Jumat, 17 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Data BPS Jumlah Penduduk Miskin Turun 3,06 Juta Orang dalam 10 Tahun Terakhir

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
3 Juli 2024
in Nasional
A A
0
BPS
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com Jakarta,  – Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) RI, jumlah penduduk miskin di Indonesia turun sekitar 3,06 juta orang dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Penurunan ini merupakan salah satu indikator positif dalam upaya pemerintah untuk mengurangi kemiskinan di seluruh negeri.

“Selama 10 tahun terakhir, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 3,06 juta orang, atau turun sekitar 2,22 persen poin,” ujar Plt Sekretaris Utama BPS, Imam Machdi, dilansir dari laman RRI, Senin (1/7/2024).

Pada Maret 2014, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 28,28 juta orang. Sementara pada Maret 2024, angka ini menurun menjadi 25,22 juta orang. Secara rata-rata, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 300 ribu orang per tahun. Laju penurunan di pedesaan lebih tinggi dibandingkan perkotaan.

Persentase kemiskinan di pedesaan tercatat sebesar 11,79 persen pada Maret 2024, turun 2,38 persen dibandingkan Maret 2014 yang sebesar 14,17 persen. Di perkotaan, persentase kemiskinan pada Maret 2024 adalah 7,09 persen, turun 1,25 persen dari 8,34 persen pada Maret 2014.

Artikel Terkait

Kapolri Perkuat Sinergi dengan Pecalang dan Ojek Online untuk Jaga Keamanan

Edukasi Mitigasi Bencana Harus Diperkuat untuk Bangun Kesiapsiagaan Masyarakat

Ketegangan Selat Hormuz Jadi Alarm Percepat Kemandirian Energi Nasional

Dari perspektif wilayah, Pulau Maluku dan Papua memiliki persentase penduduk miskin terbesar pada Maret 2024, yaitu sebesar 19,39 persen. Sebaliknya, Pulau Kalimantan memiliki persentase penduduk miskin terendah, yaitu sebesar 5,44 persen.

Namun, dalam hal jumlah, sebagian besar penduduk miskin masih berada di Pulau Jawa, dengan jumlah mencapai 13,24 juta orang. Jumlah penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan, yaitu sekitar 0,94 juta orang.

Penentuan status miskin penduduk didasarkan pada garis kemiskinan, yang mencerminkan ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan. Pada Maret 2024, garis kemiskinan ditetapkan sebesar Rp582.932 per kapita per bulan, naik 5,90 persen dibandingkan Maret 2023.

Komposisi garis kemiskinan ini terdiri dari garis kemiskinan makanan sebesar Rp433.906,00 (74,44 persen) dan garis kemiskinan bukan makanan sebesar Rp149.026,00 (25,56 persen). Garis kemiskinan perkotaan tercatat lebih tinggi yaitu Rp601.871, dibandingkan dengan pedesaan yang sebesar Rp556.874.

Pada Maret 2024, rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,78 orang anggota. Dengan demikian, besarnya garis kemiskinan per rumah tangga secara rata-rata adalah sebesar Rp2.786.415 per rumah tangga miskin per bulan.

Penurunan jumlah penduduk miskin ini menunjukkan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengurangi kemiskinan telah membuahkan hasil. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam memastikan bahwa penurunan ini berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah diharapkan terus meningkatkan program-program bantuan sosial dan ekonomi yang dapat membantu masyarakat miskin dan rentan, serta memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (hai)

Topik: BPSJumlah Penduduk Miskin

TerkaitBerita

Kapolri
Nasional

Kapolri Perkuat Sinergi dengan Pecalang dan Ojek Online untuk Jaga Keamanan

oleh Editor : Hairul
16 Juli 2026
Edukasi Mitigasi Bencana
Nasional

Edukasi Mitigasi Bencana Harus Diperkuat untuk Bangun Kesiapsiagaan Masyarakat

oleh Editor : Hairul
16 Juli 2026
Kemandirian Energi Nasional
Nasional

Ketegangan Selat Hormuz Jadi Alarm Percepat Kemandirian Energi Nasional

oleh Editor : Hairul
16 Juli 2026
Groundbreaking LNG
Nasional

Prabowo Resmikan Groundbreaking LNG Abadi Masela, Investasi Energi Rp340 Triliun Mulai Digarap

oleh Editor : Hairul
16 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kapolri

Kapolri Perkuat Sinergi dengan Pecalang dan Ojek Online untuk Jaga Keamanan

16 Juli 2026
Bamsoet

Presiden Sudah Tahu Abnormalitas Pada Tata Kelola Program Prioritas

16 Juli 2026
Edukasi Mitigasi Bencana

Edukasi Mitigasi Bencana Harus Diperkuat untuk Bangun Kesiapsiagaan Masyarakat

16 Juli 2026
Kemandirian Energi Nasional

Ketegangan Selat Hormuz Jadi Alarm Percepat Kemandirian Energi Nasional

16 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    542 shares
    Share 217 Tweet 136
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Tawarkan Performa Responsif dan Desain Premium

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • AFA Perketat Aturan Kontrak, Lionel Messi Beruntung Tak Terdampak

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya