Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kecantikan & Fashion

Dirut GSC Clinic Bantah Tuduhan Beauty District Clinic, Minta Proses Hukum yang Adil

Editor : Akula oleh Editor : Akula
3 Mei 2025
in Kecantikan & Fashion
A A
0
Dirut GSC Clinic Bantah Tuduhan Beauty District Clinic, Minta Proses Hukum yang Adil
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. PT Linggra Kosmetika Global (GSC Clinic) melalui Direktur Utamanya, Irene Kamaludin, resmi memberikan klarifikasi atas tuduhan yang dilayangkan oleh Beauty District Clinic terkait dugaan perusakan, penggelapan, penipuan, dan intimidasi dalam kerja sama pengembangan usaha klinik kecantikan.

Didampingi kuasa hukumnya, Krisna Murti dari kantor hukum Krisna Murti Law & Partner, Irene menggelar jumpa pers di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (2/5/2025). Dalam kesempatan tersebut, pihak GSC Clinic menegaskan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada mereka tidak berdasar dan seharusnya menjadi ranah perdata, bukan pidana.

Menurut keterangan Krisna Murti, kerja sama antara GSC Clinic dan Beauty District dimulai pada tahun 2024, meskipun Beauty District sendiri baru berdiri pada 2021. Bentuk kerja sama yang disepakati adalah penggunaan lokasi oleh Beauty District, salah satunya di wilayah Pantai Indah Kapuk (PIK), dengan tanggung jawab pengurusan izin operasional berada sepenuhnya di pihak Beauty District.

IMG 20250503 WA0018 - Dirut GSC Clinic Bantah Tuduhan Beauty District Clinic, Minta Proses Hukum yang Adil

Artikel Terkait

BIFF 2026 Perluas Akses Pelaku Mode Borneo ke Pasar Internasional

Dobrak Tren Anti-Aging, Klinik Youthology Rilis PolyPhil Generasi Baru DNA Ikan Trout

Terhasut Persaingan Bisnis Kotor, Doktif Minta Maaf ke Heni Sagara usai Datangi BPOM

“Dalam peraturan Menteri Kesehatan No. 9 Tahun 2014 pasal 25 sudah jelas, izin operasional klinik harus dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten/kota setempat. Ini adalah tanggung jawab Beauty District, dan ada pengakuan dari pihak mereka bahwa memang tidak ada niat mengurus izin tersebut,” tegas Krisna.

Menanggapi tudingan sabotase melalui pencabutan CCTV, Krisna Murti menepis keras tuduhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemasangan CCTV oleh Beauty District tidak pernah mendapat izin dari GSC Clinic. Selain itu, pencabutan CCTV juga bukan dilakukan oleh karyawan GSC.

“Kalau memang dilakukan oleh karyawan GSC, silakan buktikan siapa orangnya?,” tantang Krisna.

Mengenai seragam, ia menyebut sudah ada kesepakatan bersama terkait penggunaan logo kedua klinik. “Tidak ada paksaan dalam penggunaan seragam. Logo masing-masing disepakati ada di bordiran,” tambahnya.

Irene Kamaludin secara pribadi menyatakan kekecewaannya terhadap tuduhan yang ia anggap tidak berdasar. Ia mengaku bingung saat menerima somasi pertama karena tidak merasa melakukan pelanggaran apapun.

“Saya sudah tanya langsung ke pihak Beauty District, tapi tidak ada jawaban. Tiba-tiba saya dipanggil Polisi. Tuduhannya penipuan, penggelapan, pengerusakan? Saya ingin semua ini cepat selesai karena saya tidak melakukan apa-apa,” jelas Irene.

Lebih lanjut, Irene menyatakan dirinya merasa sangat dizalimi. Ia juga mengkhawatirkan nasib para karyawannya yang terdampak akibat polemik ini.

“Saya minta perlindungan hukum. Kalau saya salah, saya masih bisa terima dan minta maaf. Tapi kalau niat kita baik, lalu ditanggapi seperti ini, kasihan karyawan saya yang jadi korban,” tutup Irene.

Topik: GSC Clinic

TerkaitBerita

BIFF 2026 Perluas Akses Pelaku Mode Borneo ke Pasar Internasional
Kecantikan & Fashion

BIFF 2026 Perluas Akses Pelaku Mode Borneo ke Pasar Internasional

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Dobrak Tren Anti-Aging, Klinik Youthology Rilis PolyPhil Generasi Baru DNA Ikan Trout
Kecantikan & Fashion

Dobrak Tren Anti-Aging, Klinik Youthology Rilis PolyPhil Generasi Baru DNA Ikan Trout

oleh Editor : Akula
27 September 2026
Terhasut Persaingan Bisnis Kotor, Doktif Minta Maaf ke Heni Sagara usai Datangi BPOM
Kecantikan & Fashion

Terhasut Persaingan Bisnis Kotor, Doktif Minta Maaf ke Heni Sagara usai Datangi BPOM

oleh Editor : Akula
15 September 2026
Saksi Tak Hadir, Sidang Kasus Dokter Richard Lee Ditunda Pekan Depan
Kecantikan & Fashion

Richard Lee Bantah Keterangan Saksi Distributor di Persidangan

oleh Editor : Akula
4 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Harga Galaxy S26 Naik hingga Rp3,2 Juta, Imbas Kelangkaan Memori Global

Harga Galaxy S26 Naik hingga Rp3,2 Juta, Imbas Kelangkaan Memori Global

6 Oktober 2026
Chery iCar V27 Resmi Meluncur di China, SUV EREV Bertenaga 335 kW

Chery iCar V27 Resmi Meluncur di China, SUV EREV Bertenaga 335 kW

6 Oktober 2026
Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota

Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota

6 Oktober 2026
Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

6 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4904 shares
    Share 1962 Tweet 1226
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya