Jumat, 23 Januari 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

Dari Pemulung ke CEO IT: Perjalanan Yandi Hermawan Bangun Perusahaan dari Nol

Editor : Akula oleh Editor : Akula
9 Mei 2025
in Edukatif & Inspiratif
0
312
BAGIKAN
2.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta  Kisah hidup Yandi Hermawan menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk sukses. Ia memulai hidupnya dari bawah, bekerja sebagai pemulung demi membantu ekonomi keluarga bersama sang ayah. Kini, ia dikenal sebagai CEO dari PT. Sparta Computindo Teknologi, sebuah perusahaan IT yang berkembang pesat. Perjalanan Yandi tak hanya menyentuh, tapi juga memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk tetap gigih menghadapi tantangan hidup.

“Saya nggak bisa berbakti ke orang tua secara materi, tapi seenggaknya saya bantu pakai tenaga. Semaksimal mungkin saya bantu bapak,” ungkap Yandi saat hadir dalam podcast bersama Helmy Yahya, dikutip Kamis (8/5/2025). Kalimat tersebut mencerminkan ketulusan dan dedikasi Yandi terhadap keluarganya, bahkan ketika ia belum memiliki apa-apa. Ia menjadikan kerja keras sebagai satu-satunya jalan untuk bangkit dari keterbatasan.

Tidak hanya menceritakan kisah masa lalunya, Yandi juga mengungkapkan berbagai ujian dan titik balik yang ia alami dalam perjalanannya membangun bisnis. Semua itu menjadi bagian dari perjalanan panjangnya untuk meraih keberhasilan seperti yang ia nikmati hari ini.

Related articles

Undangan Pernikahan Lewat Media Sosial, Apakah Wajib Dihadiri?

“Waspada! Ini Kebiasaan yang Bikin HP Cepat Rusak”

Sebelum terjun ke dunia bisnis, Yandi Hermawan hidup dalam kondisi ekonomi yang serba kekurangan dan memilih membantu ayahnya sebagai pemulung. Ia bekerja menyortir barang bekas yang kemudian dijual kepada pengepul, sementara di waktu lain, ia juga berkeliling sendiri untuk mencari barang-barang bekas tambahan yang bisa dijual ke sang ayah. Pekerjaan itu dilakukannya setiap malam pukul 7 hingga 11, lalu dilanjutkan pukul 3 hingga 5 pagi keesokan harinya.

Kehidupan sebagai pemulung tidaklah mudah. Dalam wawancaranya, Yandi mengungkapkan bahwa sering kali ia mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari orang-orang di sekitarnya. Namun, sang ayah terus memberinya nasihat untuk tetap sabar karena semua itu merupakan bagian dari risiko pekerjaan yang mereka jalani setiap hari. Nasihat itulah yang terus membentuk keteguhan hati Yandi dalam menghadapi kerasnya kehidupan.

IMG 20250509 114001 - Dari Pemulung ke CEO IT: Perjalanan Yandi Hermawan Bangun Perusahaan dari Nol
Yandi hermawan bersama helmy yahya (foto. Youtube Helmy Yahya)

Meski hanya lulusan SMP, Yandi tetap membuka diri terhadap saran dan masukan dari orang-orang sekitarnya. Salah satu titik balik dalam hidupnya terjadi ketika teman ayahnya menyarankan untuk mulai mengumpulkan komponen komputer bekas. Saran itu diterima Yandi dengan tekad yang kuat, meski ia tidak punya latar belakang pendidikan di bidang teknologi.

Setelah mempertimbangkan saran tersebut dan mencobanya selama enam bulan, Yandi merasa cocok dengan bidang pengumpulan dan penjualan komponen komputer. Ia kemudian memutuskan untuk meminta izin kepada ayahnya guna memulai usaha secara mandiri. Berbekal hasil jerih payahnya selama menjadi pengumpul barang bekas, sang ayah memberinya modal sebesar Rp8 juta sebagai langkah awal membangun usaha sendiri.

Modal tersebut digunakan Yandi untuk membeli kendaraan bekas, yang kemudian digunakan sebagai sarana distribusi sekaligus pembelian suku cadang komputer. Ia menjual monitor dan komponen komputer bekas dengan keuntungan kecil, sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per unit. Namun, ia tidak merasa kecil hati karena fokus utamanya adalah bagaimana cara mendapatkan uang Rp50 ribu setiap harinya. “Pemikiran saya simple. Gimana caranya dalam satu hari dapat uang Rp50 ribu,” katanya menggambarkan kesederhanaan mimpinya di awal usaha.

Langkah demi langkah ia jalani dengan kesabaran dan semangat tinggi. Meskipun hanya menghasilkan keuntungan kecil, bisnis itu perlahan berkembang. Ketekunan dan konsistensi menjadi pondasi yang mengokohkan pijakan Yandi dalam membangun masa depannya yang lebih baik di dunia teknologi.

Perjalanan hidup Yandi juga diwarnai oleh berbagai cobaan yang tak ringan. Salah satu momen yang paling membekas dalam hidupnya terjadi saat ia kehabisan uang dan hanya menyisakan Rp25 ribu di tangan. Dalam kondisi itu, istrinya yang tengah hamil meminta untuk dibelikan martabak, sebuah permintaan sederhana namun berarti besar dalam situasi keuangan yang sangat terbatas.

Yandi pun memutuskan untuk membeli martabak manis sesuai kemampuan. Namun, sesampainya di rumah, ia baru menyadari bahwa istrinya sebenarnya ingin martabak telur, yang harganya lebih mahal. Reaksi sang istri yang menangis sambil memakan martabak tersebut menjadi titik balik emosional bagi Yandi. “Saya ngeliat istri saya makan itu sambil nangis, langsung ngomong ke diri saya sendiri bahwa saya harus berubah,” ungkapnya.

Kejadian tersebut menjadi pemicu kuat dalam dirinya untuk memperbaiki kehidupan secara total. Ia menyadari bahwa perjuangan tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarganya. Semangat itu yang kemudian mendorongnya bekerja lebih keras dan memikirkan langkah-langkah lebih besar dalam membangun usahanya di bidang teknologi informasi.

Perlahan namun pasti, Yandi mulai memperluas jangkauan usahanya dan resmi mendirikan perusahaan bernama PT. Sparta Computindo Teknologi pada tahun 2010. Perusahaan tersebut bergerak di bidang jasa teknologi dan kini telah berkembang memiliki dua kantor cabang di Jakarta Timur dengan lebih dari 40 karyawan. Ini merupakan pencapaian besar bagi seseorang yang memulai karier dari dunia pemulung.

Perusahaan yang ia bangun fokus pada pengelolaan server dan penyediaan data center. Dalam perjalanannya, Yandi terus memupuk mimpi-mimpi besar, salah satunya adalah membangun sekolah IT gratis sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat yang ingin belajar teknologi tapi terkendala biaya. “Mimpi saya itu pengen membuat sekolah IT gratis. Kalo di perusahaan, saya ingin membangun data center. Karena sekarang lagi fokus ke server,” ujarnya.

Impian tersebut bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan sebuah visi yang dilandasi pengalaman hidup. Yandi ingin menciptakan peluang bagi anak-anak muda yang pernah berada di posisi sulit seperti dirinya dulu. Semangat memberi dan membagikan ilmu menjadi fondasi utama bagi arah masa depan yang ia bangun lewat usahanya.

 

 

 

Topik: kisah suksesPemulungYandi Hermawan
Sebelumnya

Program Pendidikan Karakter ala Barak Militer di Jawa Barat Dapat Dukungan Menteri HAM

Selanjutnya

Pertama di Asia Tenggara, Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah World of Coffee 2025

TerkaitBerita

Undangan Pernikahan
Edukatif & Inspiratif

Undangan Pernikahan Lewat Media Sosial, Apakah Wajib Dihadiri?

17 Januari 2026
HP DI CAS
Edukatif & Inspiratif

“Waspada! Ini Kebiasaan yang Bikin HP Cepat Rusak”

30 Desember 2025
TEATER
Edukatif & Inspiratif

Angkat Tema ‘Estetika Tubuh Artistik’, Festival Teater Pelajar XV Hadirkan Ruang Kreatif Seni Panggung Pelajar

23 Desember 2025
Farliani Hijriana Raih Women Award 2025, Dedikasikan Perjalanan Panjang Kelola Sampah Berkelanjutan
Edukatif & Inspiratif

Farliani Hijriana Raih Women Award 2025, Dedikasikan Perjalanan Panjang Kelola Sampah Berkelanjutan

17 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Recommended

Fundamental Perusahaan Positif, Bank Raya (AGRO) Buyback Saham Rp 20 Miliar

Fundamental Perusahaan Positif, Bank Raya (AGRO) Buyback Saham Rp 20 Miliar

23 Mei 2025
LP192

LP192 Gelar WOW Day, Ajak Anak Jalanan Menjelajah Mimpi untuk Masa Depan Bersinar

10 September 2025

Popular Post

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2317 shares
    Share 927 Tweet 579
  • PT Panca Tobacco Indonesia Luncurkan 22 Varian Rokok: Usung Konsep “Rokok Sultan Harga Rakyat”

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • SPMB Tahap 2 dan Program PAPS Berjalan Bersamaan di SMK Negeri 4 Kota Bogor

    628 shares
    Share 251 Tweet 157
  • Toyota Kijang LGX 2026 Resmi Meluncur, Hadir dengan Teknologi Hybrid Pertama

    462 shares
    Share 185 Tweet 116
  • Viral! Bule Perempuan Bugil di Gianyar, Polisi Langsung Selidiki

    442 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya