Sabtu, 12 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Hadiri GlowUpBareng di Universitas Brawijaya, Mendag:Indonesia Genjot Ekonomi Digital

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
27 September 2024
in Nasional
A A
0
Universitas Brawijaya
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Malang. Sektor ekonomi digital semakin berkembang dan terus memberikan kontribusi terhadap nilai perdagangan dunia. Menurut Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, hal tersebut merupakan momentum untuk menggenjot sektor ekonomi digital nasional, karena Indonesia memiliki potensi yang tidak kecil di era ekonomi digital ini.

Demikian disampaikan Mendag Zulkifli Hasan di hadapan para peserta acara GlowUpBareng yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, hari ini, Rabu (25/9). Turut hadir Rektor Universitas Brawijaya, Widodo; Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Google Indonesia, Putri Alam; dan Kepala Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik YouTube Asia Tenggara, Danny Ardianto.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk terus tumbuh di era ekonomi digital. Di masa mendatang, ekonomi digital diprediksi menjadi salah satu sumber utama pembangunan ekonomi nasional. Hal tersebut didukung tingkat penetrasi internet Indonesia yang pada 2024 ini mencapai sebesar 79,5 persen,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, sektor ekonomi digital di setiap negara membutuhkan ekosistem yang solid untuk mendukung kemajuannya. Saat ini, ekosistem ekonomi digital Indonesia telah mengalami kemajuan pesat. Di antaranya, naiknya peringkat Indonesia pada World Digital Competitiveness Ranking, dari peringkat ke-56 pada 2019 menjadi peringkat ke-45 pada 2023.

Artikel Terkait

PT Mayawana Persada Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk

8 Orang Hilang di Selat Sunda, 7 di Antaranya Jurnalis yang Liput Anak Krakatau Masih Dicari

Selain itu, Indonesia merupakan kontributor terbesar ekonomi digital Asia Tenggara. Berdasarkan hasil riset Google, Temasek, dan Bain & Company pada 2023, nilai Gross Merchandise Value (GMV) ekonomi digital Indonesia tercatat mencapai USD 82 miliar atau 40 persen dari ekonomi digital ASEAN. Kemajuan lainnya, Indonesia saat ini merupakan peringkat ke-2 negara dengan tujuan investasi digital terbesar di ASEAN dengan nilai sebesar USD 21,97 miliar.

Mendag Zulkifli Hasan juga menyampaikan, kehadiran teknologi digital turut menjadi pendorong bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk go global dan go digital. Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat besar. “Pada 2021, jumlah UMKM mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 60,51 persen atau senilai Rp9,58 triliun. Potensi bisnis UMKM tahun 2025 diperkirakan mencapai USD 135 miliar,” urai Mendag Zulkifli Hasan.

Terkait gim lokal, Kementerian Perdagangan mendorong pengembangan gim lokal yang memiliki potensi besar di Indonesia. Di antaranya melalui pembukaan akses pasar melalui ekosistem niagael dan pameran di luar negeri. Pada 2025, pasar gim di Indonesia diperkirakan mencapai USD 2,5 miliar atau setara dengan Rp36 triliun. “Saat ini, banyak anak muda Indonesia yang menjadi pengembang gim lokal dan beberapa gim lokal bahkan sudah masuk ke pasar ekspor,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Kementerian Perdagangan juga terus berupaya agar produk dalam negeri menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan berdaya saing di pasar global. Salah satu caranya dengan mendorong kolaborasi dalam membangun ekosistem bisnis melalui empat pilar, yaitu UMKM, lokapasar, ritel modern, dan perbankan.

Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, dalam menghadapi tantangan ekonomi global, diperlukan kerja keras, kolaborasi, serta dukungan dari semua pihak, baik pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, akademisi, tokoh masyarakat dan semua pemangku kepentingan. Dalam waktu 20 tahun ke depan, target Indonesia adalah menjadi negara dengan pendapatan yang setara dengan negara-negara maju dunia.

Di era digital ini, lanjut Mendag Zulkifli Hasan, peluang bisnis semakin terbuka lebar. Malang, dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dan kekayaan budaya yang unik, memiliki banyak potensi untuk dikembangkan menjadi produk unggulan yang dapat dipasarkan secara global melalui platform niaga elektronik/niaga-el (e-commerce).

“Pesan saya, manfaatkan teknologi digital, berani berinovasi, jalin kerja sama dengan berbagai pihak, dan bangun merek lokal yang kuat. Kolaborasi dan dukungan adaptasi digital seperti pada kegiatan hari ini dapat memajukan ekosistem digital Indonesia. Mari kita tanamkan selalu semangat untuk bangga, bela, beli produk buatan Indonesia,” tegas Mendag Zulkifli Hasan.

Dalam kesempatan ini Mendag Zulkifli Hasan juga mengapresiasi langkah Google, Youtube, dan Universitas Brawijaya dalam menyelenggarakan kegiatan GlowUpBareng. “Kegiatan ini merupakan ajang tumbuhnya UMKM melalui niaga-el. Kami berharap Google, Youtube, dan semua pihak terkait mulai mempersiapkan serta membantu mempromosikan merek produk lokal, termasuk gim lokal, sehingga penjualan produk lokal semakin meningkat,” terang Mendag Zulkifli Hasan.

Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Google Indonesia, Putri Alam, menjelaskan, YouTube hadir untuk memperkuat kolaborasi antara UMKM dan kreator dalam menggerakkan ekonomi digital Indonesia. “Dengan menghubungkan UMKM dengan audiens melalui kreator favorit mereka, kami berharap dapat membantu bisnis ini berkembang sekaligus memberi kreator cara lain untuk mendapatkan penghasilan. Inisiatif ini akan memicu pertumbuhan ekonomi, menciptakan pekerjaan baru, dan membuka peluang di dunia digital,” jelasnya. (ris)

Topik: Menteri PerdaganganUniversitas Brawijaya

TerkaitBerita

PT Mayawana Persada
Nasional

PT Mayawana Persada Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla

oleh Editor : Hana
12 September 2026
Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk
Peristiwa

Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Nasional

8 Orang Hilang di Selat Sunda, 7 di Antaranya Jurnalis yang Liput Anak Krakatau Masih Dicari

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
2 Terduga Pelaku Penembakan ASN di Jayawijaya Diduga Terlibat Kasus FBLB dan Penyanderaan Pilot
Nasional

2 Terduga Pelaku Penembakan ASN di Jayawijaya Diduga Terlibat Kasus FBLB dan Penyanderaan Pilot

oleh Editor : Affandy
12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

PT Mayawana Persada

PT Mayawana Persada Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla

12 September 2026
MORA GROUP

MORA GROUP BUKA MORA CUP 2026  SATUKAN KARYAWAN DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS DAN KEBERSAMAAN

12 September 2026
Wou Kids Resmi Diluncurkan, Leny Rafael Bidik Pasar Anak

Wou Kids Resmi Diluncurkan, Leny Rafael Bidik Pasar Anak

12 September 2026
PERTEMUAN PENTING: Presiden Rusia Vladimir Putin turun dari panggung disusul Presiden AS Donald Trump menuju mobil kepresidenan AS limosin Cadillac di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson di Anchorage, Alaska pada Jumat (15/8/2025). (FOTO ILUSTRASI: Andrew Harnik/Getty Image)

Putin Kecam Taktik Negara Barat Beri Tekanan Perdagangan Jadi Gangguan Geopolitik

12 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4489 shares
    Share 1796 Tweet 1122
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya