Rabu, 15 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Dari Sinetron ke Layar Lebar, “Tiba-Tiba Setan” Buktikan Ess Jay Studio Tak Sekadar Coba-Coba

Editor : Akula oleh Editor : Akula
4 Mei 2026
in Film dan Musik
A A
0
Dari Sinetron ke Layar Lebar, “Tiba-Tiba Setan” Buktikan Ess Jay Studio Tak Sekadar Coba-Coba

Salah satu adegan Oky Rengga dan Lolox dalam film Tiba Tiba Setan (Foto. Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Peralihan rumah produksi dari sinetron ke film layar lebar sering kali tidak mudah. Namun langkah itu justru berhasil dilewati Ess Jay Studio lewat film perdana mereka, Tiba-Tiba Setan, yang kini telah menembus lebih dari 1 juta penonton di bioskop.

Capaian ini menjadi menarik karena datang dari rumah produksi yang sebelumnya lebih dikenal lewat deretan sinetron televisi. Dengan latar belakang tersebut, banyak yang melihat film ini sebagai uji coba: apakah formula yang berhasil di layar kaca bisa diterapkan di bioskop. Jawabannya mulai terlihat dari angka penonton yang terus bertambah sejak film ini tayang pada 16 April 2026.

Alih-alih mengambil jalur aman dengan horor murni, film ini justru memadukan komedi dan drama keluarga dalam satu cerita. Pilihan tersebut terbilang berisiko, tetapi justru menjadi pembeda di tengah banyaknya film horor dengan pola serupa. Penonton tidak hanya disuguhkan ketegangan, tetapi juga dinamika antar karakter yang lebih ringan.

Cerita film ini berpusat pada sekelompok kakak beradik yang awalnya merancang sebuah tipu daya. Rencana tersebut berubah arah ketika mereka justru berhadapan dengan kejadian supranatural di sebuah hotel tua. Dari titik itu, konflik berkembang dengan tempo cepat, memadukan adegan seram dan humor dalam porsi yang cukup seimbang.

Artikel Terkait

Kemas Cerita Cinta, Pengorbanan, dan Kesempatan Kedua

Fadly Faisal dan Yasamin Jasem Melawan Kutukan Lebah di Film Paket Santet

Sering Buru Foto Hantu di Lokasi Syuting, Titi Kamal Kini Bintangi Film Horor ‘Perumahan Laddaland’

Kekuatan lain film ini terletak pada para pemainnya. Nama-nama seperti Ratu Felisha, Poppy Sovia, Tanta Ginting, Oki Rengga, hingga Naura Hakim menghadirkan interaksi yang terasa natural. Kombinasi aktor dan komika memberi warna tersendiri, terutama dalam menjaga ritme antara adegan tegang dan ringan.

Produser Sridhar Jetty menilai hasil ini sebagai langkah awal yang penting.

“Sebagai film pertama kami, pencapaian ini tentu sangat membanggakan. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh tim, mulai dari pemain hingga kru di balik layar, terbayar dengan dukungan luar biasa dari penonton,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa capaian ini bukan tujuan akhir. “Kami percaya industri film Indonesia terus berkembang, dan kami ingin menjadi bagian dari perjalanan tersebut dengan menghadirkan cerita-cerita yang fresh, berani, dan menghibur.”

Jika melihat tren beberapa tahun terakhir, genre horor memang masih mendominasi pasar film Indonesia.

Namun keberhasilan film ini menunjukkan bahwa pendekatan campuran, menggabungkan horor dengan komedi dan cerita keluarga—masih memiliki ruang yang besar. Penonton tampaknya mulai mencari variasi, bukan sekadar ketakutan.

Bagi Ess Jay Studio, keberhasilan ini memberi posisi baru. Mereka tidak lagi hanya dikenal sebagai produsen sinetron, tetapi mulai diperhitungkan di layar lebar. Apalagi sebelumnya mereka sudah memiliki pengalaman membangun cerita populer melalui sejumlah judul serial. (BRG/Kul)

.

Topik: LoloxOky RenggaTiba tiba setan

TerkaitBerita

MENGADUK EMOSI: Para aktor dan aktris drama berjudul Andai Waktu Bisa Diulang Kembali ditampilkan dalam konferensi pers di Hollywood XXI, Gatot Subroto, Jakarta Selatan pada Selasa (14/7/2026). Film tersebut akan tayang serentak di bioskop pada 30 Juli 2026. (FOTO: HARIS RISNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Film dan Musik

Kemas Cerita Cinta, Pengorbanan, dan Kesempatan Kedua

oleh Editor : Memoarto
15 Juli 2026
Fadly Faisal dan Yasamin Jasem Melawan Kutukan Lebah di Film Paket Santet
Film dan Musik

Fadly Faisal dan Yasamin Jasem Melawan Kutukan Lebah di Film Paket Santet

oleh Editor : Akula
14 Juli 2026
Sering Buru Foto Hantu di Lokasi Syuting, Titi Kamal Kini Bintangi Film Horor ‘Perumahan Laddaland’
Film dan Musik

Sering Buru Foto Hantu di Lokasi Syuting, Titi Kamal Kini Bintangi Film Horor ‘Perumahan Laddaland’

oleh Editor : Akula
14 Juli 2026
Film ‘Ketok Mejik’: Ben, Made, dan Saged Siap Mengocok Perut Penonton
Film dan Musik

Film ‘Ketok Mejik’: Ben, Made, dan Saged Siap Mengocok Perut Penonton

oleh Editor : Akula
14 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Brand Lencir

Brand Lencir Klarifikasi Isu Produk Detox, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Keamanan Konsumen

15 Juli 2026
MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru Siap Ramaikan Pasar Indonesia

MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru Siap Ramaikan Pasar Indonesia

15 Juli 2026
Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

15 Juli 2026
Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

15 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3878 shares
    Share 1551 Tweet 970
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    535 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Swiss Siap-Siap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya