Koranindopos.com – Jakarta. Pasca pandemi Covid-19 banyak orang mencari tempat wisata untuk liburan. Pandemi membentuk tren baru dalam pariwisata, dengan masyarakat yang semakin tertarik pada wisata alam atau petualangan, seperti trekking, hiking, dan rafting.
Salah satu tempat wisata alam yang menjadi favorit adalah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP). Tercatat ada peningkatan pengunjung secara signifikan jumlah orang yang melakukan pendakian gunung dan wisata alam di kawasan konservasi, mencapai 5,29 juta pengunjung.
Dengan peningkatan minat dalam aktivitas pendakian juga berarti meningkatnya tantangan dalam
pengelolaan sampah, terutama di jalur pendakian kawasan konservasi.

Sebagai bentuk kontribusi nyata dan mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat dalam menanggulangi permasalahan sampah, khususnya permasalahan sampah di wilayah taman nasional, Danone Aqua mendorong kolaborasi multi sektor dengan menyelenggarakan inisiatif aksi bersih-bersih gunung bertajuk ‘#BijakBerplastik: Aksi Bersih Gunung Gede Pangrango’.
“Hari ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan Danone Aqua, #BijjakbBerplastik kita juga mengajak masyarakat dan mengedukasi bagaimana menangani sampah plastik dengan aksi bersih-bersih Gunung Gede Pangrango,” kata Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Secretary Danone Indonesia di TNGP, Cianjur, Jawa Barat, (20/11/2023).
Aksi bersih-bersih tidaklah cukup untuk menjawab tantangan tersebut. Tidak cukup hanya dengan melakukan pengangkutan sampah secara berkala.
Perlu kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak meninggalkan sampah saat melakukan aktivitas pendakian di kawasan konservasi, guna menjaga
kelestarian lingkungan dan flora serta fauna yang ada.
Dalam kegiatan #BijakBerplastik ini, Vera ingin masyarakat ikut terlibat aktif. Oleh karena itu, Danone Aqua bukan hanya mengajak bersih-bersih sampah plastik, tapi juga mengedukasi masyarakat cara mengelolahannya.
“Kita ingin melihat kontribusi kita untuk menjaga lingkungan tetap bersih tidak saja melalui pengumpulannya saja tapi juga mengedukasi masyarakat secara aktif,” ujar Vera.
Sadar menjadi salah satu perusahaan yang kemasan botol plastiknya menjadi penyumbang sampah dikawasan TNGP, aksi #BijakBerplastik yang digelar Danone Aqua bisa menjadi solusi. Tak hanya itu, Danone Aqua juga berinovasi dengan membuat kemasan yang mudah didaur ulang.
“Jadi ini salah satu inisiatif kami yang berusaha untuk berkontribusi terhadap isu sampah di Indonesia. Aqua pada satu sisi bisa jadi masalah karena kemasan yang kami gunakan, tapi kami berupaya juga menjadi solusi salah satunya dengan aksi #BijakBerplastik ini,” jelas Jeffri Ricardo, Senior Manager Packaging Circularity Danone Indonesia.









