temuan Penelitian
Kesehatan

Minuman Manis dan Bersoda Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker Hati, Ini Temuan Penelitian

oleh Editor : Affandy
11 Juni 2026
BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Klaim pada 2027, Defisit Capai Rp2 Triliun per Bulan
Kesehatan

BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Klaim pada 2027, Defisit Capai Rp2 Triliun per Bulan

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
BPOM Luncurkan Portal AI untuk Konsultasi Regulasi 24 Jam
Kesehatan

BPOM Luncurkan Portal AI untuk Konsultasi Regulasi 24 Jam

oleh Editor : Akula
9 Juni 2026
Rupiah Melemah hingga Sentuh Rp18.201 per Dolar AS, Sektor Kesehatan Berpotensi Terdampak
Kesehatan

Rupiah Melemah hingga Sentuh Rp18.201 per Dolar AS, Sektor Kesehatan Berpotensi Terdampak

oleh Editor : Affandy
9 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group: Anwar BAB Sambangi Polda Metro Jaya, Serahkan Seluruh Uang Saku

Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group: Anwar BAB Sambangi Polda Metro Jaya, Serahkan Seluruh Uang Saku

11 Juni 2026
Minuman Manis dan Bersoda Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker Hati, Ini Temuan Penelitian

Minuman Manis dan Bersoda Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker Hati, Ini Temuan Penelitian

11 Juni 2026
MG4 EV Kembali Raih Gelar Best Small EV di OTOMOTIF Award 2026

MG4 EV Kembali Raih Gelar Best Small EV di OTOMOTIF Award 2026

11 Juni 2026
Iran Nyatakan Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Iran Nyatakan Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

11 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    442 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3474 shares
    Share 1390 Tweet 869
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • Toyota Innova Crysta: MPV Premium Bermesin Tangguh dengan Kabin Luas dan Nyaman

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya