Koranindopos.com – JAKARTA — Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026 resmi berakhir pada Minggu (13/9/2026). Selama lima hari penyelenggaraan, pameran yang digelar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Jawa Barat.
Sebanyak 25.170 pengunjung tercatat hadir sepanjang penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap perkembangan teknologi dan produk otomotif terbaru.
GIIAS Bandung 2026 sebelumnya resmi dibuka pada Rabu (9/9/2026). Pembukaan dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat Sumasna bersama jajaran GAIKINDO dan pihak pendukung pameran.
Sejumlah pengurus GAIKINDO yang hadir dalam pembukaan antara lain Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO Anton Kumonty, Ketua Kerja Sama Internasional GAIKINDO Andrew Nasuri, Ketua Pengembangan Pasar GAIKINDO Jongkie D Sugiarto, serta Ketua Data dan Statistik GAIKINDO Rizwan Alamsjah. Turut hadir Tan Chian Hok selaku Project Director GIIAS Astra Financial 2026.
Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026.
Menurut Putu, tingginya antusiasme masyarakat dan dukungan pemerintah daerah menunjukkan bahwa pameran otomotif memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan industri kendaraan bermotor di Jawa Barat.
“Kami sangat bersyukur GIIAS Bandung 2026 berjalan lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Dukungan penuh dari pemerintah daerah, para peserta, hingga pengunjung yang hadir menjadi semangat tersendiri bagi industri otomotif,” tutur Putu.
Ia mengatakan, GIIAS Bandung tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan kendaraan terbaru kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi untuk mendorong potensi industri otomotif di Jawa Barat.
“Kami berharap GIIAS Bandung dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” ujarnya.
GIIAS Bandung 2026 menghadirkan 19 merek kendaraan bermotor yang memamerkan berbagai produk, inovasi, dan teknologi terbaru.
Dari kategori kendaraan penumpang, terdapat 16 merek yang berpartisipasi, yakni BAIC, BYD, Changan, Chery, Daihatsu, GAC AION, Honda, iCar, Jetour, KIA, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling.
Sementara itu, kategori kendaraan roda dua diisi oleh tiga merek, yakni Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph.
Kehadiran lima merek baru serta kembalinya sejumlah merek yang sebelumnya pernah berpartisipasi menjadi salah satu daya tarik GIIAS Bandung tahun ini.
Menurut penyelenggara, partisipasi tersebut juga memperlihatkan besarnya kepercayaan pelaku industri terhadap potensi pasar otomotif Jawa Barat.
Selain merek kendaraan, GIIAS Bandung 2026 turut menghadirkan 11 merek dari industri pendukung yang menawarkan berbagai produk untuk melengkapi kebutuhan otomotif masyarakat.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara GAIKINDO Anton Kumonty mengatakan, jumlah pengunjung menjadi salah satu indikator positif dalam penyelenggaraan GIIAS Bandung tahun ini.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Jawa Barat yang telah hadir dan menjadi bagian dari kesuksesan GIIAS Bandung tahun ini,” ujar Anton.
Ia menyebut sebanyak 25.170 pengunjung datang selama lima hari penyelenggaraan. Antusiasme tersebut menjadi dorongan bagi GAIKINDO untuk terus meningkatkan kualitas pameran otomotif di berbagai daerah.
“Antusiasme tinggi pengunjung dengan kehadiran total 25.170 pengunjung selama lima hari penyelenggaraan menjadi motivasi besar bagi GAIKINDO untuk terus menghadirkan pameran otomotif yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat ke depannya,” katanya.
Anton juga menyoroti fasilitas yang dihadirkan selama pameran. Menurut dia, peningkatan fasilitas menjadi bagian penting untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengunjung.
“Kami akan terus meningkatkan fasilitas di pameran untuk memastikan kenyamanan dan kemudahan pengunjung untuk hadir di GIIAS Bandung,” tuturnya.
Penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026 turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor dan mitra industri.
Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) kembali hadir sebagai Platinum Financial Partner dalam pameran tahun ini.
Selain itu, GIIAS Bandung 2026 juga menghadirkan EV Ecosystem Powered by PLN Mobile sebagai bagian dari dukungan terhadap perkembangan ekosistem kendaraan listrik.
Pameran turut didukung oleh Superchallenge dan Berkah Event.
Kehadiran ekosistem kendaraan listrik dalam pameran juga memperkuat posisi GIIAS sebagai ajang yang tidak hanya menampilkan kendaraan konvensional, tetapi juga perkembangan teknologi elektrifikasi.
Berakhirnya GIIAS Bandung 2026 belum menjadi penutup rangkaian pameran otomotif GAIKINDO tahun ini.
Setelah sebelumnya digelar di ICE BSD Tangerang, Surabaya, dan Bandung, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke kota berikutnya.
GIIAS Semarang 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome, Semarang.
Selanjutnya, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan ditutup melalui penyelenggaraan GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
GAIKINDO juga mulai memperluas jangkauan pameran dengan menambahkan satu kota baru dalam rangkaian tahun berikutnya.
GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.
Kehadiran Bali dalam rangkaian tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan GIIAS sekaligus melengkapi perjalanan pameran otomotif GAIKINDO ke berbagai wilayah Indonesia.
Dengan berakhirnya GIIAS Bandung 2026, GAIKINDO kembali mencatatkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi terhadap perkembangan industri otomotif. Kehadiran berbagai merek baru, kendaraan elektrifikasi, serta teknologi terbaru menunjukkan bahwa pasar otomotif Jawa Barat masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang.(dhil)










