koranindopos.com – Jakarta. Proses pencarian korban akibat longsor sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat kembali dilanjutkan pada Senin (9/3/2026). Tim gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk menyisir lokasi kejadian guna menemukan korban yang diduga masih tertimbun material sampah.
Dalam operasi pencarian tersebut, personel dari Korps Brimob Polri di bawah naungan Polda Metro Jaya turut diterjunkan untuk membantu proses evakuasi dan pencarian di lapangan.
Pencarian dimulai sejak pagi hari dengan fokus pada area yang tertimbun longsoran, termasuk lokasi truk sampah dan warung yang sebelumnya berada di sekitar gunungan sampah.
Satuan Brimob Polda Metro Jaya menurunkan Tim SAR dari Batalyon D Pelopor untuk membantu proses evakuasi. Tim ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto.
Kehadiran tim SAR Brimob diharapkan dapat mempercepat proses pencarian korban sekaligus memastikan area longsoran dapat disisir secara menyeluruh.
Dalam proses pencarian yang berlangsung, tim di lapangan juga menemukan sebuah sepeda motor yang diduga milik salah satu korban atau warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian longsor.
Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk penting bagi tim pencari untuk mempersempit area pencarian korban yang kemungkinan masih tertimbun tumpukan sampah.
Hingga kini, proses pencarian di TPST Bantargebang masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, petugas SAR, serta pihak terkait lainnya. Kondisi tumpukan sampah yang tinggi dan medan yang tidak stabil menjadi tantangan tersendiri dalam operasi penyelamatan ini.
Pihak berwenang memastikan proses evakuasi akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh area yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban dapat diperiksa dengan aman.(dhil)










