Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Film Dokumenter “Petrus”: Menguak Tragedi Gelap Penembakan Preman Era 1980-an

Editor : Akula oleh Editor : Akula
3 Desember 2024
in Film dan Musik
A A
0
Film Dokumenter “Petrus”: Menguak Tragedi Gelap Penembakan Preman Era 1980-an
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Sebuah babak kelam dalam sejarah Indonesia kembali disorot melalui film dokumenter bertajuk Petrus, yang diproduksi oleh KlikFilm Production. Film ini menghadirkan kisah nyata tentang Operasi Pemberantasan Kejahatan (OPK) yang dijalankan pada era 1980-an, di mana penembakan terhadap preman terjadi secara masif. Dengan pendekatan yang mendalam, film ini membuka ruang refleksi terhadap dampak kebijakan tersebut bagi masyarakat.

Dalam konferensi pers yang diadakan baru-baru ini, para tokoh yang terlibat dalam film Petrus memberikan gambaran lengkap tentang tragedi yang diangkat. Di antara mereka adalah Tinah, istri almarhum Slamet Gaplek, salah satu korban, serta Yudho, sahabat dari korban lain bernama Wahyu. Keduanya berbagi kisah yang menggugah, menyampaikan bagaimana peristiwa ini menghancurkan kehidupan mereka dan banyak keluarga lainnya.

Produser film, Edy Prass, menjelaskan bahwa gagasan awalnya berawal dari keinginan membuat film bertema kekerasan. “Awalnya, saya ingin menggarap film tentang preman atau gangster. Namun, kemudian terpikir mengapa tidak mengangkat peristiwa besar yang nyata? Dari situ, tercetus ide untuk membuat Petrus,” ujarnya. Sementara itu, sutradara Tri Sasongko Hutomo memaparkan bahwa film ini disusun berdasarkan kesaksian langsung para penyintas.

Picsart 24 12 03 08 38 46 780 - Film Dokumenter "Petrus": Menguak Tragedi Gelap Penembakan Preman Era 1980-an

Artikel Terkait

Film Istimewa Buka Cerita tentang Rasa Percaya Diri Para Pemain

Diah Permatasari Punya Kesibukan Baru, Bawa Wastra Indonesia ke Los Angeles

Film Istimewa Angkat Cerita Anak Disabilitas dari Kehidupan Nyata

“Petrus berangkat dari pengakuan orang-orang yang mengalami langsung OPK. Kejadian ini dimulai di Yogyakarta, lalu menyebar ke berbagai kota lain dari 1981 hingga 1983. Film ini menuturkan bagaimana peristiwa ini berkembang, hingga mencapai puncaknya sebagai tragedi besar,” jelas Tri. Ia menambahkan, dokumenter ini menggabungkan kesaksian para tokoh dan masyarakat, memberikan gambaran lengkap yang penuh emosi.

Kesedihan mendalam juga disampaikan oleh Tinah, yang kehilangan suaminya akibat operasi tersebut. “Suami saya sempat melarikan diri ke Surabaya dan tinggal di rumah saudara. Namun, keberadaannya bocor, dan ia ditembak di dekat Yogyakarta. Ketika peti jenazah dibuka, saya melihat puluhan luka tembak di tubuhnya,” tuturnya dengan suara bergetar.

Di sisi lain, Yudho mengisahkan bagaimana Wahyu, sahabatnya, menjadi korban pertama di Yogyakarta. “Wahyu adalah orang baik, dan saya tidak mengerti mengapa dia menjadi target. Sejauh yang saya tahu, Wahyu hanya diperalat preman untuk rekeningnya. Saya sempat memperingatkan dia untuk berhati-hati, tetapi semuanya sudah terlambat,” katanya.

Film dokumenter Petrus dirilis secara resmi di KlikFilm pada 8 Desember 2024. Melalui karya ini, KlikFilm Production tidak hanya menghadirkan kisah sejarah, tetapi juga membuka ruang diskusi tentang keadilan, kebijakan negara, dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

 

Topik: Film petrusPetrus

TerkaitBerita

Para pemain film. istimewa saat jumpa pers dikawasan Epicentrum, Jakarta Selatan Senin (7/09/2026)
Film dan Musik

Film Istimewa Buka Cerita tentang Rasa Percaya Diri Para Pemain

oleh Editor : Akula
8 September 2026
Diah Permatasari Punya Kesibukan Baru, Bawa Wastra Indonesia ke Los Angeles
Film dan Musik

Diah Permatasari Punya Kesibukan Baru, Bawa Wastra Indonesia ke Los Angeles

oleh Editor : Akula
8 September 2026
Film Istimewa Angkat Cerita Anak Disabilitas dari Kehidupan Nyata
Film dan Musik

Film Istimewa Angkat Cerita Anak Disabilitas dari Kehidupan Nyata

oleh Editor : Akula
7 September 2026
Ivan Gunawan, Mongol Stres dan Sara Wijayanto Bicara Soal Takut Salah Saat Berbahasa Inggris
Film dan Musik

Ivan Gunawan, Mongol Stres dan Sara Wijayanto Bicara Soal Takut Salah Saat Berbahasa Inggris

oleh Editor : Akula
7 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

9 September 2026
BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

9 September 2026
Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

9 September 2026
Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4456 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    849 shares
    Share 340 Tweet 212
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya