Sabtu, 20 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Film dan Musik

Film Dokumenter “Petrus”: Menguak Tragedi Gelap Penembakan Preman Era 1980-an

Editor : Akula oleh Editor : Akula
3 Desember 2024
in Film dan Musik
A A
0
Film Dokumenter “Petrus”: Menguak Tragedi Gelap Penembakan Preman Era 1980-an
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Sebuah babak kelam dalam sejarah Indonesia kembali disorot melalui film dokumenter bertajuk Petrus, yang diproduksi oleh KlikFilm Production. Film ini menghadirkan kisah nyata tentang Operasi Pemberantasan Kejahatan (OPK) yang dijalankan pada era 1980-an, di mana penembakan terhadap preman terjadi secara masif. Dengan pendekatan yang mendalam, film ini membuka ruang refleksi terhadap dampak kebijakan tersebut bagi masyarakat.

Dalam konferensi pers yang diadakan baru-baru ini, para tokoh yang terlibat dalam film Petrus memberikan gambaran lengkap tentang tragedi yang diangkat. Di antara mereka adalah Tinah, istri almarhum Slamet Gaplek, salah satu korban, serta Yudho, sahabat dari korban lain bernama Wahyu. Keduanya berbagi kisah yang menggugah, menyampaikan bagaimana peristiwa ini menghancurkan kehidupan mereka dan banyak keluarga lainnya.

Produser film, Edy Prass, menjelaskan bahwa gagasan awalnya berawal dari keinginan membuat film bertema kekerasan. “Awalnya, saya ingin menggarap film tentang preman atau gangster. Namun, kemudian terpikir mengapa tidak mengangkat peristiwa besar yang nyata? Dari situ, tercetus ide untuk membuat Petrus,” ujarnya. Sementara itu, sutradara Tri Sasongko Hutomo memaparkan bahwa film ini disusun berdasarkan kesaksian langsung para penyintas.

Picsart 24 12 03 08 38 46 780 - Film Dokumenter "Petrus": Menguak Tragedi Gelap Penembakan Preman Era 1980-an

Artikel Terkait

Oki Rengga hingga Dicky Difie Bintangi Sitkom Tetangga Maha Benar.

Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,

Film ‘Saat Aku Bersuara’ Tayang Perdana, Usung Gerakan #NoMoreSilence

“Petrus berangkat dari pengakuan orang-orang yang mengalami langsung OPK. Kejadian ini dimulai di Yogyakarta, lalu menyebar ke berbagai kota lain dari 1981 hingga 1983. Film ini menuturkan bagaimana peristiwa ini berkembang, hingga mencapai puncaknya sebagai tragedi besar,” jelas Tri. Ia menambahkan, dokumenter ini menggabungkan kesaksian para tokoh dan masyarakat, memberikan gambaran lengkap yang penuh emosi.

Kesedihan mendalam juga disampaikan oleh Tinah, yang kehilangan suaminya akibat operasi tersebut. “Suami saya sempat melarikan diri ke Surabaya dan tinggal di rumah saudara. Namun, keberadaannya bocor, dan ia ditembak di dekat Yogyakarta. Ketika peti jenazah dibuka, saya melihat puluhan luka tembak di tubuhnya,” tuturnya dengan suara bergetar.

Di sisi lain, Yudho mengisahkan bagaimana Wahyu, sahabatnya, menjadi korban pertama di Yogyakarta. “Wahyu adalah orang baik, dan saya tidak mengerti mengapa dia menjadi target. Sejauh yang saya tahu, Wahyu hanya diperalat preman untuk rekeningnya. Saya sempat memperingatkan dia untuk berhati-hati, tetapi semuanya sudah terlambat,” katanya.

Film dokumenter Petrus dirilis secara resmi di KlikFilm pada 8 Desember 2024. Melalui karya ini, KlikFilm Production tidak hanya menghadirkan kisah sejarah, tetapi juga membuka ruang diskusi tentang keadilan, kebijakan negara, dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

 

Topik: Film petrusPetrus

TerkaitBerita

Oki Rengga hingga Dicky Difie Bintangi Sitkom Tetangga Maha Benar.
Film dan Musik

Oki Rengga hingga Dicky Difie Bintangi Sitkom Tetangga Maha Benar.

oleh Editor : Akula
20 Juni 2026
Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,
Film dan Musik

Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,

oleh Editor : Akula
19 Juni 2026
Film ‘Saat Aku Bersuara’ Tayang Perdana, Usung Gerakan #NoMoreSilence
Film dan Musik

Film ‘Saat Aku Bersuara’ Tayang Perdana, Usung Gerakan #NoMoreSilence

oleh Editor : Akula
19 Juni 2026
Film Tanah Runtuh Tampilkan Sosok Anak Down Syndrome dari Sisi yang Berbeda
Film dan Musik

Film Tanah Runtuh Tampilkan Sosok Anak Down Syndrome dari Sisi yang Berbeda

oleh Editor : Akula
18 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Ceritakan Dampak yang Dirasakannya Selama Proses Perkara, Heni Sagara Sampaikan Kesaksian di PN Bandung, 

Ceritakan Dampak yang Dirasakannya Selama Proses Perkara, Heni Sagara Sampaikan Kesaksian di PN Bandung, 

20 Juni 2026
Oki Rengga hingga Dicky Difie Bintangi Sitkom Tetangga Maha Benar.

Oki Rengga hingga Dicky Difie Bintangi Sitkom Tetangga Maha Benar.

20 Juni 2026
Coca-Cola Europacific Partners Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Bersama 2026 – 2028

Coca-Cola Europacific Partners Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Bersama 2026 – 2028

19 Juni 2026
ARYADUTA Suites Semanggi Hadirkan Paket “School Holiday Escape” untuk Liburan Sekolah yang Seru dan Berkesan

ARYADUTA Suites Semanggi Hadirkan Paket “School Holiday Escape” untuk Liburan Sekolah yang Seru dan Berkesan

19 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3504 shares
    Share 1402 Tweet 876
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    429 shares
    Share 172 Tweet 107
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Konsumen Protes Modernland Cilejit, Progres Podomoro Tenjo Signifikan

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya