Minggu, 17 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Dalam Krisis Segala Keputusan adalah Beta

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
13 Juni 2024
in Bisnis
A A
0
Pos Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. “Saat memimpin di tengah krisis, segala keputusan adalah beta” kata Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Utama Pos Indonesia dalam acara Book Talk dan Ngopi Sore bertajuk Sukses Memimpin di Tengah Chaos Pandemi, pada Rabu 12 Juni 2024, di Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta.

Acara itu membedah secara mendalam buku terbaru karya Faizal, yaitu Thriving on Turbulence: Agile Leadership untuk Sukses Melewati Disrupsi. Buku ini adalah hasil refleksi dan pengalamannya memimpin Pos Indonesia di tengah pandemi.

Acara ini diisi oleh Faizal sebagai penulis buku, Yuswohady, pakar Bisnis dan Marketing sebagai pembahas, dan dimoderatori oleh Bagus Zidni Ilman Nafi, Senior Business Analyst Inventure.

Faizal bercerita tentang situasi yang ia hadapi pada tahun 2020, selepas ia ditunjuk sebagai Direktur Utama perusahaan. Saat itu perusahaan mengalami double crisis: lingkup eksternal dan internal.

Artikel Terkait

​Siasat Jitu PNM Ubah Ketakutan Ibu-Ibu Prasejahtera Jadi Modal Sukses Mandiri Finansial

Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk Rp 50.000, Sentuh Rp 2,769 Juta per Gram

SIAL Interfood 2026 Kembali Hadir di Jakarta, Jadi Barometer Inovasi Pangan Global di Asia Tenggara

Dari sisi eksternal, industri sedang dihantam pandemi Covid-19. “Banyak mitra yang mengalami kesulitan. Berbagai macam industri juga mengalami chaos,” kata Faizal.

Sementara itu, di internal perusahaan, Pos Indonesia juga mengalami permasalahan yang kompleks. Ada tiga hal yang ia soroti sebagai faktor-faktor yang jadi penyebab merosotnya performa Pos Indonesia.
Pertama, performansi finansial. Pos Indonesia mengalami pelemahan finansial. Revenue perusahaan berada di angka yang tidak baik.

Kedua, performansi bisnis. Pos Indonesia kalah bersaing dengan para kompetitornya. Utamanya yang paling kentara adalah portfolio bisnis di bidang jasa kurir dan logistik. Perusahaan ini tidak menjadi top of mind. Banyak konsumen yang merasa tidak puas dengan pelayanannya.

Krisis ketiga yang dialami Perusahaan tertua di Indonesia ini adalah masalah kedisiplinan. “Disiplin operasional hancur. Bagaimana kita mau memuaskan konsumen?” ucapnya.

Faizal punya pengalaman dalam memimpin Perusahaan. Ia punya bekal cukup yang ia jadikan modal untuk memimpin di tengah krisis. Sebelum duduk di kursi Dirut Pos Indonesia, ia adalah President Director TELIN Group dan BOD Chairman (2016-2019), BoC Telkom Sigma (2019-2020), Chief of Digital Business & Innovation Officer Telkom Indonesia (2019-2020).

Dalam bukunya, Faizal memaparkan strategi memimpin di tengah krisis adalah agilitas: kemampuan untuk bertindak lincah, cepat, dan tepat. Agilitas itu harus diamplifikasikan ke dalam lima aspek yakni; agile leadership, agile culture, agile digitalization, agile inno-collab, dan agile execution.

Yuswohady melihat buku ini sebagai buku pertama di Indonesia yang menggambarkan kepemimpinan di era VUCA dan buku ini menjadi sebuah pembelajaran dan inovasi bagi para leader di berbagai industri lainnya.

Faizal memaparkan agile leadership adalah situasi yang menuntut seorang pemimpin untuk bertindak cepat dan out of the box. Melakukan sesuatu yang tidak biasa.

Kata Faizal, ia dipaksa mengambil keputusan secara cepat, dan bebannya lebih berat. Sekali salah langkah, keberlanjutan perusahaan menjadi taruhan. “Agile leadership berarti melakukan praktik kepemimpinan situasional (situational leadership) yang mampu membaca kebutuhan perusahaan saat itu,” katanya. Oleh karenanya, saya percaya bahwa segala keputusannya adalah beta, selalu berubah, untuk merespons keadaan yang penuh turbulensi.

Salah satu hal yang mencolok dalam kepemimpinan di tengah krisis adalah fokus untuk menyelesaikan pain-point perusahaan. Pada masa krisis, jarang sekali seorang pemimpin berbicara tentang visi, tetapi fokus ke aksi.

Ia menulis bahwa prioritas pertama pemimpin untuk melakukan transformasi besar-besaran adalah membuat sense of crisis. Maka dari itu, hal yang pertama dilakukan saat pertama kali berhadapan dengan krisis adalah mengkomunikasikan bahwa perusahaan ini berada dalam kondisi kritis,

Strategi kedua adalah membangun koalisi yang solid di antara pemimpin. Hal ini disebut sebagai guiding coalition, tim yang bekerja melebihi individu atau tim pada umumnya. Ia adalah super-team. Biasanya, tim ini lahir dari sense of crisis yang dirasakan di dalam organisasi.

Keberadaan koalisi ini, kata Faizal, sering menjadi penentu keberhasilan transformasi perusahaan. “Dalam konteks Pos Indonesia, hal ini ditunjukkan lewat soliditas di antara BOD, komisaris, dan pemegang saham,” jelas pria yang juga merupakan alumni Teknik Elektro ITS 1986 itu.

Strategi kepemimpinan Faizal ternyata sukses mengantarkan Pos Indonesia berhasil melewati krisis. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga mampu bersaing dengan kompetitor, dan memenangkan persaingan pasar.

Kini bahkan Pos Indonesia menatap lebih jauh ke depan, dengan sedang memastikan diri untuk menjadi Perusahaan logistik kebanggaan nasional, dengan menjadi group holdingnya. (why)

Topik: Pos Indonesia

TerkaitBerita

​Siasat Jitu PNM Ubah Ketakutan Ibu-Ibu Prasejahtera Jadi Modal Sukses Mandiri Finansial
Ekonomi

​Siasat Jitu PNM Ubah Ketakutan Ibu-Ibu Prasejahtera Jadi Modal Sukses Mandiri Finansial

oleh Editor : Akula
16 Mei 2026
Harga Emas Antam Tergelincir Setelah Kenaikan Tajam Dua Hari Terakhir
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk Rp 50.000, Sentuh Rp 2,769 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
16 Mei 2026
SIAL Interfood 2026 Kembali Hadir di Jakarta, Jadi Barometer Inovasi Pangan Global di Asia Tenggara
Ekonomi

SIAL Interfood 2026 Kembali Hadir di Jakarta, Jadi Barometer Inovasi Pangan Global di Asia Tenggara

oleh Editor : Akula
14 Mei 2026
Navigasi KBLI 2025, Strategi PPMTI Jamin Keberlangsungan Izin Usaha Multimoda di Era Digital
Ekonomi

Navigasi KBLI 2025, Strategi PPMTI Jamin Keberlangsungan Izin Usaha Multimoda di Era Digital

oleh Editor : Akula
13 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

​Siasat Jitu PNM Ubah Ketakutan Ibu-Ibu Prasejahtera Jadi Modal Sukses Mandiri Finansial

​Siasat Jitu PNM Ubah Ketakutan Ibu-Ibu Prasejahtera Jadi Modal Sukses Mandiri Finansial

16 Mei 2026
RANCANG BUSANA: Seorang mahasiswi BINUS University mengaplikasikan rancangan busana di sebuah maneken. (Foto Ilustrasi: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Torehkan Reputasi Lulusan Berkualitas dan Siap Kerja  

16 Mei 2026
Ersya Aurelia Jadi Tulang Punggung di Film ‘Asalkan Kau Bilang Cinta’

Ersya Aurelia Jadi Tulang Punggung di Film ‘Asalkan Kau Bilang Cinta’

16 Mei 2026
Jakarta Jadi Pembuka Exhibition kolaborasi Hello Kitty dan Jisoo BLACKPINK resmi hadir di Indonesia

Jakarta Jadi Pembuka Exhibition kolaborasi Hello Kitty dan Jisoo BLACKPINK resmi hadir di Indonesia

16 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3092 shares
    Share 1237 Tweet 773
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    350 shares
    Share 140 Tweet 88
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Legenda Kuliner Bali Nasi Jinggo Tutup Usia

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya