Jumat, 5 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Film dan Musik

Gandeng Raihaanun dan Megantara, Music Video Jangan Paksa Rindu (Beda) Ifan Seventeen Jadi Film Pendek Emosional

Editor : Akula oleh Editor : Akula
11 April 2026
in Film dan Musik
A A
0
Gandeng Raihaanun dan Megantara, Music Video Jangan Paksa Rindu (Beda) Ifan Seventeen Jadi Film Pendek Emosional
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – ​Dunia hiburan Indonesia kembali dikejutkan oleh pencapaian gemilang dari musisi Ifan Seventeen. Melalui karya terbarunya yang bertajuk “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Ifan berhasil membuktikan bahwa eksistensinya di industri musik tetap kokoh meski dinamika pasar terus berubah. Lagu yang dirilis sejak 9 Januari 2026 ini bukan sekadar menjadi pemuas dahaga bagi para penggemar pop, melainkan sebuah representasi matang dari penyatuan ekosistem musik, visual, dan distribusi digital yang modern.

​Hanya dalam waktu yang relatif singkat sejak peluncurannya, lagu ini mencatatkan performa yang sangat impresif di berbagai platform musik digital. Di layanan streaming Spotify, “Jangan Paksa Rindu (Beda)” sukses menembus angka lebih dari 50 juta stream. Angka ini menegaskan daya tarik lagu tersebut yang begitu luas di telinga pendengar lintas generasi, sekaligus memperkuat posisi Ifan Seventeen di jajaran teratas musisi yang paling banyak didengarkan di lanskap musik pop tanah air saat ini.

​Keberhasilan lagu ini tidak lepas dari fenomena di media sosial, di mana potongan lirik yang emosional menjadi viral. Banyak pengguna media sosial menggunakan bagian lagu tersebut sebagai latar suara konten video pendek mereka, yang secara otomatis mendorong penyebaran secara organik.

Dampaknya, lagu ini tidak hanya sekadar didengar melalui perangkat audio, tetapi juga terasa sangat hidup melalui eksposur visual di berbagai ruang publik yang menjangkau audiens secara lebih personal.

Artikel Terkait

Setelah Bertahun-tahun Fokus Menulis, Dee Lestari Kembali Menjawab Kerinduannya pada Musik

​Kecewa dengan Komisi III DPR RI, Pihak Erin Mantan Istri Andre Taulany Minta Keadilan yang Berimbang

Berawal dari Teman Dekat Bunga Zainal, Investasi Miliaran Rupiah Sukhdev Singh Malah Berbuah Cek Kosong

IMG 20260411 WA0010 - Gandeng Raihaanun dan Megantara, Music Video Jangan Paksa Rindu (Beda) Ifan Seventeen Jadi Film Pendek Emosional

​Melanjutkan momentum kesuksesan audio tersebut, Ifan merilis musik video resmi pada 10 April 2026 dengan konsep yang tidak biasa. Video musik ini dikemas menyerupai film pendek yang menggandeng aktor papan atas, Megantara, serta aktris berbakat,

Raihaanun. Pendekatan sinematik ini sengaja dipilih untuk memberikan pengalaman bercerita (storytelling) yang lebih kuat bagi para penontonnya, sehingga video tersebut mampu berdiri sendiri sebagai sebuah karya seni visual yang mandiri.

​Pesan emosional di balik video musik ini disampaikan langsung oleh salah satu kreatornya, Avesina Soebli. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi bersama sutradara Jastis Arimba ini bertujuan untuk memperdalam makna dari lirik lagu yang dibawakan oleh Ifan. Plot twist yang dihadirkan di akhir video diharapkan dapat menyentuh sisi emosional terdalam dari para penikmat musik Indonesia yang menyaksikan video tersebut secara utuh.

​“Video ini mengisahkan seorang pria yang terjebak dalam kenangan cinta, terus merindukan sosok yang ternyata antara ada dan tiada. Plot twist emosional yang dihadirkan memperkuat makna lagu sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih dalam bagi penonton,” ujar Avesina Soebli.

​Ifan Seventeen sendiri menyadari bahwa selera dan cara audiens menikmati karya musik telah banyak bergeser di era digital ini. Menurutnya, sebuah lagu akan jauh lebih berkesan jika dibarengi dengan narasi yang mampu dirasakan oleh hati pendengarnya. Inilah yang mendasari keputusannya untuk tidak hanya merilis audio, tetapi juga menghadirkan narasi visual yang digarap secara serius layaknya sebuah produksi film layar lebar.

​“Pendengar sekarang tidak hanya ingin menikmati lagu, tapi juga memahami dan merasakan ceritanya,” ujar Ifan Seventeen.

​“Karena itu, kami mencoba menghadirkan pengalaman yang lebih utuh, menggabungkan musik dengan narasi visual,” tambahnya.

​Langkah strategis juga diambil dengan rencana penyelenggaraan Gala Premiere, di mana video klip ini akan diputar di layar bioskop untuk pertama kalinya.

Strategi ini menunjukkan cairnya batas antara dunia konser musik dan industri perfilman. Hal ini membuka peluang baru dalam distribusi dan monetisasi karya kreatif di masa depan, di mana musisi kini dituntut menjadi pencerita yang mampu memanfaatkan berbagai medium untuk bersaing di tengah banjirnya konten digital.

​Perjalanan Ifan di industri musik sendiri merupakan kisah ketangguhan yang luar biasa. Sejak bergabung dengan Seventeen pada 2008, ia telah melahirkan deretan hits legendaris seperti “Selalu Mengalah” dan “Kemarin”.

Meskipun harus menghadapi tragedi tsunami pada 2018 yang merenggut rekan-rekan bandnya, Ifan terus melangkah. Kini di bawah naungan label Royal Prima Musikindo (RPM Music), ia terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi distribusi terbaru demi menjaga kualitas karya musisi Indonesia. (BRG/Kul)

 

Topik: Ifan seventeen

TerkaitBerita

Setelah Bertahun-tahun Fokus Menulis, Dee Lestari Kembali Menjawab Kerinduannya pada Musik
Film dan Musik

Setelah Bertahun-tahun Fokus Menulis, Dee Lestari Kembali Menjawab Kerinduannya pada Musik

oleh Editor : Akula
4 Juni 2026
​Kecewa dengan Komisi III DPR RI, Pihak Erin Mantan Istri Andre Taulany Minta Keadilan yang Berimbang
Film dan Musik

​Kecewa dengan Komisi III DPR RI, Pihak Erin Mantan Istri Andre Taulany Minta Keadilan yang Berimbang

oleh Editor : Akula
3 Juni 2026
Berawal dari Teman Dekat Bunga Zainal, Investasi Miliaran Rupiah Sukhdev Singh Malah Berbuah Cek Kosong
Film dan Musik

Berawal dari Teman Dekat Bunga Zainal, Investasi Miliaran Rupiah Sukhdev Singh Malah Berbuah Cek Kosong

oleh Editor : Akula
3 Juni 2026
Indro Warkop Tuangkan Kerinduan kepada Rekan Seperjuangan Lewat Lagu Baru
Film dan Musik

Indro Warkop Tuangkan Kerinduan kepada Rekan Seperjuangan Lewat Lagu Baru

oleh Editor : Akula
2 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Setelah Bertahun-tahun Fokus Menulis, Dee Lestari Kembali Menjawab Kerinduannya pada Musik

Setelah Bertahun-tahun Fokus Menulis, Dee Lestari Kembali Menjawab Kerinduannya pada Musik

4 Juni 2026
INDUSTRI MINUMAN: Dari kiri, Ketua Umum ASRIM Triyono Prijosoesilo (kiri) Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin Merrijantij Punguan Pintaria, dan Peneliti Senior CORE Indonesia Muhammad Ishak Razak pada acara siaran pers di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (4/6/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Minuman Kemasan Adalah Industri Penopang Konsumsi Domestik

4 Juni 2026
Perkembangan Kendaraan Listrik Dorong Pemanfaatan Teknologi Telematika

Perkembangan Kendaraan Listrik Dorong Pemanfaatan Teknologi Telematika

4 Juni 2026
BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi

BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi

4 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3397 shares
    Share 1359 Tweet 849
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    395 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Dapat Pujian dari Kepala Bappebti, Apa Kunci Sukses 27 Tahun Perjalanan Didimax?

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Edukasi Komunitas Forex Bandung, Didimax Ingatkan Pentingnya Transaksi Mandiri Demi Keamanan Dana

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya