Jumat, 9 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Gandeng Raihaanun dan Megantara, Music Video Jangan Paksa Rindu (Beda) Ifan Seventeen Jadi Film Pendek Emosional

Editor : Akula oleh Editor : Akula
12 April 2026
in Film dan Musik
A A
0
Gandeng Raihaanun dan Megantara, Music Video Jangan Paksa Rindu (Beda) Ifan Seventeen Jadi Film Pendek Emosional
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – ​Dunia hiburan Indonesia kembali dikejutkan oleh pencapaian gemilang dari musisi Ifan Seventeen. Melalui karya terbarunya yang bertajuk “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Ifan berhasil membuktikan bahwa eksistensinya di industri musik tetap kokoh meski dinamika pasar terus berubah. Lagu yang dirilis sejak 9 Januari 2026 ini bukan sekadar menjadi pemuas dahaga bagi para penggemar pop, melainkan sebuah representasi matang dari penyatuan ekosistem musik, visual, dan distribusi digital yang modern.

​Hanya dalam waktu yang relatif singkat sejak peluncurannya, lagu ini mencatatkan performa yang sangat impresif di berbagai platform musik digital. Di layanan streaming Spotify, “Jangan Paksa Rindu (Beda)” sukses menembus angka lebih dari 50 juta stream. Angka ini menegaskan daya tarik lagu tersebut yang begitu luas di telinga pendengar lintas generasi, sekaligus memperkuat posisi Ifan Seventeen di jajaran teratas musisi yang paling banyak didengarkan di lanskap musik pop tanah air saat ini.

​Keberhasilan lagu ini tidak lepas dari fenomena di media sosial, di mana potongan lirik yang emosional menjadi viral. Banyak pengguna media sosial menggunakan bagian lagu tersebut sebagai latar suara konten video pendek mereka, yang secara otomatis mendorong penyebaran secara organik. Dampaknya, lagu ini tidak hanya sekadar didengar melalui perangkat audio, tetapi juga terasa sangat hidup melalui eksposur visual di berbagai ruang publik yang menjangkau audiens secara lebih personal.

​Melanjutkan momentum kesuksesan audio tersebut, Ifan merilis musik video resmi pada 10 April 2026 dengan konsep yang tidak biasa. Video musik ini dikemas menyerupai film pendek yang menggandeng aktor papan atas, Megantara, serta aktris berbakat, Raihaanun. Pendekatan sinematik ini sengaja dipilih untuk memberikan pengalaman bercerita (storytelling) yang lebih kuat bagi para penontonnya, sehingga video tersebut mampu berdiri sendiri sebagai sebuah karya seni visual yang mandiri.

Artikel Terkait

Donny Damara Jajal Genre Horor Lewat Film Dendam Arwah Penari

Cinépolis Bawa Film Pilihan Festival Internasional ke Enam Kota, Malang Gelar Festival Perdana

Mengenang Sang Diva Pop Asia: Konser Intimate Teresa Teng Siap Digelar

​Pesan emosional di balik video musik ini disampaikan langsung oleh salah satu kreatornya, Avesina Soebli. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi bersama sutradara Jastis Arimba ini bertujuan untuk memperdalam makna dari lirik lagu yang dibawakan oleh Ifan. Plot twist yang dihadirkan di akhir video diharapkan dapat menyentuh sisi emosional terdalam dari para penikmat musik Indonesia yang menyaksikan video tersebut secara utuh.

IMG 20260411 WA00101 - Gandeng Raihaanun dan Megantara, Music Video Jangan Paksa Rindu (Beda) Ifan Seventeen Jadi Film Pendek Emosional

​“Video ini mengisahkan seorang pria yang terjebak dalam kenangan cinta, terus merindukan sosok yang ternyata antara ada dan tiada. Plot twist emosional yang dihadirkan memperkuat makna lagu sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih dalam bagi penonton,” ujar Avesina Soebli.

​Ifan Seventeen sendiri menyadari bahwa selera dan cara audiens menikmati karya musik telah banyak bergeser di era digital ini. Menurutnya, sebuah lagu akan jauh lebih berkesan jika dibarengi dengan narasi yang mampu dirasakan oleh hati pendengarnya. Inilah yang mendasari keputusannya untuk tidak hanya merilis audio, tetapi juga menghadirkan narasi visual yang digarap secara serius layaknya sebuah produksi film layar lebar.
​“Pendengar sekarang tidak hanya ingin menikmati lagu, tapi juga memahami dan merasakan ceritanya,” ujar Ifan Seventeen.

​“Karena itu, kami mencoba menghadirkan pengalaman yang lebih utuh, menggabungkan musik dengan narasi visual,” tambahnya.

​Langkah strategis juga diambil dengan rencana penyelenggaraan Gala Premiere, di mana video klip ini akan diputar di layar bioskop untuk pertama kalinya. Strategi ini menunjukkan cairnya batas antara dunia konser musik dan industri perfilman. Hal ini membuka peluang baru dalam distribusi dan monetisasi karya kreatif di masa depan, di mana musisi kini dituntut menjadi pencerita yang mampu memanfaatkan berbagai medium untuk bersaing di tengah banjirnya konten digital.

​Perjalanan Ifan di industri musik sendiri merupakan kisah ketangguhan yang luar biasa. Sejak bergabung dengan Seventeen pada 2008, ia telah melahirkan deretan hits legendaris seperti “Selalu Mengalah” dan “Kemarin”. Meskipun harus menghadapi tragedi tsunami pada 2018 yang merenggut rekan-rekan bandnya, Ifan terus melangkah. Kini di bawah naungan label Royal Prima Musikindo (RPM Music), ia terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi distribusi terbaru demi menjaga kualitas karya musisi Indonesia.

​Melalui rilisnya “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, terlihat jelas bahwa musik yang mampu bertahan lama adalah musik yang mampu menciptakan pengalaman emosional utuh. Sinergi antara musisi, sutradara, dan penulis naskah menjadi kunci keberhasilan di era attention economy. Karya ini menjadi bukti nyata bahwa Ifan Seventeen tidak hanya kembali untuk bernyanyi, tetapi juga untuk mendorong transformasi industri kreatif Indonesia ke arah yang lebih sinematik dan berkelanjutan.(BRG/Kul)

Topik: Ifan seventeenMegantara

TerkaitBerita

Donny Damara Jajal Genre Horor Lewat Film Dendam Arwah Penari
Film dan Musik

Donny Damara Jajal Genre Horor Lewat Film Dendam Arwah Penari

oleh Editor : Akula
9 Oktober 2026
Cinépolis Bawa Film Pilihan Festival Internasional ke Enam Kota, Malang Gelar Festival Perdana
Film dan Musik

Cinépolis Bawa Film Pilihan Festival Internasional ke Enam Kota, Malang Gelar Festival Perdana

oleh Editor : Akula
9 Oktober 2026
Mengenang Sang Diva Pop Asia: Konser Intimate Teresa Teng Siap Digelar
Film dan Musik

Mengenang Sang Diva Pop Asia: Konser Intimate Teresa Teng Siap Digelar

oleh Editor : Akula
8 Oktober 2026
Andovi da Lopez Dalami Peran Kandidat Gubernur di Film Bapak Paling Jujur
Film dan Musik

Andovi da Lopez Dalami Peran Kandidat Gubernur di Film Bapak Paling Jujur

oleh Editor : Akula
7 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Donny Damara Jajal Genre Horor Lewat Film Dendam Arwah Penari

Donny Damara Jajal Genre Horor Lewat Film Dendam Arwah Penari

9 Oktober 2026
Perpusnas Dorong Keterbukaan Informasi Lewat Program Kilas Perpusnas

Perpusnas Dorong Keterbukaan Informasi Lewat Program Kilas Perpusnas

9 Oktober 2026
Cinépolis Bawa Film Pilihan Festival Internasional ke Enam Kota, Malang Gelar Festival Perdana

Cinépolis Bawa Film Pilihan Festival Internasional ke Enam Kota, Malang Gelar Festival Perdana

9 Oktober 2026
Dirut Pegadaian: TRING! Wujud Nyata Transformasi Digital Pegadaian Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Dirut Pegadaian: TRING! Wujud Nyata Transformasi Digital Pegadaian Sesuai Kebutuhan Masyarakat

9 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4938 shares
    Share 1975 Tweet 1235
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya