Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Sepak Bola

Ekuador vs Curacao Berakhir Dengan Skor Kacamata

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
21 Juni 2026
in Sepak Bola
A A
0
AKHIR IMBANG: Piero Hincapie mencoba merebut bola dari kaki Tahith Chong di laga Piala Dunia 2026, Ekuador vs Curacao pada Minggu (21/6/2026). (Foto: (c) AP Photo/Charlie Riedel)

AKHIR IMBANG: Piero Hincapie mencoba merebut bola dari kaki Tahith Chong di laga Piala Dunia 2026, Ekuador vs Curacao pada Minggu (21/6/2026). (Foto: (c) AP Photo/Charlie Riedel)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, AS-Pertandingan kedua grup E Piala Dunia 2026 antara Timnas Ekuador vs Timnas Curacao berakhir tanpa pemenang. Laga ini ditutup dengan skor kacamata, 0-0. Di pertandingan ini, Ekuador tampil dominan sejak awal hingga akhir. Namun Curacao bertahan dengan solid dan disiplin sehingga tidak ada gol yang tercipta di laga ini.

Dengan tambahan masing-masing satu poin, Ekuador menempati peringkat ketiga grup E dan Curacao masih berada di juru kunci. Pertandingan yang digelar di Kansas City Stadium ini didominasi oleh Ekuador. Tim asal Amerika Selatan itu langsung menguasai bola sejak awal dan mengatur tempo permainan.

Baru tiga menit laga berjalan, Enner Valencia nyaris membawa Ekuador unggul melalui peluang emasnya, namun Eloy Room berhasil menepis bola tersebut sehingga gagal berbuah jadi gol. Curacao tidak berdiam diri. Anak asuh Dick Advocaat itu sesekali mencoba mengancam gawang Ekuador melalui skema serangan balik. Room bisa dikatakan benar-benar bekerja keras di 30 menit pertama babak pertama. Ia mengamankan sejumlah peluang berbahaya dari Ekuador sehingga timnya tidak kebobolan di pertandingan ini.

Di menit ke-33, Curacao melepaskan peluang berbahaya pertama mereka ke gawang Ekuador melalui sepakan Juninho Bacuna yang berhasil ditangkap oleh Galindez. Hingga babak pertama berakhir, Ekuador terus membombardir pertahanan Curacao namun skor 0-0 tetap bertahan saat wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama.

Artikel Terkait

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

Messi Tak Menduga Berhadapan Dengan Bayi Yang Pernah Foto Bersamanya

Kalah Dari Argentina Jadi Motivasi Timnas Inggris Untuk Hadapi Prancis

Memasuki babak kedua, Ekuador membuat satu pergantian pemain. Jordy Alcivar ditarik dan digantikan oleh Kevin Rodriguez. Di awal babak kedua, Ekuador langsung tampil menekan. Mereka langsung tancap gas untuk mencetak gol ke gawang Curacao. Namun sama seperti di babak pertama, Curacao bertahan dengan sangat rapi, sehingga serangan-serangan Ekuador kesulitan menembus pertahanan mereka.

Di sisi lain, Curacao juga tidak sepenuhnya parkir bus. Mereka juga beberapa kali melepaskan serangan balik berbahaya, seperti yang terjadi di menit ke-60 saat Jurgen Locadia melepaskan tembakan terarah ke gawang Ekuador yang berhasil diamankan oleh Gonzalo Plata.

Eloy Room benar-benar jatuh bangung di babak kedua ini. Pasalnya ia berulang kali menggagalkan peluang berbahaya Ekuador ke gawang Curacao di laga ini. Sadar timnya mengalami kebuntuan, Beccacece memasukkan beberapa pemain menyerang seperti Angelo Preciado dan Nilson Angulo untuk menambah daya gedor La Tri di laga ini. Serangan terus dilancarkan Ekuador, namun hingga babak kedua berakhir skor berakhir imbang dengan skor 0-0 dan kedua tim harus rela berbagi poin di laga ini. (bnt/mmr)

 

TerkaitBerita

GAGAL JUARA: Lionel Messi tertunduk lesu usai Timnas Argentina kebobolan di final Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)
Sepak Bola

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

oleh Editor : Memoarto
21 Juli 2026
BAYI PENANTANG: Lamine Yamal pernah foto bersama Lionel Messi saat bayi. Kini, mereka berhadapan di final Piala Dunia 2026 pada Senin (20/7/2026) dini hari. (Foto Ilustrasi: REUTERS/Albert Gea)
Sepak Bola

Messi Tak Menduga Berhadapan Dengan Bayi Yang Pernah Foto Bersamanya

oleh Editor : Memoarto
20 Juli 2026
AKSI SELEBRASI: Timnas Inggris merayakan gol Jude Bellingham ke gawang Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026 pada Senin (6/7/2026). (Foto: (c) AP Photo/Natacha Pisarenko)
Sepak Bola

Kalah Dari Argentina Jadi Motivasi Timnas Inggris Untuk Hadapi Prancis

oleh Editor : Memoarto
19 Juli 2026
NASIB SAMA: Ekspresi Kylian Mbappe usai membobol gawang Timnas Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 pada Jumat (10/7/2026). (Foto:(c) AP Photo/Steven Senne)
Sepak Bola

Jelang Laga Patah Hati Prancis vs Inggris

oleh Editor : Memoarto
18 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IMI

Bamsoet: Java Drag Record Series 2026 Perkuat Pembinaan Pembalap dan Gerakkan Ekonomi Daerah

20 Juli 2026
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

21 Juli 2026
HASIL TANGKAPAN: Polres Bogor membongkar dua gudang penyimpanan besar Obat Keras Terbatas (OKT) di kawasan Rancabungur dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok/Istimewa/Detik.com)

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

21 Juli 2026
GAGAL JUARA: Lionel Messi tertunduk lesu usai Timnas Argentina kebobolan di final Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3969 shares
    Share 1588 Tweet 992
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya