Koranindopos.com, Bogor –Tahun ini lomba lari legendaris yang menjadi kebanggaan masyarakat Bogor hadir lagi. Ajang Bogor 10K Siliwangi 2025 diselenggarakan di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Minggu (12/10/2025) sebagai bagian dari perayaan HUT ke-80 TNI.
Dulu awal diadain pertama kali diadakan pada 1981 oleh KOREM 061/Surya Kencana dengan nama Bogor Siliwangi Marathon. Kompetisi tersebut menjadi salah satu event olahraga populer di wilayah Bogor sebelum akhirnya berhenti pada 1996. Gelaran Bogor 10K Siliwangi, diharapkan mampu membangkitkan kembali tradisi olahraga lari di tengah masyarakat.
Kehadiran ajang ini disambut hangat oleh warga. Sejak dini hari, sekitar 1.500 peserta telah memadati Stadion Pakansari untuk ikut serta dalam lomba yang membawa suasana nostalgia tersebut. Dengan mengenakan jersey hijau bertuliskan “Bogor 10K Siliwangi”, para peserta tampak antusias memulai perlombaan tepat pukul 05.30 WIB. Mereka berlari bersama dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Perlombaan ini merupakan hasil kolaborasi antara KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor, Kodim 0621/Surya Kencana, dan komunitas Chibi Runners. Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi wujud nyata upaya bersama untuk menghidupkan kembali kegiatan olahraga masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah, TNI, dan warga.

Rute lomba sejauh 10 kilometer dimulai dan berakhir di dalam Stadion Pakansari. Peserta melintasi jalur menuju Kodim 0621/Kabupaten Bogor yang steril dari kendaraan bermotor, memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan sepanjang perlombaan. Dengan udara sejuk khas Bogor dan suasana pagi yang cerah, peserta menikmati pengalaman berlari yang tak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk membangkitkan kembali partisipasi masyarakat dalam kegiatan positif. Selain mendorong gaya hidup sehat, Bogor 10K Siliwangi juga diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata olahraga (sport tourism) di Kabupaten Bogor.
Menariknya, lomba tahun ini juga menghadirkan nuansa sejarah yang kental. Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rike Iskandar, menyebut bahwa gelaran Bogor 10K Siliwangi memiliki makna tersendiri bagi masyarakat.
“Bogor 10K Siliwangi bukan sekadar ajang lari, tapi juga ada nilai sejarah, kebersamaan, dan bangganya ini jadi bagian dari Kabupaten Bogor,” ujar Rike.
Menurut Rike, penyelenggara sengaja memberikan piagam dengan desain yang sama seperti yang digunakan pada tahun 1990, sebagai simbol penghargaan terhadap perjalanan panjang ajang ini. Langkah itu sekaligus menjadi bentuk penghormatan bagi mereka yang dulu pernah menjadi bagian dari lomba legendaris ini.
Peserta yang datang dari berbagai kategori, mulai dari atlet, anggota TNI/Polri, pelajar, hingga masyarakat umum—mengaku bangga bisa turut serta dalam event yang membawa kenangan masa lalu sekaligus semangat baru bagi olahraga di Bogor. Dengan antusiasme yang besar, Bogor 10K Siliwangi 2025 bukan hanya menjadi perlombaan, tetapi juga perayaan kebersamaan dan cinta warga terhadap kota hujan yang mereka banggakan. (Brg/Kul)










