Selasa, 15 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

BPOM Temukan 38 Obat Bahan Alam Ilegal dan Berbahaya, Ada Bahan Kimia Baru

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
15 September 2026
in Kesehatan
A A
0
BPOM Temukan 38 Obat Bahan Alam Ilegal dan Berbahaya, Ada Bahan Kimia Baru

Foto: dok. getty images

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan 38 produk obat bahan alam (OBA) ilegal dan berbahaya yang mengandung bahan kimia obat (BKO).

Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan BPOM melalui pengambilan sampel, pengujian produk, serta penelusuran terhadap sarana produksi dan distribusi sepanjang Juli 2026.

Dalam pengawasan tersebut, BPOM juga menemukan pirimidenafil (pyrimidenafil), yakni BKO yang sebelumnya belum pernah teridentifikasi dalam produk obat bahan alam.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan, pengawasan akan terus diperluas untuk mengantisipasi peredaran produk serupa, baik melalui penjualan langsung maupun perdagangan daring.

Artikel Terkait

BGN Tegaskan Dapur MBG Beri Susu Mayoritas Air Bisa Ditutup

Hansaplast Hadirkan Spray Plaster, Perlindungan Luka Kini Lebih Praktis dan Fleksibel

Pengidap Glaukoma Terpapar Abu Vulkanik, Dokter Ingatkan Risiko Infeksi

“BPOM juga terus melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengantisipasi kemungkinan penggunaan pyrimidenafil maupun senyawa BKO jenis baru lainnya pada produk OBA. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap produk yang beredar secara luring maupun melalui perdagangan daring,” kata Taruna, dikutip dari Instagram BPOM, Selasa (15/9/2026).

BPOM mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap produk obat bahan alam yang menawarkan khasiat secara instan.

Klaim seperti stamina pria langsung meningkat, tahan lama, pegal linu langsung hilang, asam urat sembuh cepat, hingga pelangsing cepat perlu menjadi perhatian konsumen.

Klaim yang terdengar terlalu menjanjikan dapat menjadi salah satu tanda bahwa produk perlu diperiksa lebih lanjut legalitas dan keamanannya.

BPOM menegaskan bahwa produk OBA tidak boleh mengandung bahan kimia obat, termasuk sildenafil sitrat, parasetamol, fenilbutazon, maupun BKO lainnya.

Pencampuran BKO ke dalam produk OBA dapat menimbulkan risiko kesehatan karena konsumen bisa mengonsumsi bahan obat tanpa mengetahui jenis maupun dosis yang sebenarnya.

Efek yang mungkin muncul antara lain gangguan tekanan darah, serangan jantung, serta kerusakan hati dan ginjal. Dalam kondisi tertentu, penggunaan bahan kimia obat secara tidak tepat bahkan dapat berujung pada kematian.

Dari 38 produk yang ditemukan, sejumlah produk diketahui mengandung BKO yang lazim digunakan dalam obat tertentu untuk gangguan seksual.

Produk EXIE, DURAMAX, dan YUBOKKI, misalnya, ditemukan mengandung pirimidenafil.

Sementara itu, beberapa produk mengandung sildenafil, antara lain DODOL JAMU PUSAKA AYAH, KUAT LELAKI DAYAK, NEW TANGKUR GANAS, SUPER STUD 007, KAPSUL KUAT & TAHAN LAMA PAJEROX, LANANG SEJATI, serta sejumlah produk lainnya.

Ada pula produk yang ditemukan mengandung lebih dari satu jenis BKO. FIREFOX WOMAN SUPPLIES mengandung sildenafil, parasetamol, dan tadalafil. Sementara MACHOCAN PLUS mengandung tadalafil dan sildenafil.

Produk GENTELL-MAN OBAT KUAT ditemukan mengandung sildenafil dan parasetamol. Adapun KAPSUL STAMINA & TAHAN LAMA SINGA JANTAN GINSENG & SANREGO mengandung sildenafil dan parasetamol.

Temuan BPOM tidak hanya berkaitan dengan produk yang menawarkan klaim stamina pria.

Sejumlah produk yang dipasarkan untuk keluhan pegal linu, sakit kepala, sakit gigi, hingga asam urat juga ditemukan mengandung BKO.

BORNEO ditemukan mengandung deksametason, meloksikam, dan parasetamol. TUPAI mengandung parasetamol, deksametason, dan natrium diklofenak.

Sementara PE-GAT mengandung kafein dan parasetamol. Produk NEW CAPSUL ELANG, RAJA ENCOK, GOLINU, PALU SAKTI OBAT SAKIT GIGI & SAKIT KEPALA, DUA COBRA SAKIT GIGI, serta PEGAL LINU HUSADA ditemukan mengandung parasetamol.

Ada pula ASAM URAT FLU TULANG yang mengandung deksametason, SARAF MERAH PAK SLAMET yang mengandung betametason, serta EXTRA BINAHONG yang mengandung natrium diklofenak.

Produk BUAH MERAH KUNIR PUTIH MAHKOTA DEWA juga ditemukan mengandung natrium diklofenak, sedangkan MINYAK URUT DAYAK mengandung metil salisilat.

BPOM juga menemukan sejumlah produk yang dipasarkan sebagai obat pelangsing maupun penggemuk badan mengandung bahan kimia obat.

PENGGEMUK BADAN HERBAL dan BODYFAT ditemukan mengandung deksametason dan siproheptadin.

Sementara OBAT DIET FAT LOSS – 4U SLIM & BEAUTY mengandung orlistat.

Empat produk pelangsing lainnya, yakni LBT LANGSING BY TII, JAMU HERBAL PELANGSING (JHP), PELANGSING HIJRAH, dan PELANGSING PELAKOR PREMIUM SUPER STRONG 2, ditemukan mengandung sibutramin.

BPOM juga menemukan SARI DUKUH GATAL-GATAL/EKSIM yang mengandung prednisolon serta QU FE SU WEI LIN DAN yang mengandung famotidin.

Berikut daftar lengkap produk OBA ilegal dan berbahaya yang ditemukan BPOM beserta BKO yang terkandung di dalamnya:

  1. EXIE – mengandung pirimidenafil
  2. DURAMAX – mengandung pirimidenafil
  3. YUBOKKI – mengandung pirimidenafil
  4. DODOL JAMU PUSAKA AYAH – mengandung sildenafil
  5. FIREFOX WOMAN SUPPLIES – mengandung sildenafil, parasetamol, dan tadalafil
  6. MACHOCAN PLUS – mengandung tadalafil dan sildenafil
  7. KUAT LELAKI DAYAK – mengandung sildenafil
  8. STRONG MAN COFFEE – mengandung desmetil carbodenafil
  9. NEW TANGKUR GANAS – mengandung sildenafil
  10. CHANG SAN – mengandung sildenafil dan tadalafil
  11. SUPER STUD 007 – mengandung sildenafil
  12. KAPSUL KUAT & TAHAN LAMA PAJEROX – mengandung sildenafil
  13. GENTELL-MAN OBAT KUAT – mengandung sildenafil dan parasetamol
  14. LANANG SEJATI – mengandung sildenafil
  15. KAPSUL STAMINA & TAHAN LAMA SINGA JANTAN GINSENG & SANREGO – mengandung sildenafil dan parasetamol
  16. BORNEO – mengandung deksametason, meloksikam, dan parasetamol
  17. PE-GAT – mengandung kafein dan parasetamol
  18. TUPAI – mengandung parasetamol, deksametason, dan natrium diklofenak
  19. NEW CAPSUL ELANG – mengandung parasetamol
  20. ASAM URAT FLU TULANG – mengandung deksametason
  21. SARAF MERAH PAK SLAMET – mengandung betametason
  22. EXTRA BINAHONG – mengandung natrium diklofenak
  23. RAJA ENCOK – mengandung parasetamol
  24. GOLINU – mengandung parasetamol
  25. PALU SAKTI OBAT SAKIT GIGI & SAKIT KEPALA – mengandung parasetamol
  26. DUA COBRA SAKIT GIGI – mengandung parasetamol
  27. PEGAL LINU HUSADA – mengandung parasetamol
  28. BUAH MERAH KUNIR PUTIH MAHKOTA DEWA – mengandung natrium diklofenak
  29. MINYAK URUT DAYAK – mengandung metil salisilat
  30. PENGGEMUK BADAN HERBAL – mengandung deksametason dan siproheptadin
  31. BODYFAT – mengandung deksametason dan siproheptadin
  32. OBAT DIET FAT LOSS – 4U SLIM & BEAUTY – mengandung orlistat
  33. LBT LANGSING BY TII – mengandung sibutramin
  34. JAMU HERBAL PELANGSING (JHP) – mengandung sibutramin
  35. PELANGSING HIJRAH – mengandung sibutramin
  36. PELANGSING PELAKOR PREMIUM SUPER STRONG 2 – mengandung sibutramin
  37. SARI DUKUH GATAL-GATAL/EKSIM – mengandung prednisolon
  38. QU FE SU WEI LIN DAN – mengandung famotidin

Temuan tersebut menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu memastikan produk obat bahan alam yang dikonsumsi telah memiliki izin edar dan tidak menawarkan klaim khasiat yang tidak masuk akal.

BPOM juga terus melakukan pengawasan terhadap produk yang beredar di pasaran, termasuk melalui platform digital. Masyarakat diharapkan tidak mudah tergiur produk yang menjanjikan hasil instan, terutama jika informasi mengenai kandungan dan legalitas produknya tidak jelas.

Penggunaan produk yang mengandung BKO tanpa pengawasan tenaga kesehatan dapat menimbulkan risiko serius. Karena itu, konsumen perlu lebih teliti sebelum membeli dan menggunakan obat bahan alam.(dhil/dtk)

Topik: BPOMIlegalobat

TerkaitBerita

BGN Tegaskan Dapur MBG Beri Susu Mayoritas Air Bisa Ditutup
Kesehatan

BGN Tegaskan Dapur MBG Beri Susu Mayoritas Air Bisa Ditutup

oleh Editor : Affandy
14 September 2026
Hansaplast Hadirkan Spray Plaster, Perlindungan Luka Kini Lebih Praktis dan Fleksibel
Kesehatan

Hansaplast Hadirkan Spray Plaster, Perlindungan Luka Kini Lebih Praktis dan Fleksibel

oleh Editor : Affandy
14 September 2026
Pengidap Glaukoma Terpapar Abu Vulkanik, Dokter Ingatkan Risiko Infeksi
Kesehatan

Pengidap Glaukoma Terpapar Abu Vulkanik, Dokter Ingatkan Risiko Infeksi

oleh Editor : Affandy
13 September 2026
Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas
Kesehatan

Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas

oleh Editor : Affandy
12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

GIIAS Bandung 2026 Resmi Ditutup, 25.170 Pengunjung Ramaikan Pameran Otomotif

GIIAS Bandung 2026 Resmi Ditutup, 25.170 Pengunjung Ramaikan Pameran Otomotif

15 September 2026
Pergantian Menkeu Jadi Perhatian Pasar, Mirae Asset Soroti Kredibilitas Fiskal

Pergantian Menkeu Jadi Perhatian Pasar, Mirae Asset Soroti Kredibilitas Fiskal

15 September 2026
Dolar AS Menguat Tipis ke Rp17.671 Pagi Ini, Rupiah Kembali Tertekan

Dolar AS Menguat Tipis ke Rp17.671 Pagi Ini, Rupiah Kembali Tertekan

15 September 2026
Harga Emas Antam Turun Lagi Rp10.000, Kini Jadi Rp2,592 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun Lagi Rp10.000, Kini Jadi Rp2,592 Juta per Gram

15 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4547 shares
    Share 1819 Tweet 1137
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Gudang Pabrik Stretchline di Tangerang Terbakar, Api Belum Padam Setelah 3 Jam

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Alvaro Arbeloa Diprediksi Jadi Pelatih Premier League Pertama Yang Dipecat

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya