koranindopos.com – Jakarta. Kepastian harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Vivo Energy Indonesia per 1 April 2026 masih belum jelas. Hingga hari ini, belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga BBM yang dijual di jaringan SPBU tersebut.
Bahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, tiga SPBU Vivo yang dikunjungi justru dalam kondisi tutup. Hal ini semakin menambah tanda tanya di kalangan masyarakat terkait operasional dan penyesuaian harga BBM Vivo awal bulan ini.
Penutupan sementara sejumlah SPBU Vivo memicu spekulasi mengenai kemungkinan adanya penyesuaian harga atau kebijakan internal perusahaan. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan alasan penutupan tersebut.
Kondisi ini berbeda dari biasanya, di mana perubahan harga BBM umumnya diumumkan secara terbuka setiap awal bulan.
Sementara itu, harga BBM nonsubsidi di SPBU lain terpantau masih stabil dan belum mengalami perubahan sejak Maret 2026.
Di SPBU milik Pertamina, harga beberapa produk unggulan seperti:
- Pertamax
- Pertamax Turbo
- Dexlite
- Pertamina Dex
masih mengacu pada harga bulan sebelumnya.
Hal serupa juga terjadi di jaringan SPBU BP. Harga BBM yang tertera pada papan informasi (totem) SPBU BP juga belum menunjukkan adanya penyesuaian per 1 April 2026.
Belum adanya kejelasan harga dari SPBU Vivo membuat konsumen memilih menunggu atau beralih sementara ke SPBU lain. Kepastian harga menjadi faktor penting, terutama bagi pengguna kendaraan yang mengandalkan BBM nonsubsidi dengan kualitas tertentu.
Di sisi lain, stabilnya harga di SPBU lain memberikan sedikit kepastian bagi masyarakat, meskipun masih ada kemungkinan perubahan dalam waktu dekat.(dhil)










